Makanya Muhammad ketika jadi imam ga hanya diingat, langsung diracun & kejang2 
:)

--- In [email protected], "ajeg" <ajegilelu@...> wrote:
>
> 
> Ya, biarlah ustad lulusan (lolosan?) Madinah itu 
> kebingungan sendiri, seolah demokrasi adalah dan melulu 
> mengenai kepemimpinan. Jadi, ya biar saja dia bingung 
> sendiri membahas kepemimpinan dalam Islam tapi dengan 
> kacamata & ukuran Barat. Apalagi kepemimpinan itu dia 
> identikkan hanya pada figur Muhammad. 
> 
> Soal kepemimpinan dalam Islam, setiap anak Islam pasti tau 
> bahwa makmum wajib mengingatkan imam (pemimpin shalat) 
> apabila si imam melakukan kesalahan. Bahkan khalayak jamaah 
> bisa langsung menurunkan dan mengganti sang imam. 
> 
> Ini hanya satu dari banyak contoh demokrasi dalam Islam. 
> Tentu saja demokrasi bukan melulu tentang kepemimpinan. Dan, 
> di dalam Islam pemimpin bukan cuma Muhammad seorang. Di 
> dalam Islam setiap orang adalah pemimpin, setidaknya bagi 
> dirinya sendiri. 
> 
> Sayangnya pengetahuan dasar tentang kepemimpinan & "kekuasaan" 
> orang banyak ini (imam & jemaah) tidak dipantulkan ke kehidupan 
> sehari-hari. Ini jelas kesalahan para ustad & ulama yang 
> pengetahuannya cuma selebar sajadah. 
> 
> Cilakanya, ustad macam begituan yang banyak bertebaran. Mereka 
> menjual murah surga agar orang mempercayai keyakinan pribadinya. 
> 
> Ulama yang luas pengetahuan tak mau menjual surga, karena mereka 
> tau belum pernah ada yang kembali dari surga untuk menceritakan 
> pengalamannya 
> 
> :) 
> 
> --- Ade Armando <im_armando@> wrote: 
> 
> > Item, kan yang bilang islam itu bertentangan demokrasi adalah 
> > lulusan Universitas Madinah.
> > Mungkin bagi dia, Arab Saudi adalah contoh terbaik tentang Negara 
> > islam yang tunduk pada ketetapan Al Quran dan Sunnah.
> > Soal demokrasi, tak perlulah kita berbantahan bahwa sistem ini pada 
> > saat ini adalah sistem yang jauh lebih baik dari sistem negara 
> > berdasarkan Syariah sebagaimana yang diterapkan di negara-negara 
> > yang mengaku sebagai negara Islam.
> > Mereka yang bermimpi tentang kekalifahan, silakan bermimpi.
> > Tapi dengan menggunakan akal sehat saja kita bisa segera tahu bahwa 
> > sistem semacam itu hampir pasti tak baik bagi kemaslahatan 
> > masyarakat.
> > 
> > --- Item <itemic@> wrote: 
> > 
> > > Benarkah Islam bertentangan dengan Demokrasi? Bagaimana dengan 
> > > pergantian kepala negara/pemerintah melalui Pemilu? Jika Islam 
> > > tidak selaras dengan demokrasi bagaimana kedudukan partai2 Islam 
> > > di negara2 modern termasuk Indonesia? Mereka yang menolak sistem 
> > > kepartaian apakah juga termasuk anti demokrasi? Silakan simak 
> > > penjelasan kampanye "Islam Anti Demokrasi" sebagai bahan 
> > > pembelajaran kita bersama. 
> > > 
> > > Saya sendiri memilih demokrasi karena ketidaksempurnaannya, 
> > > melengkapi agama Islam yang telah disempurnakan. Saya percaya  
> > > Tuhan itu sangat DEMOKRATIS dan nggak suka memaksa manusia, 
> > > seperti manusia2 "beragama" yang suka memaksakan kehendaknya.
> > > 
> > > Al Item
> > > 
> > > http://www.facebook.com/topic.php?uid=145935531033&topic=14063 
> > >
> > 
> > 
> >
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke