http://m.detik.com/read/2011/03/05/074147/1585096/486/penarik-jenglot-seorang-mahasiswa?nhl


Sabtu, 05/03/2011 07:41 WIB

Warga Bacip Heboh

Penarik Jenglot Seorang Mahasiswa

Tya Eka Yulianti : detikBandung

detikcom - Bandung, Siapa sangka, orang yang melakukan ritual 'penarikan' 
jenglot di sebuah rumah di Gang Mama Dipa RT 02 RW 05 Kel Sukahaji Kec Babakan 
Ciparay itu ternyata masih begitu muda.

Yogi Si Jampang -begitu ia ingin disebut- ternyata baru berusia 21 tahun dan 
tercatat sebagai seorang mahasiswa di sebuah kampus di Bandung. Yogi mengaku 
memiliki 'kemampuan' setelah belajar di Pesantren Jampang Kulon.

"Saya biasa membantu orang yang kena santet," ujar Yogi saat ditemui wartawan, 
Jumat (4/3/2011) malam.

Ia menuturkan, telah mengetahui adanya jenglot itu saat ia membantu orang sakit 
di daerahnya beberapa waktu lalu. "Waktu itu saya lihat ada kujang
dan batara karang (jenglot-red). Lalu saya persiapan untuk ritual 'penarikan'.

Yogi menjelaskan, istilah penarikan adalah saat dilakukannya pengambilan benda 
pusaka dari bumi. Selama sekitar 1 bulan, Yogi mengaku telah menjadikan jenglot 
tersebut sebagai target. Ia pun menyiapkan media untuk ritual, di antaranya 
minyak jafaron, bilqis dan misik.

"Setelah minyak yang saya pesan dari Sukabumi datang, barulah ritual penarikan 
dilakukan," jelasnya.

Ritual penarikan jenglot dilakukan Yogi dan 8 temannya pada Kamis (24/3/2011) 
sekitar pukul 21.00 WIB. Sebuah toples kosong disiapkan sebagai tempat jenglot.
sementara mereka duduk berkeliling.

"Niat saya sih hanya ingin menunjukkan sedikit yang unik atas kebesaran Allah. 
Toples itu kemudian ditutup sorba. Kemudian ritual dilakukan. Teman-teman 
membantu dzikir," kata Yogi. Selama sekitar 45 menit ia 'bertarung' hingga 
akhirnya makhluk tersebut takluk.

Yogi mengaku jenglot tersebut diambil dari sebuah tempat yang jaraknya sekitar 
50 meter dari lokasi ritual penarikan.

Lebih lanjut Yogi menjelaskan, jenglot atau batara karang adalah jelmaan orang 
sakti pada jaman dahulu yang saat meninggal, jasadnya tidak diterima bumi. 
"Batara karang ini adalah orang sakti. Dia tidak mau mati, tapi karena semua 
makhluk Allah kan pasti mati. Saat dia mati, bumi tidak mau menerima sehingga 
dia terus mengecil," katanya.

Yogi yang lahir pada 7 Juli 1990 itu kemudian memperlihatkan jenglot yang ia 
tarik dari dalam toples. Panjang jenglot tersebut sekitar 10 hingga 15 cm.
Tubuhnya terlihat hanya terdiri dari tulang-tulang. Tangannya seperti melipat, 
dengan kuku-kuku yang tumbuh panjang. Mulutnya bermoncong, ada taring yang 
terlihat. Sementara rambutnya panjang lebih dari 30 cm.

Sebelumnya warga Gang Mama (Jamika) dihebohkan dengan adanya kabar jenglot yang 
'ditangkap' sekelompok pemuda di sebuah rumah. Meski belum banyak orang yang 
melihat, kabar ini tersebar dari mulut ke mulut. Ada yang percaya, ada juga 
yang tidak.
*

------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke