Jadi "Roman Proteus" nggak punya argumen. Nggak bisa bilang agama taik anjing Islam itu adalah rahmat buat ummat manusia.
Nggak bisa bilang buku taik anjing al-Mushaf susunan orang Arab primitif itu memang berisi wahyu Allah - yang nota bene tidak berbukti ada. Dia bisanya cuman "ngerjain" orang, artinya kaing-kaing unjuk kebusukan dan kenistaan fikirannya yang menjijikkan seperti dibawah ini. --- In [email protected], "Roman Proteus" <pt_kasoet@...> wrote: > > Ini karya tulis apa karya COPAS > > > Ck ck ck > > Dasar herder > > > > > -----Original Message----- > From: "Jusfiq" <kesayangan.allah@...> > Sender: [email protected] > Date: Mon, 14 Feb 2011 17:54:48 > To: <[email protected]> > Reply-To: [email protected] > Subject: [proletar] Orang tua rezameutia yang dungu kayak anjing, seperti > juga orang tua peserta > > > > Orang tua rezameutia yang dungu kayak anjing, seperti juga orang tua peserta > mailing list ini yang beragama Islam kayak Dipo, johny-indon, ndeboost, PAREWA > AREWA, Roman Proteus, Tawang dll. tidak sanggup memberikan pendidikan yang > memadai kepada anaknya yang tentu saja jadi dungu kayak anjing seperti orang > tuanya dan berpengetahuan dangkal kayak comberan dimusim kemarau di Jakarta. > > Bayangin, begitu cetek pengetahuan rezameutia itu hingga Afrika Selatan > dikatakannya negeri bule, bahasa Inggerisnya juga acak-acakan hingga dia tidak > tahu apa arti kata legendary. > > Kesanggupannnya juga terutama terbatas ngomong tentang sepak bola dan musik > dan, > menurut Suryana tukang jilat pantat orang Islam, ngedongeng.. > > Disamping itu orang tua rezameutia yang memang dungu kayak anjing itu juga > membiarkan anaknya yang memang suka mikir pake kontol itu menjadikan buku taik > anjing al-Mushaf susunan orang Arab primitif sebagai kitab suci. > > rezameutia juga tidak dilatih oleh orang tuanya yang memang dungu-dungu kayak > anjing itu memakai otaknya buat berfikir, dia tidak dilatih untuk berfikir > kritis. > > Dia tidak dilatih untuk mempertanyakan apa yang dikatakan orang sekelilingnya. > > Dia dilatih buat biasa bersikap seperti anjing budug lapar dihadapan taik > angat: > diajar untuk melahap apa yang dikatakan orang sekelilingnya dan kayak bebek, > dia > suka ikut apa yang dilakukan orang lain, tanpa mikir, seperti naik haji > sembari > muter-muter kayak orang gila disekeliling Kaabah dan nyambit setan yang nggak > ada di padang pasir sono. > > Selanjutnya... > > Di abad ke XXI ini, berkat kemajuan teknologi, rezameutia juga punya akses ke > internet dan sempat > melihat > kenyataan lain yang pahit lagi menyilaukan yang ditunjukkan orang lain di > internet: ajaran agama Islam yang dianutnya dan yang dikiranya berdasarkan > kebenaran dan berdasarkan wahyu dari Allah itu ternyata cuman berdasarkan > omong > kosong dan kibulan hasil khayalan orang Arab primitif. > > Karena dia tidak dilatih untuk memakai otaknya untuk berfikir dan untuk > mempertanyakan apa yang dia yakini selama ini maka dia bingung dihadapan > kenyataan itu: groggy. > > Dia jadi gila. > > Gila dan lantas kalap. > > Lalu dia jadi tukang fitnah dan penyebar dusta. > > Karena saya bercerita bahwa saya pernah mengisap ganja satu kali, maka saya > difitnhnya junkie. > > Dan karena saya menurutkan nasehat berbagai lembaga kesehatan di Eropa yang > menganjurkan orang untuk mengikuti diet mediteranian yang antara lain terdiri > dari dua atautiga gelas anggur tiap hari maka saya difitnahnya alkoholik. > > Berbeda dengan orang Islam lain yang juga sudah pada jadi gila, rezameutia > memang bersedia menjalani terapi. > > Tapi hasilnya tetap saja sama: rezameutia tetap saja cuma bisa memakai > kontolnya > buat berfikir dan buah fikirannnya, tidak mengherankan, tetap saja terutam > najis seperti fitnah dan dusta. > > Kasihan saya melihatnya. > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
