Komnas HAM Sibuk Cari Kambing Hitam Ahmadiah !!!
                              
Meskipun pelakunya jelas, ormas-nya jelas, dan polisi yang jadi backing2nya 
juga jelas, tapi karena mayoritas suara berada ditangan MUI yang anti-Ahmadiah, 
maka pembantaian Cikeusik tetap dianggapnya tidak jelas, dianggap misteri, 
belum bisa dibongkar karena harus melibatkan semua pihak agar bisa dianggap 
netral untuk tuduhan yang tidak netral.

http://us.detiknews.com/read/2011/02/16/093236/1571747/10/komnas-ham-gelar-rapat-bahas-insiden-cikeusik?nd991103605

Komnas HAM mengeluarkan pernyataan bahwa pembantaian Ahmadiah di-Cikeusik 
bukanlah pelanggaran HAM, karena yang melanggar HAM itu adalah pihak Ahmadiah 
yang menista agama Islam.

Semuanya rame2, mulai dari Menteri Agama, Kejaksaan, Komnas HAM, Kepolisian, 
semuanya sama pendapatnya meskipun dengan menggunakan kata dan kalimat yang 
agak berbeda tetapi satu pemahamannya, yaitu pihak Ahmadiah-lah yang melakukan 
penyerangan terhadap masyarakat karena terbukti datangnya sepuluh orang 
Ahmadiah kerumah Suparman untuk menyerang masyarakat yang merusak rumah secar 
damai.

Jadi, persoalan ini kalo mau jujur, adil dan tidak berpihak, maka akan jelas 
bahwa yang salah itu sumbernya adalah SKB tiga menteri, sumbernya adalah MUI, 
sumbernya adalah Dep.Agama, dan kesemuanya dibawah tanggung jawab Presiden.

SKB itu adalah ilegal, karena tidak bisa membubarkan atau melarang kegiatan 
beragama yang tidak melanggar UU-negara.  Kalopun ada kegiatan beragama yang 
melanggar UU-negara, maka pembubaran atau pelarangan itu harus melalui proses 
pengadilan, dan perintah pembubaran dan pelarangan itu harus berasal dari vonis 
hakim yang mengadilinya bukan dari Menteri yang tidak mengerti hukum negara.

Jadi kalo kejadian ini dibawa ke pengadilan Internasional, maka yang salah itu 
memang presiden dan menteri2nya yang membawahi Dep.Agama, Komnas HAM dan 
MUI-nya.

Hal ini memang disadari oleh Presiden maupun menteri2nya yang oleh karena itu 
sengaja permasalahannya di-puter2 sehingga menjadi dianggap tidak jelas, 
sementara waktu yang di-ulur2 ini digunakan untuk men-cari2 kesalahan Ahmadiah 
yang kira2 bisa dijadikan kambing hitamnya.

Memang, karena Ahmadiah termasuk minoritas, maka pendholiman oleh Islam yang 
mayoritas bisa berhasil, tapi jangan dilupakan bahwa simpatisan Ahmadiah boleh 
jadi sebenarnya mayoritas hanya belum kelihatan dan ada waktunya nanti, segala 
kecurangan ini harus dibayar mahal oleh mereka2 yang bertanggung jawab sekarang 
ini.

Sekali anda mencurangi orang lain, ada waktunya anda juga akan dicurangi orang 
lain.  Tak akan ada yang bisa menolong atau mencegahnya kecuali anda sendiri 
jangan sekali2 melakukannya.  Anda yang menista agama Islam Ahmadiah, malah 
dibalik bahwa Islam Ahmadiah itulah yang menista Islam mayoritas.  Manusia 
didunia ini tidak semuanya bodoh, kata2 tidak bisa diputer balik artinya, 
karena definisinya jelas, menamakan Ahmadiah sebagai Islam sesat sudah jelas 
menista agama dan umat jemaah Ahmadiah bukan sebaliknya.

Ny. Muslim binti Muskitawati.






------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke