Sebenarnya van Mook yang jangan kita lupakan adalah juga orang Indonesia, 
seperti de Klerk adalah orang Afrika Selatan, beserta kelompok 'De Stuw" juga 
mau Indonesia merdeka.

Dan kemerdekaan yang mereka inginkan itu untuk semua orang Indonesia, termasuk 
yang berkulit putih, dan - tentu saja - bukan hanya untuk yang berkulit sawo 
matang beserta yang rada hitam berambut keriting.

Dan mereka (van Mook dkk.) ingin agar hubungan dengan negera Belanda tetap ada 
dalam bentuk semacam Commonwealth.

Ada satu diskusi yang mestinya dibuka oleh marxis Indonesia: penjajahan itu apa 
sebenarnya? Datangnya orang berkulit putih (atau orang dari luar kepulauan) ke 
kepulauan yang sekarang bernama Indonesia itu?

Atau tahap perkembangan kapitalis yang memerlukan penguasaan arus bahan mentah 
yang disertai dengan kontrol terhadap superstruktur politik (State)?

Tulisan Lenin Imperialisme tahap terakhir kapitalisme  yang disikapi dengan 
kritis bisa dijadikan ilham.

Kita juga perlu keluar dari kerangka fikiran rasialis yang dipasang dibenak 
kita oleh nasionalis fascist seperti Soekarno, Yamin dll. yang adalah 
kolaborator fascist Jepang dan yang telah  memproklamirkan kemerdekaan 
Indonesia tanggal 17 Agustus tahun 1945. .

Kesalahan orang kiri Indonesia selama ini, dan inilah kritik saya terhadap 
mereka yang hidup didunia suaka, bahwa mereka tidak menganalisa kesalahan 
mereka yang telah mendukung Soekarno dengan Dekrit 5 beserta Demokrasi 
Terpimpinnnya.

Saya pernah melansir diskusi di negeri Belanda tapi tidak ada sambutan.


--- In [email protected], "sunny" <ambon@...> wrote:
>
> Wawan,
> 
> Mungkin waktu itu  diutamakan ialah meredeka selain itu antara 80% dan 90%  
> penduduk Indonesia butahuruf (lihat pidato Sukarno pada juni 1945), baru pada 
> permulaan tahun 1950 diadakan pemberantasan butahuruf. Kesadaran untuk bebas 
> itu ditanamkan, tetapi kesadaran  bagaimana dan jalan apa mau dibangun 
> kebebasan, agak sulit dijalankan dan membutuhkan waktu untuk buta huruf yang 
> tidak mempunai kebiasaan membaca dan bertukar pikiran dengan bebas tanpa 
> ancaman.
> 
> salam  
> 
>   ----- Original Message ----- 
>   From: wawan 
>   To: [email protected] 
>   Sent: Tuesday, February 15, 2011 6:22 AM
>   Subject: [proletar] Fisika dan self determination
> 
> 
>     
>   Fisika dan self determination
>   
> http://alexarussia.blog.friendster.com/2010/09/fisika-dan-self-determination/
> 
>   Posted by alexarussia on September 1, 2010
> 
>   Soekarno dan para founding fathers itu memerdekakan indonesia secara legal
>   formal saja.(merdeka secara status)
> 
>   mereka tidak membangun kesadaran di level rakyatnya
> 
>   artinya itu semua bukan revolusi
> 
>   revolusi adalah kesadaran rakyat menjebol keatas.
> 
>   soekarno hanya pake slogan `revolusi' saja
> 
>   dan yang perlu dicatat dari sejarah
> 
>   kayaknya/kemungkinan para founding fathers indonesia itu cuman membaca `das
>   kapital' tanpa membaca dialectic of nature atau anti-duhring.
> 
>   jadinya kecelakaan besar karena dasar-dasar filsafatnya mereka nggak dalemi.
> 
>   kembali ke revolusi negeri russia
> 
>   yang dimaksud "merdeka" oleh VI Lenin adalah ketika anda mengendalikan
>   sepenuhnya nasib anda kepada diri anda,
> 
>   dan bukan menggantungkan nasib kepada tuhan, kekuasaan atau kekuatan ghaib
>   lainnya.
> 
>   so silakan pertanyakan ke diri masing-masing.
> 
>   apakah "merdeka" yang dimaksud oleh Lenin sama dengan merdeka dengan yang
>   dimaksud oleh Soekarno?
> 
>   Lenin punya argumen yang bagus atas revolusi, self determination, tentang 
> cara
>   pandang manusia dan alam raya.
> 
>   tepatnya karena Lenin mengerti bagaimana atom bekerja, sehingga dia berpikir
>   induksi.
> 
>   "cara kerjanya atom berarti cara kerjanya alam raya, karena alam raya 
> disusun
>   oleh sum/jumlah total atom"
> 
>   dan manusia atau sistem sosial itu merupakan bagian dari alam raya.
> 
>   untuk itu .untuk mengetahui masa depan indonesia, saintisnya harus mengerti
>   betul bagaimana fisika dalam level kecil bergerak.
> 
>   update terus pengetahuan fisika, karena fisika di level paling kecil (zaman 
> ini
>   adalah quantum) mencerminkan gerak alam raya dan sejarah manusia.
> 
>   tapi hati-hati.banyak kaum spiritualis membajak teori fisika dan
>   mengaburkannya.
> 
> 
> 
>   
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke