Nh jusfiq segera beri tabik pada ajeg yg telah bersusah payah menunjukan 
ketololan yang --saking tololnya-- hingga tidak kau sadari bahwa kau tolol

--- Pada Rab, 16/2/11, ajeg <[email protected]> menulis:

Dari: ajeg <[email protected]>
Judul: [proletar] bangun fiq, buka mata
Kepada: [email protected]
Tanggal: Rabu, 16 Februari, 2011, 7:40 AM







 



  


    
      
      
      

Setelah belasan taun ngotot (karena kurang pengetahuan) akhirnya 

dia ngaku juga bahwa agenda vanmuk "memerdekakan" Hindia Belanda itu 

cuma untuk dijadikan persemakmuran - yang nggak lain nggak bukan 

cuma imperialisme gaya baru. Nekolim. 



Itu sebabnya Bung Hatta yang juga "Bapak Federasi" Indonesia 

buru-buru mengoreksi kekeliruannya di KMB dengan kembali ke bentuk 

negara kesatuan. 



Jadi, dari waktu ke waktu semakin jelas beda antara jusfiq & wawan. 

Kalo wawan bicara materialisme, Jusfiq mah materialistis doang. 



Karena itu diskusinya nggak laku-laku di kalangan kiri maupun kanan. 

Bacotannya kental ide nekolim, lagaknya lebih gawat dari FPI. 



Brenti ngigo, fiq. 



Hari lah laruik sanjo.. 



--- "Jusfiq" <kesayangan.allah@...> wrote:



> Sebenarnya van Mook yang jangan kita lupakan adalah juga orang 

> Indonesia, seperti de Klerk adalah orang Afrika Selatan, beserta 

> kelompok 'De Stuw" juga mau Indonesia merdeka.

> 

> Dan kemerdekaan yang mereka inginkan itu untuk semua orang 

> Indonesia, termasuk yang berkulit putih, dan - tentu saja - bukan 

> hanya untuk yang berkulit sawo matang beserta yang rada hitam 

> berambut keriting.

> 

> Dan mereka (van Mook dkk.) ingin agar hubungan dengan negera 

> Belanda tetap ada dalam bentuk semacam Commonwealth.

> 

> Ada satu diskusi yang mestinya dibuka oleh marxis Indonesia: 

> penjajahan itu apa sebenarnya? Datangnya orang berkulit putih (atau 

> orang dari luar kepulauan) ke kepulauan yang sekarang bernama 

> Indonesia itu?

> 

> Atau tahap perkembangan kapitalis yang memerlukan penguasaan arus 

> bahan mentah yang disertai dengan kontrol terhadap superstruktur 

> politik (State)?

> 

> Tulisan Lenin Imperialisme tahap terakhir kapitalisme  yang 

> disikapi dengan kritis bisa dijadikan ilham.

> 

> Kita juga perlu keluar dari kerangka fikiran rasialis yang dipasang 

> dibenak kita oleh nasionalis fascist seperti Soekarno, Yamin dll. 

> yang adalah kolaborator fascist Jepang dan yang telah 

> memproklamirkan kemerdekaan Indonesia tanggal 17 Agustus tahun 

> 1945. .

> 

> Kesalahan orang kiri Indonesia selama ini, dan inilah kritik saya 

> terhadap mereka yang hidup didunia suaka, bahwa mereka tidak 

> menganalisa kesalahan mereka yang telah mendukung Soekarno dengan 

> Dekrit 5 beserta Demokrasi Terpimpinnnya.

> 

> Saya pernah melansir diskusi di negeri Belanda tapi tidak ada 

> sambutan.





    
     

    
    


 



  







[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke