salah satu contoh pic Aurora borealis

http://por-img.cimcontent.net/api/assets/bin-200905/31103f8375e6ac4598568b231026826a.jpg

--- On Fri, 3/18/11, wawan <[email protected]> wrote:

 







 



  


    
      
      
      KOMPAS.com - Aurora borealis adalah salah satu fenomena alam terindah di 
Bumi. Merekam keindahannya dengan kamera, apalagi dalam kondisi terang bulan 
purnama, bukanlah hal mudah sebab cahaya aurora borealis akan "kalah" oleh 
cahaya bulan.



Tapi, fotografer asal Jerman Kerstin Langenberger berhasil melakukannya. Dalam 
fotonya, aurora borealis terlihat terang dalam cahaya Bulan, seolah fenomena 
tersebut muncul di siang bolong.



Langenberger berhasil memotret setelah menantia selama 300 jam menunggu 
fenomena itu muncul. Ia mengungkapkan, "Aurora harus sangat terang untuk bisa 
tampak saat ada Bulan. Ini jarang terjadi sehingga gambar seperti ini sangat 
jarang."



Foto Langenberger berhasil menguak keindahan Thingvellir National Park, tempat 
pengambilan foto yang menjadi salah satu situs warisan dunia UNESCO. Dalam foto 
itu, aurora tampak sebagai ledakan cahaya hijau dan ungu.



Aurora dijumpai di Kutub Utara dan kutub selatan Bumi. Aurora yang dijumpai di 
kutub utara disebut Aurora Borealis atau Northern Light sementara yang dijumpai 
di Kutub selatan disebut Aurora Australis.



Fenomena ini muncul akibat partikel bermuatan dari Matahari yang dihantarkan ke 
Bumi. Partikel tersebut tertarik oleh medan magnet Bumi, melepaskan energi 
hingga menghasilkan cahaya di lapisan ionosfer.



Kemunculannya tiba-tiba. Langenberger harus tiba di lokasi siang hari sehingga 
bisa mempersiapkan semua alat-alat untuk memotret. Malam harinya, ia harus 
sabar menanti si aurora datang.



"Kesulitannya adalah mengetahui dimana aurora muncul dan seperti apa nanti. 
Untuk waktu lama, tak ada yang terjadi dan hanya bisa menunggu. Namun, 
tiba-tiba langit malam hari mengalami ledakan aurora," kata Langenberger.



Langenberger mengungkapkan, "Ledakan aurora biasanya bertahan hingga beberapa 
menit, lalu ia akan menghilang. Aurora mungkin muncul lagi, tetapi bisa juga 
tidak. Tak ada yang tahu nantinya."



Aurora bukan hanya bisa muncul di Bumi. Hubble Space Telescope pernah menangkap 
fenomena aurora di Jupiter dan Saturnus, bahkan di satelit Jupiter yaitu Io, 
Europa dan Ganymede. Uranus dan Neptunus dilaporkan juga memiliki aurora. 





    
     

    
    


 



  






      

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke