Padahal sebelumnya kadafy udah teriak bahwa dia diserang teroris al
qaeda...rupanya amerika tidak terpengaruh dengan teriakan tersebut, walaupun al
qaeda adalah musuh amerika...yah, karena kadafy membunuhi rakyatnya maka
sekarang dia akan bernasib sama dengan sadam husein...tidak lama lagi akan ada
serangan darat, dan saat kadafy tertangkap, maka selesailah riwayat
kadafy...kalau SBY, saat ini kecil kemungkinannya dihajar amerika, sebab dia
masih mau menghajar teroris islam di negara mayoritas islam terbesar di
dunia....
-----Original Message-----
From: "muskitawati" <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Mon, 21 Mar 2011 01:15:37
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: [proletar] Atas Perintah UN, Libya Diserang Seperti Halnya Irak !!!
Atas Perintah UN, Libya Diserang Seperti Halnya Irak !!!
Dulu waktu sekutu Amerika menyerang Irak, UN juga sebetulnya mengizinkan tetapi
meminta waktunya diundurkan. Jadi tidak ada seberang pendapat mengenai
penyerangan Irak seperti yang banyak dikomentari muslimin di Indonesia.
Masalah UN meminta pengunduran waktu karena ingin memberi kesempatan kepada
Sadam Hussein untuk menyelesaikan pengunduran dirinya. Usul pengunduran waktu
serangan ke Irak ini dimotori oleh Perancis, begitulah akibat silang pendapat
dengan Perancis, akhirnya pihak Perancis menolak untuk ikut menyumbangkan
pasukan bersama Amerika.
Sekarang berbeda dengan kasus Libya, urusan menyerang yang paling gairah adalah
Perancis, karena Libya bekas jajahan Perancis. Demikianlah Amerika ikut dalam
aliansi penyerangan ke Libya ini dibawah Nato. Dan yang terpenting yang harus
dicatat disini adalah seluruh dewan keamanan UN sama2 setuju atas penyerangan
ini. Penyerangan besar2an dilakukan sekutu dibawah pimpinan Perancis.
Serangan sudah dimulai, dan Khadafi betul2 ketakutan karena tidak tahu kemana
mau lari. Dia sudah terkepung, seluruh pasukan udaranya dihancurkan hanya
dalam sekejab mata, dan tank2nya semua sudah dilupuhkan. Pasukan Nato sudah
mengepung Tripoli, dan meminta agar Khadafi mengundurkan diri untuk mencegah
lebih banyak pertumpahan darah. Tetapi Khadafi tampaknya menolak karena dia
ingin meminta kompensasi yang lebih luas akan keselamatan dirinya.
Khadafi akan mengerahkan seluruh rakyatnya untuk dijadikan perisai, dan Khadafi
juga mengancam akan menghancurkan seluruh tambang2 minyak yang ada di Libya.
Namun kesemuanya itu tampaknya cuma gertakan kosong, karena semua tambang2
minyak Libya kabarnya sudah direbut oleh para pemberontak dibawah dukungan Nato.
Serangan aliansi negara2 seluruh dunia ini perlu dijadikan contoh oleh negara2
Syariah Islam, bahwa meskipun yang dibantai hanya rakyatnya sendiri tetap itu
adalah pelanggaran HAM dimana semua bangsa2 didunia berhak turut campur untuk
mencegahnya, pembantaian bangsa sendiri bukan lagi urusan internal negaranya
tapi urusan bangsa2 seluruh dunia.
Demikianlah, apa yang dilakukan Khadafi persis sama seperti apa yang dilakukan
pemerintah RI yang membantai umat Akhmadiah bangsanya sendiri dan urusan ini
secara serius ditanggapi oleh senat Amerika. Sudahkan SBY siap untuk melawan
gempuran negara2 seluruh dunia seperti yang dihadapi Khadafi sekarang ini???
Mau sombong boleh, tapi jangan hilang akal.
Ny. Muslim binti Muskitawati.
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------------------
Post message: [email protected]
Subscribe : [email protected]
Unsubscribe : [email protected]
List owner : [email protected]
Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
[email protected]
[email protected]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/