Sudah kok. Dizaman presidennya Megawati Sukarno Putri sdh dilakukan yang 
demikian. BUMN yg menghasilkan duit pada dilego ke swasta, utamanya asing. 
nTah bagaimana dia menafsirkan salah satu fasal UUD 45.

--- In [email protected], "widura" <a.widura@...> wrote:
>
> Pmerintah itu harusnya hanya sebagai fasilitator dan regulator, jangan ikut2 
> nyari untung...serahkan ke swasta, atur yg bener, gunakan pajaknya yg 
> bener...BUMN model begini cuma buat ladang korupsi aja...
> -----Original Message-----
> From: "sunny" <ambon@...>
> Sender: [email protected]
> Date: Sun, 13 Mar 2011 00:16:01 
> To: <Undisclosed-Recipient>
> Reply-To: [email protected]
> Subject: [proletar] 20 BUMN Merugi
> 
> Refleksi : Mengapa rugi, sengaja dirugikan?
> 
> http://www.sinarharapan.co.id/berita/content_96/read/20-bumn-merugi/
> 
> Sabtu 12. of Maret 2011 15:44 
> 20 BUMN Merugi
> 
> 
>      
> Jakarta - Hingga saat ini belum ada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang 
> menjadi perusahaan berkelas dunia (world class company). Tercatat, dari 141 
> jumlah BUMN, 20 di antaranya me­rugi atau tidak sehat.
> 
> 
> Menurut Staf Ahli Bidang Sumber Daya Manusia dan Teknologi Kementerian BUMN, 
> Wahyu Hidayat, dari 141 Badan Usaha Milik Ne­gara (BUMN), belum ada yang 
> dapat menyamai perusahaan besar di kawasan Asia yang sudah menjadi pemain 
> global. Adapun yang berpotensi masuk mejadi pemain kelas dunia baru tujuh 
> BUMN."Oleh karena itu perlu dilakukan perubahan dalam banyak hal seperti 
> perubahan cara pikir, budaya kerja maupun penggabungan usaha menjadi 
> holding," tuturnya, dalam siaran pers yang diterima SH, Sabtu (12/3)
> 
> 
> Ia mencontohkan masih lemahnya kinerja BUMN terlihat pada total aset 141 
> Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pada 2009 yang mencapai Rp 2,234 triliun 
> dengan laba bersih Rp 88 triliun. Hasil itu ternyata masih kalah dengan laba 
> satu perusahaan Petronas Malaysia dengan aset hanya Rp 1.854 triliun mampu 
> me­raup laba Rp148 triliun.
> 
> 
> Wahyu mengungkapkan, total laba BUMN 2010 naik menjadi Rp 97,8 triliun dengan 
> aset Rp 2,436 triliun, tapi tetap belum bisa menandingi laba satu perusahaan 
> migas Asia, seperti Petronas, Indian Oil dan Sinopec. (pr/erp)
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
> 
> 
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke