Rabu, 23/2/2011 | 12:23 WIB

KOMPAS.com - Setiap pagi, Anda butuh upaya superkeras untuk bangkit dan 
berangkat ke kantor. Bahkan, mencari motivasi untuk pergi ke kantor pun 
merupakan tantangan tersendiri. Meski Anda tidak mencintai pekerjaannya, tetapi 
Anda pun tidak mencintainya. Awal-awal mulai bekerja sih seru-seru saja, tetapi 
kok, sekarang jadi begini, ya?

Ini bisa jadi merupakan masalah kejenuhan di tempat kerja. Kadang, Anda mungkin 
tak akan menyadarinya hingga beberapa lama. Keluar dari kejenuhan ini kadang 
menjadi hal yang sangat sulit. Berikut ini adalah 3 penyebab terumum kejenuhan 
bekerja:

1. Sangat kelelahan
Saat ini seperti ada pergerakan yang membuat semua karyawan harus bisa 
multitasking. Anda pun jadi lebih sering pulang larut, mengerjakan tugas yang 
kadang Anda rasa tidak masuk akal, tanggung jawab yang sangat tinggi, tetapi 
tanpa ganjaran yang setimpal pula. Meski awalnya tantangan yang diberikan 
membuat Anda terpacu, tetapi lama kelamaan pekerjaan ekstra itu membuat Anda 
mulai merasa tidak sepadan. Anda pun mulai merasa kelelahan dengan tuntutan 
tinggi dan tekanan konstan dari perusahaan (atau bos Anda).

Ketimbang mencoba tersenyum dan menerima saja, coba bicarakan dengan bos Anda. 
Manager Anda bisa jadi sama sibuknya dengan Anda dan tak menyadari bahwa Anda 
mulai merasa hampa. Dengan berbicara kepada atasan mengenai tekanan pekerjaan 
dan solusi untuk menguranginya, siapa tahu sebagian beban pekerjaan Anda bisa 
diberikan kepada orang lain dan mendapatkan saran yang membantu kurangi stres.

2. Arah yang tak jelas
Anda sudah berada di posisi kerja yang sekarang untuk sekian lama, tetapi tidak 
ada kejelasan Anda akan diangkat menjadi karyawan tetap atau mungkin meningkat 
posisi ke jabatan yang lebih tinggi. Anda pikir Anda sudah membuktikan diri, 
tetapi entah mengapa selalu kolega Anda yang mendapatkan proyek high profile, 
perhatian si bos, serta promosi.

Dalam situasi tipe ini, akan lebih bijaksana untuk menera ulang diri untuk bisa 
mengerti halangan potensial yang mencegah Anda untuk lebih maju secara 
profesional. Contoh, apakah Anda memiliki kemampuan yang tepat untuk menangani 
tanggung jawab lebih, atau bisakah Anda meningkatkan kemampuan kunci? Apakah 
Anda memiliki reputasi positif di tempat Anda bekerja, dan apakah ada 
permintaan atasan yang tak sanggup Anda penuhi atau bertabrakan dengan kolega? 
Pernahkan si atasan memberi tahu kelemahan Anda dan adakah upaya Anda untuk 
menanggulanginya?

Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tadi bisa membantu Anda menentukan langkah 
ke depan. Anda juga bisa bicara dengan bos untuk mengekspresikan ketertarikan 
Anda untuk lebih maju dan mencari tips bagaimana melakukannya (tentu dengan 
asumsi bos Anda adalah orang yang bisa diajak bekerja sama).

3. Pekerjaan yang Anda lakukan membosankan
Pada awalnya, Anda mencintai variasi dan kecepatan kerja yang ada di hadapan. 
Namun saat pekerjaan berulang itu membuat Anda ingin marah dan sedih, bisa jadi 
Anda sudah tak lagi menikmati pekerjaan yang Anda kerjakan, dan ini menyulitkan 
untuk mencari tahu apa langkah berikutnya.

Cara yang paling baik untuk memulai adalah dengan membuat daftar aspek-aspek 
pekerjaan yang memberi Anda kepuasaan. Contohnya, jika Anda senang menyusun 
jadwal acara, pertimbangkan apakah ada kesempatan lain untuk mengaplikasikan 
kemampuan itu di dalam perusahaan. Terlibat dalam organisasi acara yang 
dilangsungkan perusahaan setiap beberapa bulan sekali, seperti piknil pegawai, 
bisa mendorong semangat dan memperbarui antusiasme karier. Pertimbangkan pula 
untuk menjadi relawan di luar pekerjaan Anda untuk mendalami kebisaan Anda. 
Mengaplikasikan bakat Anda dalam cara yang menyenangkan bisa membantu mengubah 
cara pandang Anda terhadap kantor.

Terutama, ingat bahwa kebosanan di kantor tidak selalu berarti negatif. 
Faktanya, mencapai titik datar profesional bisa menjadi katalis terhadap 
perubahan positif, meningkatkan kepuasan bekerja. Dengan mempertimbangkan minat 
dan mengambil tindakan untuk mencari kepuasan saat bekerja bisa bantu Anda 
bersemangat berangkat bekerja.

NAD

Editor: Nadia Felicia 



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke