Iya, kasian petani kita jeruknya kurang laku...jeruk peras yg asli indonesia 
lebih enak...manis sedikit asam..segar...
-----Original Message-----
From: "Tawangalun" <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Sat, 05 Mar 2011 00:14:55 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: [proletar] Re: Awas!! Jeruk Cina!!

Aku juga takut jeruk China yg murah dan menarik,ning bisa2 lever kita 
kenak.Lebih2 mbantu petani kita wis ben jeruk elek rapopo ning aman.

Shalom,
Tawangalun.

--- In [email protected], "widura" <a.widura@...> wrote:
>
> Saya suka jeruk pontianak, walaupun penampilannya kurang menarik tapi rasa 
> manisnya ngga kalah...murah pula...
> -----Original Message-----
> From: "ndeboost" <rambitesemak@...>
> Sender: [email protected]
> Date: Fri, 04 Mar 2011 23:48:44 
> To: <[email protected]>
> Reply-To: [email protected]
> Subject: [proletar] Awas!! Jeruk Cina!!
> 
> Jeruk Cina: Awas Racun dan Bahan Kimia Berbahaya!
> <http://infoindonesia.wordpress.com/2011/01/05/jeruk-cina-awas-racun-dan\
> -bahan-kimia-berbahaya/>
> Jeruk Cina memang sangat menarik. Warnanya kuning cerah mulus dan licin.
> Berbeda dengan jeruk lokal yang warnanya belang hijau, kuning, bahkan
> coklat. Tak jarang Jeruk Cina dibungkus plastik satu demi satu dan
> diberi merk agar lebih menarik.
> 
> Tapi jangan keliru. Jeruk Cina belum tentu lebih baik daripada Jeruk
> Lokal seperti Jeruk Medan atau Jeruk Pontianak. Adik ipar saya Fahmi
> (Yusuke Kondo) yang berkewarga-negaraan Jepang saat ditawari Jeruk Cina
> tidak mau makan sama sekali. Padahal dia makan buah salak yang ada di
> piring yang sama. Alasannya di Jepang, penduduk di Jepang sudah tidak
> mau makan Jeruk Cina karena mengandung banyak bahan kimia sehingga
> warnanya begitu bersih dan menarik.
> 
> Sebelumnya saya dan ipar saya yang lain juga saat makan Jeruk Cina
> merasa aneh. Jeruknya tidak manis dan tidak kecut (walau ada yang manis
> dan ada yang kecut), tapi kok tidak berair sama sekali? Kami curiga jika
> jeruk tersebut disuntik.
> 
> Di satu Blog Singapura, seorang Blogger, Terry khawatir karena
> pemerintah Shanghai melarang penjual Jeruk di Cina yang memakai pewarna
> beracun untuk mewarnai jeruknya. Dia khawatir jeruk seperti itu sampai
> di Singapura. Tak heran jika warna Jeruk Cina begitu kuning mulus dan
> terang/menarik.
> 
> Sementara Dinkes Cilegon menemukan kandungan Formalin yang bisa
> menimbulkan kanker pada Jeruk Impor asal Cina. Tak heran jika Jeruk Cina
> yang telah menempuh perjalanan laut selama 2 minggu ke Indonesia, masih
> belum busuk meski dipajang selama 3 minggu. Alias tidak busuk meski
> sudah 5 minggu lebih. Sementara Jeruk Lokal seminggu sudah busuk.
> 
> Itu karena Jeruk Cina sudah memakai bahan pengawet kimia seperti
> Formalin sehingga jadi tahan lama. Sementara Jeruk Lokal lebih alami.
> 
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
> 
> 
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>





[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke