Ah tu mesjid lagi untung aja kaga kehantem benda keras dan besar yg didorong air bah...satu dua kejadian yg beruntung mah selalu ada...ngga cuma mesjid...jadi ngga perlu dibesar besarkan... -----Original Message----- From: Richan S <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Mon, 14 Mar 2011 18:22:03 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [proletar] Re: Masjid Kobe Selamat dari gempa Jepang
luar biasa ya masjid kobe itu, arsiteknya memang jago bah On 14/03/2011 6:08 PM, Tawangalun wrote: > > MBon kamu bacanya belum nyampai bawah,itu gempa yg th 1995 di Kobe > dulu bukan yg sekarang. > > Shalom, > Tawangalun. > --- In [email protected] <mailto:proletar%40yahoogroups.com>, > "sunny" <ambon@...> wrote: > > > > > > Kobe itu letaknya dimana dan gempa bumi disebelah mana? Untung di > Jepang tidak ada surat perintah 3 menteri, harus minta tanda tangan > dari 90 keluarga. > > > > ----- Original Message ----- > > From: Tawangalun > > To: [email protected] <mailto:proletar%40yahoogroups.com> > > Sent: Monday, March 14, 2011 10:44 AM > > Subject: [proletar] Masjid Kobe Selamat dari gempa Jepang > > > > > > > > Masjid Kobe Selamat dari Gempa Jepang > > Masjid Kobe Selamat dari Tsunami Jepang - Kobe Mosque merupakan > masjid pertama di Jepang. Masjid ini dibangun tahun 1928 di Nakayamate > Dori, Chuo-ku. Kobe berarti gate of God atau gerbang Tuhan. > > Tahun 1945, Jepang terlibat perang Dunia Kedua. penyerangan Jepang > atas pelabuhan Pearl Harbour di Amerika telah membuat pemerintah > Amerika memutuskan untuk menjatuhkan bom atom pertama kali dalam > sebuah peperangan. > > > > Dan Jepang pun kalah. Dua kotanya, Nagasaki dan Hiroshima dibom Atom > oleh Amerika. Saat itu, kota Kobe juga tidak ketinggalan menerima > akibatnya. Boleh dibilang Kobe menjadi rata dengan tanah. > > > > Ketika bangunan di sekitarnya hampir rata dengan tanah, Masjid > Muslim Kobe tetap berdiri tegak. Masjid ini hanya mengalami keretakan > pada dinding luar dan semua kaca jendelanya pecah. Bagian luar masjid > menjadi agak hitam karena asap serangan bom. Tentara Jepang yang > berlindung di basement masjid selamat dari ancaman bom, begitu juga > dengan senjata-senjata yang disembunyikannya. Masjid ini kemudian > menjadi tempat pengungsian korban perang. > > > > Pemerintah Arab Saudi dan Kuwait menyumbang dana renovasi dalam > jumlah yang besar. Kaca-kaca jendela yang pecah diganti dengan > kaca-kaca jendela baru yang didatangkan langsung dari Jerman. Sebuah > lampu hias baru digantungkan di tengah ruang shalat utama. Sistem > pengatur suhu ruangan lalu dipasang di masjid ini.Sekolah yang hancur > akibat perang kembali direnovasi dan beberapa bangunan tambahan pun > mulai dibangun. Umat Islam kembali menikmati kegiatan-kegiatan > keagamaan mereka di Masjid Muslim Kobe. > > > > Krisis keuangan sering menghampiri kas komite masjid. Pajak bangunan > yang tinggi membuat komite masjid harus mengeluarkan cukup banyak > biaya dari kasnya. Beruntung, banyak donatur yang siap memberikan > uluran tangannya untuk menyelesaikan masalah keuangan pembangunan dan > renovasi masjid ini. Donasinya bahkan bisa membuat Masjid Muslim Kobe > menjadi semakin berkembang. > > > > Kekokohan Masjid Kobe diuji lagi dengan Gempa Bumi paling dahsyat > tahun 1995. Tepatnya pada pukul 05.46 Selasa, 17 Januari 1995. Gempa > ini sebenarnya bukan hanya menimpa Kobe saja, tapi juga kawasan > sekitarnya seperti South Hyogo, Hyogo-ken Nanbu dan lainnya. > > > > Shalom, > > Tawangalun. > > > > > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
