Wa kalau neraka gak ada anak2 saya akan saya jadikan Gayus atau mBah Harta,kan 
habis korupsi cukong bisa hidup enak,habis itu tua mati wis cutel gak masuk 
neraka.Banyak lo wong pajak dan Bea Cukai yg aman sampai pensiun.Omnya temenku 
bisa beli rumah di Jl.Brawijaya dan Jl.Sukabumi tanggane Titik Puspa.Yang Jl 
Brawijaya tadi tanggane Piet Haryono mantan Dirut Pertamina.

Shalom,
Tawangalun.

--- In [email protected], "muskitawati" <muskitawati@...> wrote:
>
> Tidak Ada Sorga-Neraka Membuktikan Tidak Adanya Allah
>                                                 
> Penelitian ilmiah MEMASTIKAN, Allah, Sorga dan Neraka TIDAK ADA dan 
> membuktikan bahwa semua ini hanyalah bagian dongeng2 agama untuk 
> mem-brainwash masing2 umatnya dalam kerangka mengexploitasi mereka.
> 
> Kenapa Allah harus disembah untuk mendapatkan kebahagian disorga?  Ambisi 
> penguasa dizaman dulu hanya bisa berkuasa apabila yang dikuasainya 
> menyembahnya.  Tapi dizaman sekarang para penguasa seperti presiden sekalipun 
> akan menolak untuk disembah.  Dizaman modern sekarang ini hanya beberapa 
> negara Islam saja yang rajanya masih di-sembah2.  Dulu kalo tidak atau 
> menolak menyembah raja dihukum potong kepala.  Terbayangkah anda hanya 
> menolak menyembah atau lupa menyembah berakibat fatal kepala anda dipancung?  
> Begitulah caranya, untuk menyatakan tunduk kepada Allah, manusia wajib 
> menyembahnya.  Bahkan dizaman orla, Bung Karno pun harus disanjung sebagai 
> "Paduka Yang Mulia" padahal kalo anda bandingkan sekarang, akan ditertawakan 
> dan di-olok2 kalo ada pejabat menghormati presiden-nya dengan sebutan "Paduka 
> Yang Mulia".
> 
> Sorga dan Neraka adalah nama tempat setelah mati, dimana yang tidak atau 
> menolak menyembah Allah dihukum siksa neraka, sedangkan yang patuh terhadap 
> ajaran agamanya diganjar hadiah tempat disorga yang membahagiakan.
> 
> Menderita atau Bahagia adalah merupakan stimulasi persyarafan yang membentuk 
> perasaan pada manusia hidup yang sempurna persyarafannya.  Artinya, kalo 
> persyarafan ke otaknya ada gangguan atau blokade, maka rasa sakit, atau 
> penderitaan tidak mungkin bisa dirasakan, demikian juga kebahagiaan 
> memerlukan syaraf yang sempurna.  Pengetahuan inilah yang memastikan sorga 
> dan neraka itu tidak ada, karena roh tidak punya persyarafan.
> 
> Rasa sakit yang diderita oleh orang2 yang dipotong tangannya dizaman sekarang 
> bisa dihilangkan dengan blok anestesi sehingga tangan yang diamputasi itu 
> dengan tanpa rasa sakit sama sekali bisa dipotong oleh dokter bedah.
> 
> Pada penderita2 kerusakan otak permanen seperti kekurangan oxygen hanya 3 
> detik sudah merusak sel2 otak secara permanent, dan penderita ini meskipun 
> tampaknya hidup normal tapi tidak punya perasaan lagi, digebukin juga tidak 
> ada rasa sakit.
> 
> Demikianlah, manusia yang belum mati sekalipun sudah tidak bisa menderita 
> atau berbahagia apabila terjadi gangguan syaraf, apalagi kalo sudah mati 
> dimana seluruh tubuhnya sudah rusak, membusuk dan tidak berfungsi sama sekali.
> 
> Perdefinisi, kehidupan selalu ada ciri2 berkembang biak.  Konsekuensinya, 
> kehidupan roh yang tidak mungkin berkembang biak bukanlah kehidupan, roh 
> tidak memiliki organ2 termasuk syaraf, sehingga apalah artinya roh tanpa otak 
> tanpa saraf tanpa makanan dan tanpa sex.
> 
> Disini bisa dikonklusikan secara pasti bahwa TIDAK ADA SORGA DAN NERAKA 
> karena tidak ada yang bisa dihukum dan tidak ada yang bisa dibahagiakan, 
> bohong kalo Allah itu adalah hakim suci.
> 
> Terbukti tidak adanya sorga dan tidak adanya neraka, juga otomatis tidak ada 
> Allah.
> 
> Disinilah pembuktian ilmiah, Allah, Sorga, dan Neraka terbukti tidak ada, dan 
> perintah2nya semua merupakan brainwashing mengexploitasi manusia untuk 
> dijadikan domba2 yang setia bersedia mengorbankan diri untuk menjadi santapan 
> yang membahagiakan penggembalanya.
> 
> Ny. Muslim binti Muskitawati.
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke