Kok disembunyikan ya? Baca? Ga?

Mau lihat cluenya lihat gambar dan beritanya.


http://www.rnw.nl/bahasa-indonesia/article/muslim-belanda-pilih-pendidik\
an-atau-agama


Muslim Belanda: Pilih Pendidikan atau Agama?

Kelangsungan pendidikan sekelompok siswa muslim di Amsterdam jadi ajang
perdebatan sengit. Seratus siswa wajib belajar di Amsterdam ini terancam
tidak bersekolah tahun depan, bukan karena tidak ada tempat bagi mereka
di sekolah lain, tapi karena mereka atau orangtua mereka tidak mau ke
sekolah menengah umum.

Kisah awalnya: Menteri Pendidikan Marja van Bijsterveld memutuskan
Sekolah Menengah Islam Amsterdam (ICA) harus ditutup. Jumlah murid
sangat sedikit dan menurut inspeksi, mutu pendidikan jauh di bawah
standar. Umumnya, dalam kasus seperti itu para siswa akan dialihkan ke
sekolah lain. Namun banyak siswa muslim di ICA ini yang sangat
konservatif dan tidak merasa diterima dengan tangan terbuka di
sekolah-sekolah lain di Amsterdam. Kebanyakan siswa perempuan di ICA,
misalnya, mengenakan jilbab. Sekolah mereka adalah satu-satunya sekolah
menengah islam di Amsterdam.

Busana
Satu orangtua siswa mengatakan: "Saya lebih suka apabila anak-anak saya
bisa masuk sekolah umum. Namun itu tidak mungkin karena tidak ada
sekolah yang mau menerima anak-anak saya apa adanya. Sekolah-sekolah
menengah umum lainnya mempermasalahkan banyak hal. Misalnya, ada sekolah
yang hendak membatasi cara berbusana siswa. Ada sekolah yang memaksa
siswa-siswanya ikut ekskursi ke luar negeri."

Orangtua dan para siswa ingin agar mereka tetap belajar dalam lingkungan
islami. Tahun depan, mereka berniat mengikuti pendidikan di rumah saja.
Hukum Belanda memungkinkan hal ini apabila di lingkungan sekitar tidak
ada sekolah yang cocok dengan ideologi mereka. Untuk itu, orangtua tidak
perlu meminta izin, mereka hanya saja diminta untuk "lapor" ke
pemerintah.

Orangtua dan para siswa ingin menangani hal ini secara profesional. Toh,
hanya namanya saja pendidikan di rumah. Praktiknya, mereka berharap,
keseratus siswa tersebut bisa menggunakan balai desa dan mendatangkan
guru-guru kompeten untuk mengajar mereka menghadapi ujian nasional. Jadi
masih jadi tanda tanya, apa ini bisa disebut pendidikan di rumah.
Anggota parlemen dari Partai Demokrat D66 Boris van der Ham tidaklah
setuju. Menurutnya, para orangtua itu pada dasarnya memanfaatkan celah
hukum. Praktiknya, mereka mendirikan sekolah baru, tanpa harus memenuhi
persyaratan yang berlaku.

Hak Bertemu
Anggota dewan kota Amsterdam dari Partai Buruh PvdA yang mengawasi
bidang pendidikan, Lodewijk Asscher, juga menyebutnya gagasan buruk.
Menurut Asscher, pendidikan berkualitas merupakan "pintu ke masyarakat."

''Ini menyangkut nasib seratus murid, seratus anak muda, yang nantinya
akan berperan di kota ini, negara ini. Mereka berhak mendapat ijazah dan
pendidikan berkualitas tinggi, bersosialisasi dengan orang lain, serta
punya akses ke masyarakat. Apabila mereka harus tinggal di rumah dan
pendidikan dilakukan oleh orangtua saja, ini berarti melanggar hak-hak
mereka."

Semakin banyak anak muda muslim yang berpendapat bahwa agama dan
pendidikan tidak bisa dipisahkan. Seorang murid ICA mengatakan pada
Asscher: "Apabila Anda benar-benar menghormati kami, Anda akan
menghormati kepentingan kami. Anda sendiri barusan mengatakan: 'Saya
memutuskan pilihan sendiri,' lalu kenapa kami tak boleh memutuskan
pilihan sendiri?"

Menurut anggota legislatif Asscher, pendidikan yang baik lebih penting
dari agama. Jika perlu, ia akan memperkarakan hal ini sampai ke
pengadilan.



[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke