http://alexarussia.blog.friendster.com/2010/03/masturbasi-pikiran/

Masturbasi Pikiran…

Hari ini berbeda dari kemaren,

demikian juga esok pagi, berbeda dengan hari ini

bahkan dalam skala detik demi detik,

tapi perubahan detik ini, tidak lepas dari adanya akibat gerak interaksi materi 
detik lalu

Lalu mulailah permainan pikiran kita dimulai…

Alam semesta ini didesign apa tidak?

Alam semesta ini diciptakan apa tidak?

Untuk menjawabnya maka mesti ada premis…

Kesimpulan tergantung dari premis yang diajukan…

Kalau premisnya identik, maka kita pake hukum logika/identitas/persamaan

Kalau premisnya tidak identik, maka kita anggap salah, kesimpulan salah ini 
adalah dari hasil berpikir negasi dari hukum logika, tidak sama maka = berbeda.

Lalu tuan-tuan pembaca akan saya ajukan suatu hukum kenyataan…dan nanti silakan 
tuan pilih sendiri jawaban yang memuaskan masturbasi pikiran tuan…

hukum kenyataan itu adalah, alam ini bergerak, dalam skala waktu yang juga 
sangat kecil,tidak pernah dalam komposisi materi yang 100% sama…

a. lalu kalau detik demi detik kita mengalami hal yang berbeda dan tidak bisa 
diulangi, maka apakah kita akan mengatakan ini sebagai pola?

b. lalu kalau detik demi detik kita mengalami hal yang berbeda dan tidak bisa 
diulangi, maka apakah kita akan mengatakan ini sebagai kesamaan?

maka akan saya jawab iya

pertanyaan a, saya jawab, ya,….betul memang alam ini berpola, berpola 
bagaimana?berpola tidak pernah sama.

sedangkan pertanyaan b akan saya jawab, hari ini sama dengan kemaren, dan juga 
sama dengan besok, apanya yang sama??? Sama-sama berbedanya.

***

Waktu

Waktu, dalam definisi dikategorikan sebagai dimensi keempat.

Saatnya saya menjelaskan apa itu waktu dan materi.

Materi punya 2 kodrat utama,

yang kesatu yalah didalamnya terkandung energi.

yang kedua yalah selalu bergerak.

Dua hal ini kodrat.

Jadi mendefinisikan materi adalah sesuatu yang menempati ruang, dan juga waktu…

sama saja juga mendefinisikan materi adalah sesuatu yang menempati ruang dan 
juga bergerak.

Menghentikan gerak materi itu sangat tidak memungkinkan, sama halnya dengan 
menghentikan waktu itu sendiri,keduanya tidak memungkinkan.

Tapi Werner Heisenberg seorang pelopor Fisika Quantum penah menyatakan rumitnya 
gerak materi

Elektron itu kalau kita ukur waktunya dalam gerak rentang x, maka kita dapatkan 
waktunya y

Kalau kita ukur ulang dengan waktu y, maka kita dapatkan posisinya yalah x+1 
atau kemungkinan x-2

jadi elektron itu kalau kita ukur posisinya, kita akan kehilangan momen/waktu

sedangkan kalau kita ukur momennya kita akan kehilangan posisi

Apakah yang menyebabkannya?

yalah gerak elektron itu sendiri yang tidak pernah sama.

dan sekali lagi saya tegaskan, karena gerak elektron, maka 2 akibat timbul, 
yaitu perubahan/dialektika, dan juga munculnya tempo

Hal ini juga seperti halnya bumi mengitari pada porosnya/rotasi.

Kita anggap secara general bahwa bumi berputar di sumbunya adalah 24 jam.

Tapi kalau kita cermati lagi, apa yang mau ditentukan terlebih dahulu?

Kalau kita ukur lagi dalam tempo 24 jam persis, maka gerak rotasi bumi bisa 
berlebih dan berkurang dari posisi kemaren yang telah ditetapkan

Kalau kita tetapkan persamaan posisi gerak bumi mengitari porosnya, maka kita 
akan dapatkan momen/tempo yang bisa berlebih dan berkurang dari 24 jam.

***

Materialisme menjadi dogma?

Lalu kita sudah kenal apa itu materialisme.

Ahhhh….ini seperti agama juga…menjadi dogma, demikian para pembaca mulai bosan 
dengan materialisme…

tapi tuan….sadarlah tuan…..

saya ingatkan kembali kepada tuan….apa itu materialisme?

yalah ….cara kerja hukum alam…

yalah…..kenyataan alam bekerja…

yalah ….menyadari bahwa segala pikiran kita yang senyatanya adalah dibentuk 
oleh alam…

materialisme itu adalah filsafat/falsafah yang memandang cara gerak alam 
semesta ini secara natural, alamiah, dan diturutkan hukum-hukum alamnya itu 
sendiri, tidak seperti hukum langit, tapi benar-benar membumi sesuai karakter 
alam itu sendiri.

Disini kita tidak perlu filsafat kelas komedi putar yang selalu berputar-putar, 
filsafat-filsafat komedi putar berseluk beluk dengan rumitnya membuat 
konsep-konsep dan tambah membingungkan, untuk mengenali materialisme mudah 
saja, lepaskan segala konsep dan amatilah alam ini bekerja…simple…sangat simple…

jadi materialisme itu

seperti halnya hukum archimedes

seperti halnya hukum newton

seperti halnya hukum pascal

jadi apakah tuan akan menolak hukum-hukum alam????

jadi apakah tuan akan bisa melepaskan diri dari hukum-hukum alam???

kalau tuan bisa melepaskan diri dari hukum alam, maka tuan ada dua 
kemungkinan…yalah Tuhan atau utusan Tuhan yang pergi ke langit ke 7 :-)

***

Tentang Pikiran

Kita sudah kenal hukum gerak/dialektika.

Sekarang saya tanyakan kepada tuan-tuan sekalian?

Apakah pikiran tuan dalam skala waktuteramat kecil bisa tetap sama?

tidak, pikiran tuanpun ternyata punya hukum dialektika, ternyata pikiran 
tuanpun bergerak, ternyata pikiran tuanpun berubah-ubah.

Jadi ternyata hukum dialektika/gerak/perubahan itu adalah kodrat, dari materi 
yang paling kecil bergerak, dan karena semua hal yang ada di alam semesta, 
termasuk tubuh biologis tuan merupakan materi, maka semuanya akan mengalami 
gerak, dan akibat adanya gerak maka menimbulkan perubahan.

***

Kebahagiaan

Setiap orang mencari kebahagiaan, ada yang mencarinya dengan cara, a, b,c,d,e

bermacam-macam cara dicari buat mencari kebahagiaan itu sendiri.

Namun setiap orang pasti bisa merasa, senang dan sedih, bergantian, 
berubah-ubah…

lalu setelah kita mengetahui bahwa pikiran kitapun berdialektika, atau 
berubah-ubah…maka kebahagiaan itu mudah saja…

yalah….menyadari bahwa pikiran kita sendiri berubah…dan mengalir mengikuti 
perubahan pikiran kita itu sendiri…

***

Keabadian Hukum Alam

Kita sangat kagum, dan mulai mengetahui apa itu hukum archimedes ketika 
sekolah….

kita kenal hukum newton…

kita kenal hukum pascal…

kita kenal hukum archimedes…

semua kita kenal dari pelajaran, dari pola pembelajaran di sekolah yang 
disampaikan kepada kita…

lalu kita perhatikan lagi dengan cara seksama dan dalam tempo 
sesingkat-singkatnya (seperti proklamasi)

apa itu sesungguhnya hukum newton…

apa itu sesungguhnya hukum pascal…

apa itu sesungguhnya hukum archimedes…

apa itu sesungguhnya prinsip ketidakpastian heisenberg…

sesungguhnya itu semua tak lain adalah merupakan pengamatan mereka terhadap 
cara gerak materi alam…

mereka sesungguhnya tidak menemukan sesuatu hal yang baru, tapi mereka 
sesungguhnya memperamati kinerja materi alam saja

jadi, orang-orang itu tak lain adalah pengamat-pengamat cara kerja alam saja….

jadi, artinya kalau pikiran kita dibentuk dan diperkenalkan hukum archimedes di 
sekolah, lalu kita lacak lagi, darimana hukum archimedes itu berasal???

asal-usul berpikir hukum archimedes itu tak lain dari cara gerak alam….

jadi, disini kita mengenal alam memang bisa dengan dua cara

a. Melalui mata pelajaran ilmu alam yang kita baca, yang sesungguhnya itu juga 
hasil pengamatan kepada alam bumi dari para pengamat-pengamat alam.

Disini kita bisa verifikasi, misal benarkah hukum archimedes? kita uji coba 
sendiri di alam ini, dan ternyata benar…

b. Kita amati sendiri.

usilnya adalah ketika kita mulai menanyakan…..apakah hukum archimedes ini abadi?

menurut saya tidak, karena alam ini sendiri ada kemungkinan berubah 
hukum-hukumnya sesuai komposisi materinya yang berubah….

yang menentukan hukum alam itu tak lain komposisi materinya sendiri…

lihat di bulan ternyata gravitasinya 1/6 gravitasi bumi

lihat ternyata di bulan komposisi materinya tidak sama dengan bumi

lalu apakah di pluto komposisinya juga sama dengan komposisi bumi…???

kalau komposisinya berbeda tentu hukumnya berbeda pula

tampak jelas hukum gravitasi bulan sudah dibuktikan cuman 1/6-nya gravitasi 
bumi…

gravitasi itu juga sesuai dengan massa, artinya kalau massa bumi ini mengecil, 
lama-lama gravitasinya juga mengecil, dan akibatnya….komposisi tata-surya juga 
akan berubah-ubah lagi….

jadi disini kita tidak mengenal hukum abadi, kecuali perubahan komposisi materi 
itu sendiri.

kalau komposisi suatu planet/bintang itu tidak abadi, atau berubah-ubah

artinya

hukum alam di planet/bintang itu juga tidak abadi,

artinya juga,

cara berpikir mahluk "hidupnya" juga tidak abadi, alias berubah-ubah sesuai 
perubahan komposisi planet/bintang yang kita tinggali itu sendiri….

saya rangkumkan,

disinilah saya orgasmekan masturbasi pemikiran materialisme…

materialisme secara umum hanya sampai bahwa pikiran manusia yang dialektik itu 
adalah akibat gerak materi alam/hukum alam itu sendiri…

dan saya tuntaskan…

ini yang penting untuk dicatat

"hukum alam itu akibat/tergantung komposisi materi alam penyusunnya….jadi 
hukum/undang/law alam itu tergantung dari komposisi materi penyusun…"

Pikiran kita di bumi ini menjadi dialektik akibatmateri alam penyusun bumi ini 
sendiri yang dialektik.

***

Mahluk ET…

Kita difilm dikenalkan mahluk ET, mahluk luar angkasa….konyol…sungguh-sungguh 
konyol…

mahluk itu digambarkan seperti mahluk bumi, tapi mereka tidak pake baju khusus…

sekarang mari kita perhatikan,

seorang astronot ke bulan, komposisi materi bumi dan bulan berbeda, sehingga 
mengakibatkan astronot itu pake baju khusus untuk bisa tinggal di bulan,

tentu kalau ada mahluk bulan datang ke bumi, juga pake baju khusus bumi bagi 
para mahluk bulan itu….

kecuali jika mereka adalah mahluk planet yang komposisi materinya sama persis 
dengan planet bumi, sehingga mereka datang ke bumi tidak perlu bantuan alat 
hidup lagi seperti seorang astronot harus pake tabung oksigen ketika berada di 
bulan.

Yang paling simple adalah melihat cara hidup para kosmonot di International 
Space Station, atau di ISS yang juga merupakan satelit bumi, disana 
gravitasinya lain dengan gravitasi bumi, sehingga otot kaki para kosmonot itu 
mengecil karena jarang digunakan berdiri, dan lihatlah, ISS itu didesign dengan 
teknologi daur ulang materi bumi, namun saat ini teknologi daur ulangnya masih 
belum sempurna sehingga masih butuh supply keperluan materi hidup dari bumi, 
setiap periode tertentu ISS dikunjungi oleh pesawat antariksa baik yang 
berlabuh dari kosmodrome baykonur dan juga dari cape canaveral kennedy. Jadi di 
ISS itu disituasikan/dikondisikan hukum-hukum materi bumi, agar manusia bisa 
tetap hidup di ISS.

Usil: Imajinasi

Misal ada mahluk hidup di bulan, gravitasinya 1/6 dari gravitasi bumi, artinya 
jalan di bulan itu ringan dan mudah, selama bertahun-tahun tinggal di bulan 
tentu membuat mahluk itu otot kakinya kecil, lalu mahluk itu mencoba datang ke 
bumi, tentu dia akan kesulitan berjalan di bumi, atau seperti halnya kosmonot 
yang baru datang dari ISS, kakinya lumpuh.

Atau misal, mahluk bumi datang ke Yupiter, saya nggak bisa bayangkan, dengan 
gravitasi sekuat planet yupiter tentu mahluk-mahluk bumi akan terjerembab 
menempel di planet Yupiter, dan kesulitan melangkahkan kakinya, karena berat 
badannya akan menjadi berlipat-lipat kali dari berat badannya di bumi (akibat 
kuatnya gravitasi planet yupiter yang berlipat-lipat dari gravitasi planet 
bumi).

Atau mungkin mau datang ke gravitasi planet yang konon paling besar….apa itu?

tak lain adalah blackhole, sialan juga itu para pelawak (pengamat benda 
angkasa) luar angkasa mengistilahkan black hole…seperti lubang hitam, ternyata 
saya coba baca beberapa kali, lobang hitam itu digambarkannya seperti planet 
atau benda angkasa yang punya gravitasi luar biasa sehingga cahaya-pun tidak 
bisa lewat dan juga menarik dengan kuat benda-benda angkasa yang berada di 
dekatnya, dan benda angkasa yang semula tampak dan bisa diamati di bumi karena 
benda angkasa itu memantulkan cahaya, ketika mendekati black hole…..benda 
angkasa itu seperti hilang tiba-tiba…..kenapa?karena benda angkasa itu tidak 
mampu memantulkan cahaya lagi ke para mata astronomer sebagai pengamat.

Jadi kira-kira blackhole yang bisa saya gambarkan (sesuai referensi) adalah

1. Gravitasinya sangat besar sehingga cahaya tidak bisa lewat

2. Karena cahaya tidak bisa lewat di planet/benda angkasa yang disebut 
blackhole, maka tidak bisa diamati / berwarna gelap/black. Pengamatan tentunya 
dari bumi.

3. Karena menarik dengan kuat benda-benda angkasa yang didekatnya, maka 
benda-benda angkasa yang masih jauh dari "black hole" masih mampu menampilkan 
cahaya sehingga terlihat oleh para astronomer, dan ketika bergerak mendekati 
(akibat kuatnya gravitasi) blackhole, benda yang tersedot gravitasi blackhole 
itu tidak mampu memantulkan cahaya lagi, sehingga kesannya hilang 
ditelan/disedot oleh suatu "lobang hitam.

Dari kasus blackhole ini saja kita sudah paham, bahwa hukum alam tiap benda 
angkasa berbeda, di planet blackhole ini, cahaya saja tidak mampu lewat.

Usil: Imajinasi 2

Seandainya teori blackhole itu benar, dia menarik benda-benda angkasa di 
sekelilingnya, dia menambah massa terus menerus, dia menambah gravitasinya 
terus menerus, dan mengubah komposisi tata-surya, lalu pada akhirnya hanya akan 
ada dua blackhole di suatu tempat/area tatasurya, dan dua blackhole ini pada 
akhirnya akanbertabrakan keras sehingga membuat hancur keduanya, dan terbentuk 
lagi komposisi tata surya hasil pecahan-pecahan blackhole yang bertabrakan. Dan 
blackhole sendirisudah bukan blackhole lagi kalau sudah pecah dan massanya 
terburai, sehingga gravitasinya tidak kuat lagi untuk bisa meredam cahaya.

Catatan akhir:

Imajinasi-imajinasi saya terperangkap pikiran (logik) saya sendiri, yang saya 
kontruksi dari membaca hukum-hukum fisika, dan para fisikawan itu mengamati 
cara gerak hukum fisika, terutama hukum fisika planet bumi, kalau kelak 
komposisi materi bumi berubah, maka memungkinkan hukum fisikanya juga berubah, 
dan logik imajinasi saya berantakan, selain itu hukum fisika bisa update, 
sehingga membentuk pola pikir yang up to date juga, misalnya hukum mekanika 
klasik newton saat ini diupdate hukum relativitas umum, dan juga orang seperti 
Hawking pernah merevisi hipothesanya sendiri.



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke