Simple aja, masalah ahmadiah di indo, ngeliat kelakuan yg ngaku islam asli itu
najiz banget dah..cuih..cuih....
-----Original Message-----
From: "muskitawati" <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Thu, 17 Mar 2011 06:35:19
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: [proletar] Mintalah Izin UN Untuk Melarang dan Membubarkan Ahmadiah !
Mintalah Izin UN Untuk Melarang dan Membubarkan Ahmadiah !
Semua negara2 didunia wajib menegakkan HAM tanpa terkecuali. Bahkan negara2
Syariah Islam sekalipun wajib menegakkan HAM dan melarang hukum Syariah yang
bertentangan dengan HAM.
Ini harga mati, karena setiap negara yang menjadi anggauta UN harus
menandatangani pernyataan bahwa hukum negaranya tidak akan bertentangan dengan
HAM dan berkewajiban menegakkan HAM.
Jadi seharusnya untuk melarang dan membubarkan agama Islam Ahmadiah lebih tepat
meminta izin UN dulu. Kalo ada izin dari UN, barulah pemerintah RI boleh
melarang dan membubarkan Islam Ahmadiah.
> wasito e <wasito2001@...> wrote:
> agar status ahmadiyah menjadi
> lebih jelas, sampeyan tek tanya
> saja, apakah menurut sampeyan
> Ahmadiyah itu ISLAM apa BUKAN
> ISLAM?
Kalo berdasarkan Quran dan Hadist-nya, mereka dinamakan Islam apabila
menjalankan rukun Islam. Jadi karena Islam Ahmadiah menjalankan rukun Islam
yang sama seperti Islam yang lainnya, maka Islam Ahmadiah adalah juga Islam.
Tapi kalo menurut MUI dan Menag, Ahmadiah bukan Islam karena ada tambahannya
dari Islam biasa, yaitu tambahan kitabnya, dan tambahan nabi2nya.
Jadi MUI dan Menag yang menganggap Ahmadiah "bukan Islam" jelas bukan definisi
yang didukung ayat2 Quran dan Hadistnya melainkan pendapat pribadi yang
mencatut nama Islam. Karena dalam Quran dan Hadist-nya tidak ada ayat yang
menyalahkan dengan penambahan2, karena semua aliran2 Islam sama2 ada penambahan
dan pengurangan. Misalnya saja, penambahan loud speaker dalam khotbah maupun
dalam azan, tidak akan menjadi persoalan agama Islam menjadi bukan Islam hanya
karena ditambahkan loud speaker, karena yang disembah itu bukan loudspeaker-nya.
Demikianlah dengan Ahmadiah, ada penambahan nabi tapi tidak disembah, ada
penambahan kitab tapi tidak disucikan karena yang disucikan tetap sama yaitu
al-Quran.
Aliran2 Islam saling menuduh, memfitnah dan membantai bukanlah keanehan karena
sejak dizaman kehidupan nabi Muhammad pun sudah berlangsung. Itulah sebabnya,
meskipun rakyat RI adalah 90% beragama Islam, namun rakyat Indonesia menolak
syariah Islam yang sejarahnya tidak pernah mendatangkan hidup damai dan tenang.
Ny. Muslim binti Muskitawati.
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------------------
Post message: [email protected]
Subscribe : [email protected]
Unsubscribe : [email protected]
List owner : [email protected]
Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
[email protected]
[email protected]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/