http://alexarussia.blog.friendster.com/2010/09/fenomena-alam-dan-antara-tiran-da\ n-kebebasan/
Fenomena Alam dan antara Tiran dan Kebebasan ++++++++++++ Dalam bukunya A History of God, Karen Armstrong yang mengaku sebagai biarawati katolik yang sudah luntur keimanannya terhadap konsep-konsep Tuhan yang ditanamkannya sejak kecil, mulai menyadari bahwa konsep tentang tuhan berubah dari jaman ke jaman, dari peradaban ke peradaban, dan tuhan bukanlah suatu realitas obyektif. Namun Karen menjelaskan di bab pendahuluan bahwa pada mulanya, manusia mempercayai Tuhan sudah seperti sifat dari manusia itu sendiri yang kagum akan keindahan alam dan fenomena alam Seringkali ketakjuban manusia akan fenomena alam membawa suatu persepsi/pemaknaan yang unik bagi manusia, sekaligus manusia menganggapnya sebagai suatu misteri/methapisik yang menciptakan ketakutan dan untuk selanjutnya mulai berspekulasi terhadap adanya kekuatan supernatural Sehingga tidak heran bahwa selanjutnya, pada mulanya manusia purba mulai mempersepsikan kekuatan supernatural dalam wujud material seperti patung, batu, pohon, dan lain sebagainya. Namun para pemikir-pemikir materialisme terutama yang mengerti hukum dialektika semestinya sudah tidak bisa menganggap sebagai misteri lagi terhadap fenomena alam. Baiklah saya akan coba urai bagaimana fenomena alam dan keunikan alam dari perspektive dialektika materi *** Yang pertama, harus dipahami dulu bahwa sifat materi adalah bergerak, ini adalah sifat dasar materi yang naturalism, atau sifat alamiah materi, yaitu bergerak, didalamnya mengandung kekuatan, dan juga mempunyai gerakan yang berketidakpastian apabila diukur dengan waktunya. Yang kedua, bahwa di dunia ini ada bertrillion materi, bahkan per definisi, fisikawan baru menduga bahwa materi yang telah dapat mereka identifikasi di alam semesta hanya 4% Yang ketiga, sifat materi adalah berinteraksi/berdialektika. Jadi dari 3 prinsip tersebut anda bisa imajinasikan, bahwasanya apabila 1 materi bergerak secara alamiah, kemudian berinteraksi dengan materi lainnya, dan gerakan itu tidak bisa konstan, maka apabila ada trillion materi yang berlaku demikian (bergerak dan berinteraksi secara tidak konstan), maka akan tercipta probabilitas-probabilitas yang teramat rumit. kompleks dan sangat unik. Tentu saja kondisi variabel interaksi materi yang terjadi di detik saat ini akan mengalami perubahan di detik selanjutnya, dan tidak akan mungkin bisa terulang kondisi yang 100% absolutely sama dari sifat probabilitas interaksi materi yang berjumlah trillion. Jadi apabila manusia purba kagum akan fenomena-fenomena alam yang mencengangkan sekaligus menimbulkan persepsi misteri dan selanjutnya menimbulkan persepsi kekuatan supernatural, maka kami kaum materialisme dialektik hanya tersenyum melihat kebodohan manusia-manusia yang masih percaya dengan sifat-sifat metaphysic. Kami, bisa memahami bagaimana fenomena alam bisa terjadi, karena kami mengerti sifat materialisme dialektik, dan kami akan senang hati menyambut adanya fenomena-fenomena alam yang rumit dan indah, namun kami mempersepsikannya sebagai sifat natural dari alam, atau tepatnya kami mengaguminya sebagai bagian dari sifat interaksi materi alam yang berjumlah trillion dan bergerak secara natural/alamiah. --- Lanjutannya klik url diatas... ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
