JAKARTA, KOMPAS.com — PT Asuransi Jiwa Bakrie (Bakrie Life) kembali tak 
menepati janjinya. Bayangkan, tunggakan bunga pengembalian dana nasabah Diamond 
Investa terkait kasus gagal bayar yang seharusnya dibayarkan dua pekan lalu tak 
kunjung dilakukan. Alhasil, nasabah pun terpaksa gigit jari.

Padahal, pernyataan Direktur Utama Bakrie Life Timoer Sutanto untuk membayar 
cicilan bunga yang tertunggak sejak Juli-Desember 2010 itu dilakukan di hadapan 
Biro Perasuransian Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam 
LK). Sayang, lagi-lagi, Bakrie Life ingkar janji.

Wahyudi, salah satu nasabah Bakrie Life, mengatakan, seharusnya pembayaran 
tunggakan bunga dilakukan pada 31 Januari 2011. Namun, saat itu, manajemen 
berkilah telah terjadi kesalahan teknis dan menjelaskan dana telah siap untuk 
ditransfer. Kenyataannya, belum juga ada pembayaran sampai 15 Februari ini.

Sebetulnya, sambung Wahyudi, tunggakan pembayaran cicilan pengembalian dana 
nasabah ini terkatung-katung sejak pertengahan tahun lalu, yaitu cicilan pokok 
dana nasabah periode September dan Desember 2010 masing-masing sebanyak 6,25 
persen dari total dana nasabah dan tunggakan bunga per bulan.

"Saya bingung harus mengadu ke mana lagi. Saya sudah mengirimkan surat ke 
Sekretariat Negara untuk diteruskan kepada Presiden dan Kementerian Keuangan, 
termasuk surat kepada Komisi XI DPR, toh, belum ada tanggapan berarti," tutur 
Wahyudi kepada Kontan, Selasa (15/2/2011).

Dayat, nasabah Bakrie Life lainnya, juga mengaku belum menerima pembayaran 
tunggakan bunga. Dia mengaku pasrah. Maklum, ingkar janji manajemen dan pemilik 
Bakrie Life sudah akut. Bahkan, kebijakan Bapepam LK selaku regulator dan 
kritik dari media massa pun tak diindahkan. "Kalau sudah seperti ini, saya bisa 
apa lagi? Ya, hanya pasrah kepada Tuhan," kata dia.

Saat dikonfirmasi, Direktur Utama Bakrie Life Timoer Sutanto tidak menjawab 
telepon dan pesan singkat Kontan. Terakhir, dia sempat mengatakan, nantinya 
tunggakan bunga akan dibayarkan setiap bulan dan pembayaran cicilan 
pengembalian dana pokok nasabah diusahakan tepat waktu sebelum jatuh tempo.

Sekadar menyegarkan ingatan, setidaknya tercatat 250 nasabah gagal bayar produk 
asuransi berbasis investasi Diamond Investa-Bakrie Life dengan total dana 
mencapai Rp 360 miliar. Bakrie Life berjanji akan mengembalikan dana dengan 
skema cicilan per triwulanan mulai 2010 hingga 2012.

Sayangnya, sejak perjanjian pengembalian dana mekanisme cicilan ditandatangani 
dalam surat kesepakatan bersama antara manajemen dan nasabah, Bakrie Life 
justru kerap menunggak. Pembayaran cicilan malah baru berjalan dua kali 
sepanjang tahun lalu. Itu berarti Bakrie Life masih memiliki kewajiban kepada 
nasabah sekitar Rp 300 miliar. (Christine Novita Nababan /Kontan)



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke