SI sudah pernah tak postingkan bbrp hari yg lalu termasuk
saran nDeboost pribadi. Silahkan nT buka-buka.

Bagaimana kira-kira menurut nT yg Kristen?

SI = subject item

--- In [email protected], "sunny" <ambon@...> wrote:
>
> Refleksi : Bagaimana ini menurut MUI?
>
>
http://www.rnw.nl/bahasa-indonesia/article/imam-homo-homoseksualitas-buk\
an-dosa
>
>
>
>
> Map
> Amsterdam, Belanda
> Amsterdam, Belanda
> Imam Homo: 'Homoseksualitas Bukan Dosa'
> Diterbitkan : 19 Februari 2011 - 10:17am | Oleh Klaas den Tek (Foto:
Klaas den Tek)
>
> Selatan, Muhsin Hendricks (43) adalah seorang imam dan homoseksual.
Yayasannya The Inner Circle membantu orang-orang muslim yang bergulat
dengan seksualitas mereka. Pesannya: 'Muslim dan homo boleh!'. Tidak
semua orang setuju dan oleh karena itu pula Hendrick resminya sudah
bukan imam lagi.
>
>
> Imam Muhsin Hendricks tampak kecapaian. Ia berada di Belanda atas
undangan organisasi homoseksual Belanda COC di Amsterdam. Agendanya
padat. Keingintahuan orang terhadap 'imam merah muda', demikian
julukannya, sangatlah besar.
>
> Keletihan hilang
> Namun ketika ia bicara tentang iman serta orientasi seksualnya, maka
tanda-tanda keletihan itu sudah tidak tampak sama sekali.
>
> 'Menjadi muslim dan menjadi homo, keduanya identitas yang kuat.
Keduanya menjadi bagian dari siapa saya. Saya berhasil mendamaikan
keduanya'.
>
> Bagi Muhsin Hendricks, itu tidaklah mudah. Ia berasal dari keluarga
muslim ortodoks di Afrika Selatan. Kakeknya adalah imam di mesjid agung
di Capetown. Sejak kecil Muhsin menyadari dirinya berbeda. Pada usia
muda, ia lebih suka bermain dengan boneka, bukan mobil. Ia juga
dipandang sebagai keperempuan-perempuanan sehingga sering diolok-olok.
Ia baru tahu kalau homoseksualitas itu ada jauh sesudah itu.
>
> Hendricks mencari kedamaian pada imannya, yang menurut banyak orang
muslim tidak memiliki ruang bagi perasaan homoseksual, mencintai orang
sejenis, baik antara laki-laki atau perempuan, dilarang. Itu merupakan
salah satu dosa paling besar, yang hukumannya di sejumlah negara islam
adalah: kematian.
>
> Seksualitas bukan pilihan
> Muhsin Hendricks memutuskan untuk mencari tahu apa kata Al-Quran
mengenai homoseksualitas. Ia mengambil studi islam di Pakistan.
>
> "Saya tidak bisa mempercayai apabila Allah yang maha kasih dan
penyanyang mengutuk saya untuk sesuatu yang saya sendiri tidak
memilihnya."
>
> Muhsin Hendricks mengambil kesimpulan dari studinya. Tidak disebut di
manapun dalam Al-Quran bahwa homoseksualitas itu dilarang. Tidak pula
dalam cerita Sodom dan Gomora, kota-kota yang dihancurkan Allah karena
laki-laki berhubungan seks dengan laki-laki. Menurut Hendricks, penduduk
kota itu dihukum karena perkosaan, bukan karena hubungan seks.
>
> Cerai
> Ada ayat-ayat dalam Al-Quran di mana Allah mengakui keberadaan
homoseksual, kata Hendricks. Seperti dalam surat Sura 24 ayat 31.
"Disebutkan bahwa perempuan harus berpakaian ekstra ketika keluar
rumah..... Tapi tidak di depan laki-laki yang tidak tertarik terhadap
mereka. Mereka ini pasti homo," kata Hendricks.
>
> Mengakui bahwa ia menyukai sesama jenis dan terbuka mengenai hal itu,
masih terlampau jauh bagi Hendricks. Oleh karena itulah ia sempat
menikah dan memiliki tiga anak. Istrinya tahu bahwa suaminya homo, tapi
memutuskan untuk tetap bertahan.
>
> Imam Hendricks dihormati sebagai imam di mesjid-mesjid Capetown karena
pengetahuannya. Namun perasaan menyukai sesama jenis tidak pernah
luntur. Sesudah enam tahun menikah, akhirnya ia bercerai. Itu bisa
dibilang saat Hendricks resmi 'buka-bukaan'.
>
> Pingsan
> Ibunya pingsan ketika mendengar putranya Muhsin homo. Namun
perlahan-lahan muncul pengertian. Sebagian dari keluarganya tidak mau
lagi melihatnya.
>
> Imam Hendricks, sementara ini telah menemukan pasangan hidupnya.
Pasangannya itu beragama berbeda, Hindu, dan masih belum 'buka-bukaan'.
>
> Karirnya sebagai imam berakhir begitu saja. Pemahamannya mengenai
homoseksualitas dan Islam tidak dianggap sesuai dengan doktrin resmi. Ia
dicap sebagai penganut syaitan. Hendricks tidak pernah menerima ancaman
fisik, tapi banyak kritik di sekelilingnya.
>
> Bukan musuh
> "Para imam melihat saya sebagai ancaman terhadap pandangan mereka
mengenai Islam. Tapi saya bukanlah musuh. Saya mengundang mereka untuk
terbuka terhadap pandangan yang berbeda. Penafsiran saya memberi orang
muslim peluang untuk terus menjadi muslim dan sekaligus menerima diri
sendiri."
>
> Muhsin Hendricks tetap menganggap dirinya sebagai imam. Dengan
yayasannya The Inner Circle, ia berupaya membantu sesama muslim yang
hendak buka-bukaan (coming out). Hendricks menyelenggarakan seminar
pemberdayaan bagi anak-anak muda mengenai kesadaran diri. Ia juga akan
mengadakan seminar seperti ini di Belanda. Sudah enam puluh orang yang
mendaftar.
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke