@mBoong 'mangnya nT bisa milih saat dilahirkan, misalnya laki-laki, 
bermata sipit, lahir sbg W/N Amrik, anak kandung Taipan, ga cacad,
etc......
Nah @mBoong, kamu dan nDeboost ga punya pilihan, tinggal keikhlasan
masing-masing, kalau tahu dan atau mau tahu. Dan yg kek gini (ikhlas)
kelak akan diganti oleh Allah swt. Namun kalau dikasih tahu ga mau tahu,
nah nT sudah menentukan pilihan (sendiri). Resiko padamu.

Ingat Yes 45:7 yg tak postingkan kemarin?

--- In [email protected], "sunny" <ambon@...> wrote:
>
> Tawang,
>
> Katanya kamu insyinur kimia pernah kerja sana sini, tetapi  mendongeng
seperti anak kecil yang tidak tahu logika. hehehe
>
> Wass
>
>
>   ----- Original Message -----
>   From: Tawangalun
>   To: [email protected]
>   Sent: Friday, March 11, 2011 11:09 PM
>   Subject: [proletar] Re: Warga Jepang sedang dapat ujian dari Allah.
>
>
>
>   Aceh itu nurut saya jeweran,sebab tadinya GAM Islam mbedili
transmigran Jowo Islam.Lalu TNI Islam mbedili GAM Islam.La habis dijewer
dg tsunami sekarang mereka rukun.
>   La nek Jogja itu senengnya klenik,sukak nglarung sesaji
kelaut,terlalu banyak ritual yg ngarah kesirik.makane diwarning dg
Merapi.
>   Jadi kabeh musibah itu pasti ada 3 maksud tadi mBon.Hanya cirinya
satu Allah itu kalau ngasih warning selalu menggunakan alam,entah itu
Tornadu,Badai Salju,Badai petir,Badai pasir,gempa,banjir,kekeringan
,bahkan hama,HIV dll.
>
>   Shalom,
>   Tawangalun.
>   --- In [email protected], "sunny" ambon@ wrote:
>   >
>   > Tawang,
>   >
>   > Bagaimana dengan tsunami di Aceh beberapa tahun lalu apakah juga
ujian. Bagaimana dengan letusan gunung Merapi, apakah juga ujian Allah?
Bagaimana dengan Lumpur lapindo apakah warga Sidoarjo juga mendapat
hadiah ujian Allah? Allah yang bikin ujian dengan korban jiwa umatnya,
apakah itu baik?
>   >
>   > Wass
>   >
>   > ----- Original Message -----
>   > From: Tawangalun
>   > To: [email protected]
>   > Sent: Friday, March 11, 2011 10:25 PM
>   > Subject: [proletar] Warga Jepang sedang dapat ujian dari Allah.
>   >
>   >
>   >
>   >
>   > --- In [email protected], "sunny" <ambon@> wrote:
>   > >
>   > > Ref: Penduduk propinsi Lampung pada tahun 2008, laki-laki
3.798.871 dan perempuan 3.592.257 , statistik BPS
http://lampung.bps.go.id/?r=sbs/index&sub=tabel&sbs=090
>   > >
>   > >
>   > > http://www.lampungpost.com/buras.php?id=2011031101455514
>   > >
>   > > Jum'at, 11 Maret 2011
>   > >
>   > > BURAS
>   > >
>   > >
>   > >
>   > > 60% Warga Tani Lampung Miskin!
>   > >
>   > >
>   > > H. Bambang Eka Wijaya
>   > >
>   > >
>   > >
>   > > "GUBERNUR Lampung Sjachroedin Z.P. menyatakan 60% warga Provinsi
Lampung dengan mata pencarian di sektor pertanian, perikanan, dan
kehutanan (PPK) hidup dalam kondisi kekurangan (miskin), baik dari sisi
ekonomi maupun akses sumber daya!" ujar Umar. "Itu dinyatakan di rakor
perencanaan penyuluhan, agar dalam revitalisasi penyuluhan tercipta
sinergi kegiatan berbasis ekonomi produktif dan dimensi ketataruangan,
hingga peningkatan kesejahteraan terintegrasi dalam pembangunan
berkelanjutan!"
>   > >
>   > > "Kalaupun 60% warga tani dari tujuh juta penduduk Lampung
miskin, sebenarnya tidaklah terlalu buruk!" timpal Amir. "Dibanding
Libya, produksi minyak buminya 1,8 juta barel per hari, 2/3 dari 6,5
juta penduduknya hidup di bawah garis kemiskinan!"
>   > >
>   > > "Realitas hidup rakyat Lampung lebih baik dari rakyat Libya yang
kaya minyak bumi itu, jelas luar biasa!" tukas Umar. "Luar biasa buruk
dan amat serakahnya penguasa Libya, dengan kekayaan minyak bumi
berlimpah pun mayoritas rakyatnya hidup di bawah garis kemiskinan! Luar
biasa bagi Lampung, meski 60 persen warga taninya miskin, terbukti masih
lebih baik dari Libya! Meski begitu, 60 persen warga di sektor PPK yang
miskin itu harus diberi prioritas pengentasannya, karena jumlah warga
miskin lebih separuh dari warga di sektornya itu, juga luar biasa!"
>   > >
>   > > "Tepat, Gubernur mengangkat besarnya warga miskin itu di forum
perencanaan penyuluhan, karena kemajuan teknik budi daya usaha tani bisa
mempercepat peningkatan taraf hidup warga tani!" timpal Amir. "Tapi
untuk itu diperlukan biaya alih teknologi, sehingga pemerintah harus
membantu warga tani untuk mendapatkannya! Contohnya tanaman pisang
rakyat didominasi pisang berbuah kecil-kecil dan harganya murah,
sehingga sama-sama satu truk dibawa ke Jakarta, uang yang diterima bisa
dua kali lipat kalau isi truknya pisang kepok dan pisang raja! Untuk itu
perlu mengganti tanaman pisang rakyat secara massal lewat bibit produk
kultur jaringan, yang butuh dukungan teknologi dan dana pemerintah!"
>   > >
>   > > "Jenis bibitnya harus ditambah dengan pisang ambon, barangan,
dan cavendis, harganya bisa meningkatkan pendapatan petani!" tegas Umar.
"Masalahnya, apakah Pemprov dan pemkab bisa mendukung anggaran untuk
mengintrodusir teknologi budi daya bagi usaha peningkatan kesejahteraan
warga tani itu? Banyak temuan dan inovasi yang bisa diadopsi, cuma
kepeloporan pemerintah terutama dalam kesiapan dananya, masih perlu
diperjelas!" ***
>   > >
>   > >
>   > >
>   > > [Non-text portions of this message have been removed]
>   > >
>   >
>   >
>   >
>   >
>   >
>   > [Non-text portions of this message have been removed]
>   >
>
>
>
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke