Tidak Ada Ajaran Agama Yang Aseli, Palsu, Atau Dirubah !!!
Inti ajaran semua agama adalah sama yaitu mendiskripsikan sang pencipta melalui
kata2. Meskipun banyak kata2 yang ditulis dikitab sucinya namun pemahamannya
adalah tunggal bukan banyak dan bukan kata2 atau kalimat2 melainkan perasaan.
Sang pencipta yang tunggal ini adalah suatu perasaan, suatu alam yang
menciptakan perasaan, dan itulah gambaran sang Pencipta sebagai abstraksi Tuhan.
Kata2 dan kalimat2 yang berbeda bisa disusun untuk menumbuhkan perasaan yang
sama. Demikianlah hakekat daripada agama dimana ajaran berbeda, kata2 berbeda,
kalimat2 berbeda yang kesemuanya akan menanamkan dan menumbuhkan perasaan yang
sama dalam mengharmoniskan hubungan antar manusia yang tidak mem-beda2kan
agamanya lagi.
Perasaan inilah yang dalam ajaran orang Kristen mereka namakan "kasih",
sedangkan dalam Buddha mereka sebut "kosong" sedangkan dalam agama Hindu mereka
sebut sebagai "Nirwana".
Oleh karena itu, perasaan yang hanya diekspressikan melalui satu kata diatas
tidak akan bisa dipalsukan sehingga tidak ada yang palsu atau aseli melainkan
itulah perasaan yang ditanamkan dan tumbuh dalam sanubari umatnya.
Orang2 Kristen bukan mengubah ajaran Yesusnya, melainkan melalui system
analysis yang kritis, mereka menemukan hal2 yang pasti, yaitu ajaran2 yang
biadab, kejam, dan salah bukan dari Yesus. Mereka menemukan inti ajaran
Tuhannya yang sederhana, yaitu "Kasih", atas dasar inilah segala yang
bertentangan dengan inti ajaran kasihnya dipastikan bukan dari Yesus-nya,
melainkan hasil dari penafsiran2 ulama diwaktu itu.
> "Jnder Talna" <jonder78@...> wrote:
> Muskitawati:
> Kejahatan perorangan diatas meskipun
> terkait dengan agamanya, tetap dikutuk
> sepanjang sejarah, dan Gereja Katolik,
> Kristen, atau Yahudi telah berhasil
> melarangnya, mereka bersedia keluar
> dari kekuasaan dan persaingan politik.
> Bahkan ayat2 kitab sucinya pun tidak
> luput dari pemeriksaan ulang dimana
> yang kejam dilarang, dan yang salah diperbaiki.
>
> jonder:
> anda benar Mus,
> Ajaran Yesus memang sudah diperiksa ulang
> dan sudah diperbaiki. Intinya, ajaran
> yang sekarang di anut orang Kristen
> bukanlah Ajaran asli dari Yesus melainkan
> ajaran yang sudah di revisi..Setubu..hehe..
Agama hakekatnya adalah cuma kepercayaan, dan kepercayaan itu bukanlah realitas
melainkan abstract sifatnya dan subjectif sekali dalam pemahamannya, sehingga
dari sudut etika moral yang kita anut dalam agama adalah nilai2 sosial yang
mengharmoniskan hubungan antar manusia tanpa membedakan agamanya.
Oleh karena itu, agama yang salah tentunya merugikan kelompok penganutnya itu
sendiri, apalagi sampai saling membunuh seperti yang kita alami dalam dunia
Islami. Oleh karena itulah, yang salah harus diperbaiki, dan yang biadab harus
dilarang, karena bukan keaseliannya yang kita dambakan dalam beragama melainkan
nilai2 kemanusiaan yang universal yang kita tanamkan dalam kepribadian si umat
itu sendiri.
Mana ada agama yang aseli kalo Allah yang disembahnya sajapun tidak pernah ada.
Lalu pembanding keaseliannya itu apa??? Lebih2 bisa dibuktikan satu aliran
mengajarkan berbeda dari aliran lainnya dalam satu agama yang sama, dan
meskipun berbeda sama2 menganggapnya aseli.
Jadi yang sekarang mendorong dibentuknya kubu "war on terror" bukanlah sama
sekali terkait aseli tidaknya sebuah agama, melainkan terkait ajaran agama yang
mendorong umat untuk melakukan tindakan2 teror biadab terhadap sesamanya maupun
kepada yang tidak sama kepercayaannya.
Masalah aseli tidak aseli pun juga bagian dari kepercayaan, meskipun tidak
sama, bahkan bertentangan, sama2 percaya agamanya aseli.
Begitulah, kita tidak perlu mempermasalahkan atau memperdebatkan aseli
tidaknya, karena satu hal yang pasti, Allah itu tidak ada, Allah itu diciptakan
oleh kepercayaan umatnya dan hal ini secara ilmiah telah mutlak dibuktikan oleh
semua ahli2 diseluruh dunia.
Ny. Muslim binti Muskitawati.
------------------------------------
Post message: [email protected]
Subscribe : [email protected]
Unsubscribe : [email protected]
List owner : [email protected]
Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
[email protected]
[email protected]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/