Mempercayai Allah, Sorga Dan Neraka, Cenderung Bawa Malapetaka !!!
Tidak bisa disangsikan, memang ada beberapa organisasi agama saja yang lebih
mengutamakan kerja sosial menolong sesama manusia tanpa membedakan agamanya
seperti yang terjadi sewaktu bencana alam Tsunami di Aceh. Yang pasti semua
organisasi agama itu tidak satupun yang berasal dari organisasi beragama Islam.
Kalo kita renungkan, apakah sebenarnya hakekat dari beragama, apakah memotong
tangan pencuri, merajam pezinah, membunuhi orang2 kafir dan Yahudi, membakari
mesjid2 Ahmadiah, Shiah dan lainnya, memperkosa amoy2, serta menjarahi toko2
cina maupun harta benda umat Ahmadiah???
Kalo hakekat beragama hanya sebatas untuk kegiatan sosial saling tolong
menolong, tengoklah apa yang dilakukan MUI??? Inilah satu2nya lembaga resmi
agama Islam yang tidak pernah menolong tetapi selalu menimbulkan bencana
kemanusiaan. Lihatlah apa akibat fatwa2 yang dikeluarkannya, membubarkan
Ahmadiah, melarang Natal, melarang ibadah Kristen diperumahan, dan seribu satu
bencana yang diproduksi oleh fatwa2 MUI itu tak ada satupun yang bisa menolong
sesama manusia.
Apakah begitu hakekat beragama??? Ini bukan masalah salah umat menafsirkannya,
karena MUI itu mengeluarkan fatwa2nya jelas berdasarkan kepada ayat2 Quran.
Jadi tidak perlu cari ayat atau membaca Quran-nya, cukup anda saksikan
fatwa2nya saja sudah sama biadabnya seperti apa yang ditulis oleh ayat2
Qurannya, sama biadabnya seperti apa yang dijadikan sunnah nabi itu sendiri.
Maukah kita sebagai muslimin mempertahankan kesemuanya ini???
> "fik" <taufikbe@...> wrote:
> Kalau anda membaca kitab2 ALLAH pasti
> anda mengerti itu apa makna Neraka
> dan syurga.. Neraka dan syurga itu
> sudah ada di dunia ini.
Sorry, aku sudah baca lebih banyak dari yang anda tahu. Tidak ada kitab2
Allah, semua kitab buatan manusia tidak ada buatan Allah.
Saya sangat mengerti makna Neraka dan Syurga dimana tiap umat yang sama
agamanya bisa berbeda pendapatnya, dan setiap umat yang berbeda agamanya bisa
berbeda juga pendapatnya.
Salah satunya anda menganggap Neraka dan Syurga itu sudah ada didunia ini, tapi
lain pendapat bilang Neraka dan Syurga itu hanya ada dan bisa anda kunjungi
setelah mati.
Jadi semua itu kita namakan debat kusir, dan saya sangat menghargai waktu dan
tidak bisa menghargai debat kusir. Tapi terima kasih atas response anda semoga
para pembaca bertambah wawasan dengan pandangan anda yang berbeda ini.
> Memang ALLAH tidak bisa kita lihat
> tapi karya2nya banyak sekali yaitu
> membuat alam semesta ini dan
> menciptakan sesisinya, termasuk
> diri anda..
Betul, Allah tidak bisa dilihat, tidak bisa diraba, tidak bisa diteropong, dan
yang paling penting adalah TIDAK BISA DIPERCAYA dan tidak perlu disembah.
Tidak percaya Allah bukan alasan untuk menghukum anda masuk keneraka, dan tidak
menyembah Allah juga bukan alasan untuk menyiksa anda di-neraka.
Satu agama percaya alam semesta ini bukan karya Allah tapi karya Trimurti,
agama lain menganggap alam semesta ini diciptakan dewa Zeus, dan masi beribu
pencipta yang ber-beda2 dari agama2 yang berbeda bisa anda temukan, dan
kesemuanya mempercayai pencipta yang berbeda untuk alam semesta yang sama.
Kesemuanya ini juga kita namakan debat kusir, karena sama2 tidak ada buktinya
karya Allah, Zeus, Trimurti dll. Oleh karena itu marilah kita jauhkan debat
kusir yang merugikan semua orang, hargailah waktu anda lebih dari penghargaan
kepada Allah yang cuma angan2 saja.
Yang pasti yang perlu anda ketahui, bahwa saya lebih berkuasa atas diri saya
daripada kekuasaan Allah yang tidak pernah ada bukti2nya. Beda ya, kekuasaan
saya bisa dibuktikan, kalo saya mau mati bisa saya terjun dari gedung tingkat
10-pun Allah tidak kuasa mencegahnya.
Ny. Muslim binti Muskitawati.
------------------------------------
Post message: [email protected]
Subscribe : [email protected]
Unsubscribe : [email protected]
List owner : [email protected]
Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
[email protected]
[email protected]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/