Disamping kemampuan nT (& para bencong) ngeritik bin ngoceh, nDeboost
masih mau angkat topi kalau nT (para bencong & lainnya) bisa bawa bbrp
orang miskin negara Neo Mojopahit kenegara nT pada sekarang ada utk
mengangkat derajad kesejahteraan sosial mereka (dg risiko mereka ini ada
yg murtad, atheist atau mbencong juga)

nT amat sangat ngoceh namun hampir ga mau memuji atau membuka bin
menyampaikan apa dan atau sesiapa biang penyebab kemiskinan,
keterbelakangan dan kebodohan di negara Neo Mojopahit. Keknya nT dkk
para bencong umumnya amat sangat menikmati hasil kerjaan para
pancilok-agungnya. Para bencong dkk di negara antah berantah juga ga
bersedia ngulas kebijaksanakan negara neo-Alexander menganex Tibet, Iraq
maupun Afghan. Pamali dan merasa pamili sama ndara tuan ya.

--- In [email protected], "sunny" <ambon@...> wrote:
>
> Refl: Beginilah keadaan pelayanan kesehatan kerajaan neo-Mojopahit
terhadap warganegaranya. Masihkah anda ragu-ragu untuk tidak
mempertahankan harga matinya?
>
>
http://metro-daerah.blogspot.com/2011/03/tak-mampu-bayar-persalinan-ibu-\
dan-bayi.html
>
> Selasa, Maret 08, 2011
> Tak Mampu Bayar Persalinan, Ibu dan Bayi Disekap
>
> MEDAN, M86 - Karena tidak mampu membayar biaya persalinan, ibu dan
bayinya yang baru berumur tujuh hari diduga disekap pihak Rumah Sakit
Bahagia, Jalan Bahagia By Pass, Medan, Selasa (08/03) siang.
>
> Ibu dan bayinya kini berada di dalam kamar ruang inap bayi, sebelum
dapat membayar adminitrasi sebesar Rp 3.500.000. Berdasarkan keterangan
yang diperoleh Javanewsonline dari rumah sakit, pihak rumah sakit tidak
memperbolehkan Eva Hailani dan bayinya untuk meninggalkan rumah sakit,
sebelum membayar administrasi.
>
> Padahal, pasangan Eva dan suaminya Rusli sudah berulang kali memohon
agar pembayaran uang persalinannya secara bertahap, namun tetap saja
pihak rumah sakit tidak mengabulkan permohonan mereka, hingga Eva dan
anaknya harus ditahan selama tujuh hari untuk tidak meninggalkan rumah
sakit.
>
> Bahkan yang lebih menyedihkan lagi, pihak rumah sakit memasang besi di
depan pintu ruang rawat inap tempat Eva dan anaknya dirawat dengan
maksud agar mereka tidak bisa melarikan diri.
>
> Pasangan Eva Hailani dan Rusli, warga Jalan Air Bersih Medan, masuk ke
rumah sakit tersebut atas rujukan oleh bidan tanggal 24 Februari lalu di
Rumah Sakit Bahagia Medan ini Eva terpaksa harus melakukan persalinan
melalui operasi cesar 27 Februari 2011 yang mengakibatkan besarnya biaya
persalinannya.
>
> Menurut Eva pada wartawan, biaya persalinan sangat besar, dimana
kehidupan mereka sendiri pas-pasan. Mereka sudah memohon pada pihak
rumah sakit dengan melakukan pembayaran cicil, itupun tidak direspon
dari pihak rumah sakit, sambil menggendong anaknya.
>
> Petugas Kepolisian Polsekta Medan Kota yang tiba di rumah sakit
tersebut, langsung melakukan penyelidikan, guna mengetahui duduk
permasalahan terhadap ibu dan bayi tersebut.
>
> Sementara itu, dari pihak rumah sakit sendiri enggan memberi
keterangan seputar dugaan adanya pnyekapan ibu dan bayinya di rumah
sakit ini. Salah seorang perawat yang tidak bersedia namanya disebutkan,
meminta masalah ini jangan dimuat, dimana pemilik rumah sakit saat ini
keberadaannya di Jakarta. (dya)
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke