Bisa koq bikin anak diluar angkasa, ikuti ajah bikin kapal nabi Nuh, dengan 
jenis kapal terbang yang sistim udara nya mirip di Bumi, dan Uda JQ mah gak 
bisa berangkat dah, demikian juga Ade Kim Moo Hook


huehuehuehue...
Asyik ngkali yah sambil melayang bersenggama, push down nya gak pernah 
nyampe deh :o)

sur.
----- Original Message ----- 
From: "wawan" <[email protected]>



Ruang angkasa sendiri sebenarnya merupakan sebuah sistem kontrasepsi yang 
sangat besar.

VIVAnews - Konsep bercinta di luar angkasa tengah marak dibicarakan. 
Apalagi, jika suatu saat nanti manusia harus meninggalkan Bumi karena sudah 
tidak layak untuk dihuni, kita tetap perlu menghasilkan keturunan. Bahkan 
saat kita sedang dalam perjalanan menuju tempat tinggal yang baru itu.

Akan tetapi, sejauh mana peluang untuk mendapatkan keturunan saat manusia 
telah meninggalkan planet bumi ini?

Dari penelitian yang dilakukan sejumlah ahli, tampaknya hal tersebut sulit 
terjadi. Pasalnya, ruang angkasa sendiri sebenarnya merupakan sebuah sistem 
kontrasepsi yang sangat besar.

Hasil penelitian khusus seputar seks di ruang angkasa menyimpulkan bahwa 
radiasi kosmik akan membombardir tubuh manusia dengan kuantitas yang besar 
selama perjalanan di luar angkasa. Selain itu, tinggal di Mars, misalnya, 
dalam waktu yang lama akan menurunkan jumlah sel sperma.

Janin yang sudah terbentuk tidak akan berkembang secara sempurna di 
lingkungan ruang angkasa. Meski saat ini ruang di pesawat angkut telah 
dilengkapi dengan pelindung radiasi yang lebih baik, tetap saja itu tidak 
cukup untuk melindungi zigot untuk berkembang.

Jika bayi berhasil keluar dari kandungan, peluang bayi itu mengalami cacat 
yang diakibatkan oleh radiasi sangat besar.

Dan masalah tidak hanya sampai di situ. Dari penelitian terhadap hewan yang 
dikirim ke luar angkasa, imbas radiasi bisa membunuh sel telur pada janin. 
Bayi akan terlahir dalam kondisi mandul. Artinya, itu akan mempersulit umat 
manusia berkembang di planet baru itu nantinya.

Menurut Richard Jennings, pakar medis ruang angkasa asalh University of 
Texas, astronot memang terbukti tetap mampu membuahi pasangannya setelah ia 
kembali ke Bumi. Akan tetapi, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut 
terhadap astronot yang menunaikan misi di luar angkasa dalam periode waktu 
lebih lama.

Dari sisi teknis, masih ada tantangan bagi manusia yang ingin menunaikan 
tugasnya di luar angkasa. Kostum ruang angkasa saat ini cukup berat dan 
tidak menyediakan banyak kemudahan untuk bercinta. Sayangnya, manusia tetap 
perlu menggunakan pakaian khusus.

Alasannya, dalam kondisi tanpa gravitasi, keringan atau cairan lain yang 
keluar dari tubuh berpotensi dapat merusak perangkat elektronik pesawat. 
Apalagi ditambah dengan kenyataan bahwa manusia lebih berkeringat saat di 
luar angkasa.

Beberapa pakar melontarkan ide untuk membuat `ruang intim' yang dipenuhi 
dengan titik-titik air dingin atau minyak beraroma pada pesawat luar angkasa 
agar turis yang melancong ke luar Bumi dapat meningkatkan hasrat bercinta 
mereka.

Namun demikian, tetap saja ada hambatan lain yang telah disiapkan ruang 
angkasa. Mekanisme tubuh manusia tidak memungkinkan itu terjadi. Sebagai 
informasi, gravitasi mikro atau tanpa gravitasi menurunkan tekanan darah 
manusia. Akibatnya, penis pria tidak akan dapat ereksi secara penuh.

Jika manusia ingin mendiami planet lain, antariksawan harus melakukan 
perubahan besar-besaran pada pesawat ruang angkasa agar penjelajah di masa 
depan bisa bertahan lebih lama di luar angkasa dan mampu menunaikan tugas 
alaminya.
. VIVAnews





------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke