Ini contoh omongan orang gila pengisap ganja dan pemabuk penderita premature 
ejaculation, yang ngelihat orang bepelukan aja lantas mencret...

Saya nggak menyangka bahwa keadaan rezameutia itu sudah begitu gawat.

--- In [email protected], "rezameutia" <rezameutia@...> wrote:
>
> bagaimana gigolo beragama?
> 
> gigolo seperti jusfiq tega2nya menjual diri dan menjual pantanya ke gereja 
> demi untuk hidup.  jadinya jelas, orang seperti si jusfiq lebih rendah 
> martabatnya dari pelacur dolly.
> masalahnya, dia nggak sadar bahwa pelacur dolly lebih terhormat dari si 
> jusfiq, karena si jusfiq mentang2 tinggal di belanda.
> 
> menyedihkan...
> 
> 
> 
> --- In [email protected], "wawan" <selarasmilis@> wrote:
> >
> > TEMPO Interaktif, Pamekasan - Judul buku setebal 199 halaman itu sangat 
> > menarik.
> > "Agama Pelacur". Buku hasil penelitian terhadap kehidupan spiritualitas para
> > pelacur di tiga lokasi di kota Surabaya itu dibedah oleh sebuah kelompok
> > mahasiswa di STAIN Pamekasan, Sabtu (5/3)
> > 
> > Di sampul buku yang ditulis oleh Prof Dr Nur Syam, Rektor IAIN Sunan Ampel
> > Surabaya mempertegas bahwa fenomena pelacuran tidak sekadar menunjukkan 
> > adanya
> > pola relasi gender yang timpang, mesin pengeruk uang, dan kelompok sosial 
> > yang
> > selalu mendapat cacian dan hujatan.
> > 
> > Tetapi lebih dari itu. Ia memiliki dimensi kemanusiaan yang perlu 
> > diperhatikan
> > dengan cara empati agar kita tidak terjebak dengan ikut-ikutan mengumpat dan
> > menghujat mereka. Sebab pelacur adalah juga manusia yang memiliki 
> > spiritualitas
> > dan bahasa tersendiri dalam mengapresiasi dan berdialog dengan Tuhan.
> > 
> > Habib Musthafa, salah satu tim peneliti terbitnya buku "Agama Pelacur" yang
> > hadir dalam acara bedah buku tersebut menuturkan buku itu tidak untuk 
> > menjawab
> > apakah pelacur punya agama, melainkan bagaimana pelacur itu menjalankan
> > agamanya. Karena persoalan agama itu adalah urusan manusia dengan Tuhan.
> > 
> > Menurut Habib, penelitian di tiga lokasi pelacuran di Surabaya di antara di
> > lokalisasi Moroseneng, Dolly, dan Jagir mengungkap bahwa pelacur juga taat
> > menjalankan agamanya di tengah aktivitasnya melayani lelaki hidung belang.
> > 
> > "Kita ingin mengungkapkan fakta bahwa pelacur juga makhluk Tuhan yang 
> > memiliki
> > dimensi hubungan dengan Tuhannya. Tapi apakah dia akan diterima itu adalah
> > urusan Tuhan. Dan kita ingin semua yang mengerti bisa peduli mereka dengan
> > cara-cara yang baik dan manusiawi," terangnya.
> > 
> > Habib menegaskan buku "Agama Pelacur" ini bukan ditulis untuk membenarkan
> > eksistensi pelacuran. Sebaliknya, buku itu untuk menggugah setiap orang agar
> > membantu pelacur keluar dari kehidupannya yang melanggar agama.
> > 
> > Salah seorang mahasiswi perserta bedah buku, Isnatun, menilai buku ini 
> > sangat
> > kuat karena berhasil mengungkap ruang kosong dalam diri pelacur yaitu
> > spiritualitasnya. Buku itu juga dianggap enak dibaca karena metodologi riset
> > yang digunakan yaitu in depth interview serta observasi langsung di 
> > lapangan.
> > "Realitas yang tidak tampak dari seorang pelacur bisa kita tahu dari buku 
> > ini,"
> > pungkasnya.
> > 
> > MUSTHOFA BISRI
> >
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke