Refleksi : Kalau menjadi wakil rakyat harus tabah dan berani tak gentar 
menghadapi ancaman apa pun sebab untuk itu dibayar gaji besar serta berbagai 
saran mapun fasilitas sekalipun (rakyat) pemilih sendiri banyak yang  
berkesusahan. Pada dasarnya pasti di belakang ada dukungannya ataukah setelah 
dipilih menjadi anggota DPR langsung memisahkan diri dari pendukungnya seperti 
kacang meninggalkan kulitnya dan oleh sebab itu pula ketakutan dan menanggis 
digertak sambal.

Rupanya  Pak Nurdin ini tidak memiliki ilmu malas hidup siap mati seperti  
Taiful Sembiring, Menteri Komunikasi dan Informatika, siap mati. Para anggota 
Dewan Penipu Rakyat sebaiknya diajarkan ilmu siap mati. hehehe


http://us.detiknews.com/read/2011/03/01/162951/1582325/10/mengaku-diancam-akan-dibunuh-nurdin-menangis-di-dpr?991101mainnews

Selasa, 01/03/2011 16:29 WIB



Mengaku Diancam akan Dibunuh, Nurdin Menangis di DPR  
Hery Winarno - detikNews



Jakarta - Dengan suara bergetar dan mata memerah, Nurdin Halid mengaku 
terancam. Pria yang terus menerus didemo agar turun dari kursi Ketua Umum PSSI 
itu mengaku menerima pesan pendek (SMS) yang isinya ancaman pembunuhan.

"Jiwa saya terancam, saya menerima SMS yang isinya mengancam akan membunuh 
saya. Keluarga saya juga diancam," kata Nurdin sambil menitikkan air mata saat 
mengikuti rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi X di Gedung DPR, Senayan, 
Jakarta, Selasa (1/3/2011).

Nurdin mengakui ada sejumlah orang yang telah mengancam dan menerornya. Salah 
satu pengancamnya itu adalah petinggi di negara ini. Nurdin pun siap 
buka-bukaan asalkan diberi perlindungan hukum oleh DPR.

"Saya akan beberkan siapa petinggi negeri ini yang mengancam saya akan saya 
buka di sini, asal saya mendapat perlindungan dari Komisi X karena DPR punya 
hak imunitas," kata Nurdin dengan mata berkaca-kaca.

Sejumlah anggota DPR mengusulkan agar persoalan ancaman itu dibicarakan dalam 
forum tertutup. Namun anggota Komisi X yang lain tetap menginginkan agar hal 
itu dibicarakan dalam forum terbuka namun tidak menyebutkan nama.


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke