http://alexarussia.blog.friendster.com/2011/03/tentang-visi-super-power-energi-negeri-russia/
tentang Visi Super Power Energi negeri Russia (saya re-post karena terinspirasi oleh artikel sohib om carlos di sil. valley amrik sono ;-) ) Artikel ini saya tulis 19 Desember 2009 - Oke saya mulai bahas tentang Russia.. Russia akan jauh lebih kuat daripada amerika.. 1. alasan pertama, mereka telah dominasi kekuatan energi di dunia, 25% kebutuhan energi Eropa di supply oleh Russia, Russia saat ini menjadi produsen dan exporter gas dan minyak terbesar di dunia. Arab Saudi telah kalah dalam jumlah produksi minyak dunia. http://www.cnbc.com/id/33178892 dan baru kemaren saya baca Kazakhtan telah memproduksi uranium terbesar di dunia. Yang disebut/definisi energi adalah a. oil b. gas c. uranium dan ini semua diproduksi oleh "Custom union of former Soviet", atau 3 negara Russia, Belarus dan Kazakhtan. 2. Seandainya Russia itu tidak kaya energi, mereka punya hi-technologi. Kita ketahui peluncuran satelit dan module pesawat paling sibuk adalah di Baykonur Kazakhtan. Industry militer Russia juga sangat maju, mereka sudah kembangkan pesawat tempur generasi ke 5 anti radar. Belum lagi industry baja terbesar Evraz ada di Russia atau dikenal dengan metallurg. SIngkatnya Russia mengembangkan industry berat dan lemah dalam hal industry ringan. Sedang China adalah negara kuat dalam industry menengah dan ringan. Jadi struktur bisnisnya agak lain, China memberdayakan entrepreneur kecil menengah untuk memajukan negaranya, Russia tetap berbasis komunis gaya baru, menguasai Industry berat dan warga negara bekerja di perusahaan industry berat milik negara. Tapi keduanya telah sadar akan kelemahan masing-masing, china mencoba masuk ke industry berat, Russia juga telah mengembangkan industry menengah>ringan dan mulai mengembangkan budaya entrepreneur di negaranya. Membahas tentang teknologi saya kemaren baru baca bagaimana lihainya Russia memainkan peran kartel energi dunia. Ceritanya begini Uzbekistan dan Turkmenistan ini kaya gas, tapi masih jauh lebih kecil daripada Russia sendiri. Mereka cuman urutan nomor 15 dan 14. Tapi apa yang terjadi Uzbekistan dan Turkmenistan itu 11-12 (baca mirip) dengan Indonesia, bodohnya setengah mati . mereka nggak bisa olah itu gas alam lalu datang Gazprom dari Russia, Gazprom membuat pipa tunggal kira2 sampai 28 ribu kilometer membentang dari timur vladivostok ke eropa barat. Mereka kuasai pipeline oil dan gas dan mereka monopoly jalur distribusi. a. Ingat dulu bahwa Russia punya kekayaan gas terbesar b. tapi Russia tidak mau menjual gas alamnya sendiri sehingga mereka monopoly pembelian gas di uzbekistan dan turkmenistan dengan harga beli usd 68 per 1000 meter dan dijual ke eropa usd 380. untungnya berapa? 5x lipat mengapa bisa begitu?? karena Gazprom satu-satunya yang punya pipeline distribusi minyak dan gas dari Asia tengah ke eropa. Strategi ini telah dirancang oleh Putin sejak 2003 dengan istilah Russia's Energy Strategi jadi saya benar-benar geleng-geleng kepala melihat Russia's Energy Strategi yang dirancang oleh Vladimir Putin, mereka punya kekayaan alam gas terbesar tapi yang dijual ke eropa adalah gasnya uzbekistan dan turkmenistan terlebih dahulu dan harganya mereka naikan 5x lipatnya karena mereka monopoly jalur distribusi pipeline. Ini semua artinya apa? Russia ini negara berteknologi tinggi, jauh lebih susah bikin pipeline oil dan gas daripada punya oil dan gasnya sendiri. Oil dan Gas boleh saya sebut barang komoditi. Yang namanya barang komoditi harganya pasti selalu murah karena istilahnya barang mentah Tapi barang mentah perlu disentuh atau diolah dengan teknologi, dan baru bisa dilempar ke market. Setelah kena olahan teknologi inilah, barang mentah atau barang komoditi punya harga tawar misal kasus gas itu tadi, harga mentah pembelian ke Uzbekistan dan Turkmenistan cuman usd 68, tapi diolah oleh Russia dan dideliver sampai eropa menjadi usd 380 atau 5x lipatnya. Turkmenistan dan Uzbekistan sama halnya dengan Indonesia, bisanya cuman jual mentah, jadi tetep saja mereka akan miskin karena tidak punya kemampuan olah teknologi. kembali lagi ke Indonesia. Yang Pertama, Indonesia itu yang terbukti adalah kaya mitosnya. Yang Kedua oil and gas reserves proven indonesia itu tidak terlalu besar. Yang Ketiga .jumlah penduduk Indonesia itu sangat besar, atau 230 juta, sedang Russia yang superpower energi jumlah penduduknya cuman 130 juta. Artinya jumlah oil dan gas reserved Indonesia itu kalo dibagi jumlah penduduknya ya habis. Yang Keempat Indonesia tidak punya teknologi buat olah bahan mentah menjadi bahan siap jual, sehingga nggak heran yang menambang adalah Shell, atau CNOOC. Yang Kelima .Indonesia tidak punya visi mau dibawa kemana, sedang Russia sudah merancang Energy Strategi up to 2030 dan mereka nggak perlu lama-lama menjadi negara SUPERPOWER energi, di akhir tahun 2009 ini mereka sudah mencapai target dalam produksi gas, minyak dan uranium terbesar di dunia. Yang keenam .masalah mental Russia punya mental pemenang perang paling brutal sepanjang sejarah yang dikenal dengan perang Nazi vs bulldog bolsehwik,tengkorak Hitler disimpan di Moscow sebagai bukti kemenangan perang paling brutal sepanjang sejarah sedangkan Indonesia mentalnya merdeka atas pemberian bangsa lain. jadi solusi Indonesia 1. mengikis mitos 2. masuk ke fase masyarakat realistis dan berteknologi 3. Visi jangka panjang akan dibawa kemana arah bangsa ini 4. Membangun mental Catatan: Kecerdasan Visi Russia sebagai negeri SuperPower Energi bisa dilihat juga dari strategi mereka, bahwa mereka masih banyak membangun instalasi pembangkit listrik berbasis tenaga nuklir untuk memenuhi kebutuhan listrik domestik mereka, dan juga menyiapkan era tahun 2014 dimana energi akan banyak disupply dng natural gas yg ramah lingkungan, dan Russia saat ini tercatat sbg negeri dng cadangan natural gas terbesar di dunia. ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
