Refleksi : Tidak mengherankan apabila kepentingan Parpol lebih dominan 
dibandingkan untuk rakyat, karena target utamaya agar kepentingan para pribadi 
petinggi partai bisa  sukses. 

http://www.suarapembaruan.com/home/kepentingan-parpol-di-dpr-lebih-dominan-dibandingkan-untuk-rakyat/4254

Kepentingan Parpol di DPR Lebih Dominan Dibandingkan untuk Rakyat
Jumat, 4 Maret 2011 | 14:36

[JAKARTA] Pengamat poltik dari Universitas Indonesia Boni Hargens mengemukakan, 
pemimpin-pemimpin partai politik telah menekan anggota-anggotanya di DPR RI, 
sehingga fungsi parlemen sebagai artikulator bagi kepentingan masyarakat tidak 
bisa maksimal.  

 "Dominasi kepentingan pimpinan partai politik sedemikian besar, sehingga 
anggota DPR tidak bisa melaksanakan tugas bagi kepentingan rakyat, padahal 
mereka dipilih oleh rakyat secara langsung," katanya dalam Forum Jumatan di 
Gedung DPR/MPR Jakarta.   

Dia mengemukakan bahwa ancaman recall yang diterima anggota Fraksi PKB DPR RI, 
Lily Wahid dan Effendy Choirie atau Gus Choi merupakan contoh nyata betapa 
kepentingan pimpinan partai lebih dominan dibanding otoritas anggota parlemen 
yang notabene dipilih secara langsung oleh rakyat.   

Keduanya terancam "recall" karena sikap politiknya berbeda dengan garis 
perintah pimpinan partai politik saat pengambilan keputusan mengenai usul 
pengguaan hak angket mafia perpajakan.   Ancaman dan tekanan pimpinan partai 
politik kepada anggota DPR mengakibatkan anggota DPR takut menyuaran aspirasi 
rakyat atau tidak berani menyatakan sikap walaupun hal itu sesuai aspirasi 
konstituen.   

Dengan keharusan mengikuti seluruh keinginan dan kepentingan pimpinan partai 
politik, maka pemilu untuk memilih secara langsung anggota DPR, tidak berarti 
apa-apa. Boni mengemukakan, semestinya partai politik berubah karena sistem 
pemilu sudah berubah.   

Terkait koalisi dan isu perombakan kabinet, Boni berpendapat bahwa hak 
prerogatif bagi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk menentukan mitra-mitra 
koalisinya. Saat ini sudah banyak alasan bagi SBY untuk bertindak lebih tegas 
terhadap mitra koalisinya yang dinilai melanggar kesepakatan.   

Dengan mantan suara rakyat pada pemilu lalu yang besar, kata dia, SBY memiliki 
otoritas politik yang kuat untuk menentukan langkah-langkah pembenahan terhadap 
koalisi. [L-9]


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke