Btw, ada ga ya produk mobil dari negeri arab? setidak-nya teknologi arab?

gp

2011/3/21 Tawangalun <[email protected]>

>
>
> Setidaknya manual Toyota pasti ada tulisan gede TOYOTA.Kalau blank yo saya
> kembalikan saya gak percoyo .Memang Quran itu blank gak disebutkan nama
> pengarangnya,kalau ditulis Muhammad pasti saya kembalikan padahal Markus itu
> dibanding Yesus bukan apa2ne.
>
>
> Shalom,
> Tawangalun.
> --- In [email protected], "widura" <a.widura@...> wrote:
> >
> > Coba ente beli buku manual toyota tersebut yg ngga ada pengarangnya atau
> nama penulis/penyusun-nya, kira kira nih...ente percaya ngga sama isinya
> ?...
> > -----Original Message-----
> > From: "Tawangalun" <tawangalun@...>
> > Sender: [email protected]
> > Date: Mon, 21 Mar 2011 07:35:03
> > To: <[email protected]>
> > Reply-To: [email protected]
> > Subject: [proletar] Re: Jesus Seminar.
> >
> > Kalau Injil kan memang tertulis nama pengarangnya yg notabene adalah
> uwong,ada Markus,matius,Lukas.Furqan pengarangnya blank soale memang
> Allah.Biarlah Allah sendiri yg mengedit.Manual dari Toyota biarlah Toyota yg
> mengedit,jangan Suzuki,kira2 begitulah.
> >
> > Shalom,
> > Tawangalun.
> >
> >
> > --- In [email protected], "widura" <a.widura@> wrote:
> > >
> > > Ah, kirain ente juga mau mengkritisi furqan...seperti orang kristen
> mengkritisi bible...taunya ngga ....
> > > -----Original Message-----
> > > From: "Tawangalun" <tawangalun@>
> > > Sender: [email protected]
> > > Date: Mon, 21 Mar 2011 06:06:22
> > > To: <[email protected]>
> > > Reply-To: [email protected]
> > > Subject: [proletar] Re: Jesus Seminar.
> > >
> > > Nah baru tahu lu,sedangkan FURQAN sudah berani ngungkap soal Alkitab yg
> yang tdk asli lagi pada 14 abad yang lalu.Ning sekarang merekalah justru yg
> bilang sendiri.Jadi masalh ini clear sekarang.
> > >
> > >
> > > "Maka kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang menulis Al-Kitab
> dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya: "Ini dari Allah", (dengan
> maksud) untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu. Maka
> kecelakaan besarlah bagi mereka, akibat dari apa yang ditulis oleh tangan
> mereka sendiri, dan kecelakaan besarlah bagi mereka, akibat dari apa yang
> mereka kerjakan." (QS. Al-Baqarah : 79)
> > >
> > > Gimana Nabi yg buta huruf bisa tahu adanya Alkitab yg dipalsu,dan
> sekarang ternyata benar.Itu hanya bisa kalau wahyu.Dan Luling perlu tahu
> itu.
> > >
> > > Shalom,
> > > Tawangalun.
> > >
> > > --- In [email protected], "widura" <a.widura@> wrote:
> > > >
> > > > Mantapp....kresten berani mengkritisi kitabnya...apakah mereka
> dituduh menghujat oleh kaum mereka ?...
> > > > -----Original Message-----
> > > > From: "Tawangalun" <tawangalun@>
> > > > Sender: [email protected]
> > > > Date: Sun, 20 Mar 2011 23:01:34
> > > > To: <[email protected]>
> > > > Reply-To: [email protected]
> > > > Subject: [proletar] Jesus Seminar.
> > > >
> > > > JESUS SEMINAR
> > > > Ha ha ha FURQAN memang benar Fiq ternyata pakar Bijbel sendiri do
> menyangsikan originalitas Kitabnya,nek Moslem kabeh sepakat bilang FURQAN
> masih original alias wantex.
> > > >
> > > > Shalom,
> > > > Tawangalun.
> > > >
> > > > `Jesus Seminar' diselenggarakan atas sponsor Westar Institute di
> Amerika Serikat dengan maksud memperbaharui penyelidikan Yesus Sejarah
> tepatnya `ucapan-ucapan Yesus yang otentik.' Laporan lengkap penyelidikan
> ini dibukukan dalam buku berjudul `The Search for the Authentic Words of
> Jesus, The Five Gospels, What Did Jesus Really Say?' (1993). Pada bagian
> awal halaman v buku itu kita dapat melihat kemana arah nafas seminar
> tersebut:
> > > >
> > > > "Laporan ini dipersembahkan kepada Galileo Galilei yang mengubah
> pandangan kita mengenai surga selamanya. Thomas Jefferson yang menggunakan
> gunting dan memotong-motong Kitab Injil. David Friedrich Strauss yang
> mempelopori penyelidikan mengenai Yesus Sejarah."
> > > >
> > > > Seminar ini diketuai Robert W Funk, ahli Perjanjian Baru profesor
> pada Montana University, dan John Dominic Crossan, rahib Roma Katolik
> Irlandia yang terpaksa melepaskan kerahibannya karena pandangannya yang
> kontroversial atas Alkitab dan profesor pada De Paul University, Chicago di
> Amerika Serikat. Disebutkan dalam prakata buku itu bahwa buku itu disusun
> setelah 6 tahun kerja oleh ahli-ahli yang disebut dididik di
> universitas-universitas terkemuka di Eropah dan Amerika Serikat. Pertemuan
> pertama pada tahun 1985 diikuti 30 peserta dan dikatakan bahwa 200 orang
> lainnya kemudian ikut bergabung. Pertemuan diadakan dua kali setahun untuk
> mendiskusikan satu-persatu ucapan-ucapan Yesus yang ada dalam Alkitab.
> > > >
> > > > Buku itu selain berisi hasil seminar juga memuat terjemahan kitab
> Injil yang disebut sebagai `The Five Gospels' dengan memasukkan `Injil
> Thomas' sebagai Injil ke lima. Dan karena para pengikut seminar mempercayai
> teori Injil Markus sebagai kitab Injil tertua, maka Injil Markus diletakkan
> di depan kemudian disusul Injil-Injil Matius, Lukas dan Yohanes dan baru
> Injil Thomas. Terjemahan ini disebut sebagai `The Scholar Version' (SV) yang
> memberikan kesan akademik, dan yang dianggap merupakan versi untuk bisa
> dengan mudah dimengerti oleh pembaca Amerika modern dengan versi yang
> dikatakan sebagai paling dekat dengan apa yang bisa didengar oleh jemaat
> abad pertama. Aktivitas seminar adalah:
> > > >
> > > > Pertama, mengumpulkan `ucapan-ucapan yang dianggap dari Yesus' dari
> kurun waktu 300 tahun baik dari Alkitab maupun dari sumber-sumber kuno yang
> mungkin dikumpulkan. Ucapan-ucapan yang berjumlah sekitar 1500 itu kemudian
> dibagi dalam 4 kategori, yaitu perumpamaan, aforisme, percakapan, dan cerita
> yang mengandung ucapan Yesus. Ucapan-ucapan lebih pendek dianggap lebih asli
> karena orang lebih mudah mengingatnya daripada kalimat-kalimat panjang yang
> mungkin disusun kemudian dan sudah berkembang dan dibumbui.
> > > >
> > > > Kedua, kemudian dilakukan pemungutan suara (voting) oleh yang hadir
> untuk menentukan keaslian ucapan itu. Dalam penentuan keaslian itu tersedia
> empat pilihan, yaitu yang dianggap ucapan Yesus yang:
> > > >
> > > > (1) Asli diberi warna merah, yaitu yang dianggap ucapan Yesus
> sendiri;
> > > >
> > > > (2) Mungkin Asli diberi warna merah muda, yaitu untuk menunjukkan
> ucapan Yesus yang masih diragukan atau telah mengalami perubahan-perubahan
> selama proses salinan;
> > > >
> > > > (3) Mungkin Tidak Asli diberi warna abu-abu, yaitu ucapan yang tidak
> diucapkan oleh Yesus tetapi mengandung gagasan Yesus; dan
> > > >
> > > > (4) Tidak Asli diberi warna hitam, yaitu ucapan yang dianggap bukan
> dari Yesus dan ditulis pengikutnya atau musuhnya.
> > > >
> > > > Ucapan-ucapan itu disusun untuk merekonstruksikan sejarah kehidupan
> Yesus. Selain itu, Jesus Seminar mencoba untuk memperjelas pemisahan antara
> `Yesus Sejarah' dan `Yesus Iman,' termasuk di dalamnya mengenai Inspirasi
> dan ketidak bersalahan (Inerrancy) Alkitab dan pembedaan Yesus
> (ke-manusia-an) dari Kristus (ke-Tuhan-an), dan beberapa masalah dibahas
> seperti sumber-sumber dan hubungan antar kitab Injil, tempat Injil Thomas
> sebagai Injil ke Lima, dan soal tradisi ucapan Yesus.
> > > >
> > > > Yang menarik dari metodologi penyimpulan yang digunakan adalah cara
> voting, dengan kata lain kebenaran ucapan Yesus ditentukan hanya dengan
> pemungutan suara mayoritas `responden' puluhan peserta yang hadir. Hanya
> beberapa puluh orang yang menentukan mana ucapan Yesus dalam kitab-kitab
> Injil itu yang dapat dikata asli, mungkin asli, mungkin tidak asli, dan
> tidak asli. Dari komposisi responden dan angket demikian jangan heran kalau
> keluar kesimpulan bahwa '82 persen ucapan dalam kitab-kitab Injil bukan
> ucapan Yesus. ` menarik pula melihat hasil-hasil angket tersebut.
> > > >
> > > > Dalam `Injil Markus' yang dianggap sumber Matius dan Lukas, hanya ada
> satu yang dianggap ucapan asli Yesus (12:17), padahal `Injil Matius` ada 5
> ayat atau kumpulan ayat yang dianggap asli diucapkan oleh Yesus (5:39-42,44;
> 6:9;13:33; 20:1-15) dan dalam `Injil Lukas' malah ada 7 ayat atau kumpulan
> ayat yang dianggap asli diucapkan oleh Yesus (6:20-21,27,29-30;
> 10:30-35;11:2;13:20). Jadi jangan heran kalau `Kotbah di Bukit' (Matius 5-7)
> hampir seluruhnya dianggap bukan ucapan Yesus (kecuali 5:39-42, dan sebagian
> dari 5:44, dan doa Bapa kami hanya kata `Bapa kami' dalam 6:9-lah yang
> diberi warna merah), lagipula ayat Matius 28:19-20 yang merupakan ayat yang
> berisi `Amanat Agung Tuhan Yesus' malah dianggap sama sekali tidak asli
> (diberi warna hitam), malah, dalam `Injil Yohanes' tidak ada yang bisa
> dianggap sebagai ucapan Yesus yang asli dan hanya satu yang disebut sebagai
> `mungkin' (4:44) yang diberi warna merah muda.
> > > >
> > > > Jadi motivasi dan misi Jesus Seminar jelas terlihat ditujukan untuk
> membungkam Yesus dan kitab-kitab Injil, Yesus tidak dianggap mengaku sebagai
> Mesias dan `Allah yang menjadi daging', ia tidak berbicara mengenai
> kedatanganNya keduakali, ia tidak menjanjikan akan mengampuni dosa, ia tidak
> mengkotbahkan `kotbah di bukit', dan bahkan ia tidak pernah `mengutus
> murid-muridnya' untuk memberitakan Injil.
> > > >
> > > > Yang lebih menarik lagi adalah bahwa kitab `Thomas', dari 114 fasal,
> hanya ada 6 ayat dalam tiga fasal (20:2-4; 54:1, dan 100:2-3) yang dianggap
> asli ucapan Yesus! dan ini dianggap Injil yang lebih berotoritas dan
> dianggap sumber kitab-kitab Injil kanonik.
> > > >
> > > > Dapatkah kesimpulan angket demikian diterima keabsahannya? Pembaca
> dapat menyimpulkannya sendiri. Yang jelas, kesimpulan demikianlah yang
> disebar luaskan secara terbuka di mass media tanpa ada pemeriksaan serius
> dari pihak mass media dan pembahasan persidangan gereja, dan hanya pembaca
> kritis yang mau menyelidiki apa yang ada di balik pernyataan-pernyataan
> itulah yang bisa mengetahui lika-liku yang dianggap `the scholars version'
> tersebut. Kenyataan lain adalah bahwa sekalipun mungkin memilih sama dalam
> voting, para peserta yang terlibat tidak selalu berfikir sama mengenai
> hal-hal yang dipercaya. Sebagai contoh, Crossan mengatakan bahwa `Yesus
> Funk' beda dengan Yesusnya, dan dalam buku `The Five Gospels' disebutkan
> oleh Funk mengenai Marcus Borg bahwa sepanjang sejarah seminar, Borg tidak
> pernah ikut voting bersama mayoritas atas setiap isu.
> > > >
> > > > Hal lain lagi yang perlu direnungkan adalah apa pandangan iman dan
> teologis yang bisa diharapkan dari seorang Paul Verhoeven sutradara film
> mistik `Robocop' dan film porno `Basic Instinct` dan `Showgorls' yang dengan
> bintang Sharon Stone pemain `Basic Instinct' sedang membuat film Yesus yang
> benar-benar hanya seorang manusia (seperti pemuda modern) yang di dalamnya
> berpacaran dengan Maria Magdalena? Makalahnya Verhoeven berjudul `Fully
> Human' disampaikan pada forum Jesus Seminar yang di tahun 1994 dimana pada
> saat yang sama Jesus Seminar menyimpulkan bahwa `Jesus tidak dilahirkan dari
> anak dara Maria, Yesus lahir dalam proses sebagai layaknya manusia biasa'.
> > > >
> > > > Disebutkan pula dalam prakatanya bahwa buku itu disusun setelah 6
> tahun kerja oleh ahli-ahli yang disebut sebagai dididik di
> universitas-universitas terkemuka di Eropah dan Amerika Serikat. Dalam
> kenyataannya, kecuali Marcus Borg, Robert W. Funk dan John Dominic Crossan,
> umumnya anggota lainnya adalah teolog biasa yang tidak menonjol. Dari para
> ahli Perjanjian Baru di universitas-universitas terkemuka, hanya Claremont
> University yang diwakili, sedangkan pengikut dari Emory University hanya
> sekali datang. Para ahli Perjanjian Baru dari universitas-universitas
> terkemuka seperti Yale, Harvard, Princeton, Duke, Union, Emory maupun
> Chicago, tidak ada yang diwakili. Para ahli Perjanjian Baru dari Eropah dan
> benua lain juga tidak ada yang diwakili.
> > > >
> > > > Lepas dari itu sebenarnya para peserta seminar bukanlah tergolong
> tokoh dalam pendidikan teologi. Kecuali Crossan dan Borg yang punya
> pengalaman mengajar di universitas umumnya peserta seminar adalah
> orang-orang yang tidak banyak dikenal di kalangan pendidikan tinggi
> teologia. Para peserta yang hadir tidak ada yang mewakili seminari teologia
> sekalipun mereka mengajar di sana lebih-lebih seminari teologia papan atas,
> mereka bertindak sebagai pribadi-pribadi. Sekalipun yang hadir pertama kali
> disebut berjumlah 30 orang dan dikatakan kemudian diikuti 200 orang lainnya,
> kenyataannya berita itu dibesar-besarkan. Faktanya yang hadir dalam
> pertemuan tengah tahunan itu rata-rata hanya sekitar 30 orang saja. Dalam
> buku `The Five Gospels' (1993) yang ditulis setelah 8 tahun berdirinya Jesus
> seminar, hanya disebutkan daftar 76 orang yang terlibat.
> > > >
> > > > Sekalipun Funk pernah menjadi sekertaris pada `Society of Biblical
> Literature' (SBL) di Amerika Serikat, Jesus Seminar tidak ada hubungan sama
> sekali dengan SBL. Karena itu dengan melihat angka-angka peserta di atas
> adalah terlalu ceroboh untuk menganggap kesimpulan seminar itu sebagai
> mewakili dunia teologi mengingat bahwa SBL saja mempunyai anggota sejumlah
> 6.900 orang yang setengahnya spesialis Perjanjian Baru, dan ini belum
> termasuk tokoh-tokoh Alkitab di luar SBL atau yang bergabung dalam paguyuban
> ahli-ahli Perjanjian Baru sedunia `Studiorum Novi Testamenti Societas'.
> > > >
> > > > Kelihatannya para ahli yang berkumpul adalah mereka dikenal merupakan
> kelompok teolog yang memang bernada sumbang akan kekristenan dan antipati
> terhadap konservativisme Kristen, dan sekalipun pengaruhnya menyebar luas,
> ternyata setelah lebih dari 10 tahun sejak tahun 1985, Jesus Seminar dalam
> prosesnya juga mengalami pendewasaan pula. Ungkapan-ungkapan para peserta
> Seminar yang semula begitu meyakinkan bahkan radikal, dengan adanya
> kritik-kritik dari luar ternyata kemudian berubah melunak. Ini menunjukkan
> bahwa mereka berangsur-angsur mengakui juga keterbatasan mereka.
> > > >
> > > > Dari ucapan penemu `Jesus Seminar' Robert W. Funk, kita dapat melihat
> bahwa memang motivasi dan tujuan seminar ini adalah untuk mencari suatu
> cerita fiksi baru tentang Yesus dan Injil yang berbeda dengan cerita Injil
> tradisional. Ia mengatakan:
> > > >
> > > > "Apa yang kita butuhkan adalah cerita fiksi yang baru yang membawa
> kita menuju kejadian sentral drama Kristen-Yahudi dan merujukkan Mesias
> dengan cerita baru yang mencakup hal lebih besar daripada awal sampai akhir
> cerita lama. Kita memerlukan cerita baru tentang Yesus, Injil yang baru,
> bila kamu mau, menempatkan Yesus berbeda dalam kerangka besar cerita
> kepahlawanan."
> > > >
> > > > Sebenarnya hal ini tidak aneh, soalnya sejak awal dan bertahun-tahun
> sebelumnya kedua pendiri dan ketua Jesus Seminar yaitu Funk dan Crossan
> sudah mempunyai gagasan kontroversial dan provokatif, itu pula yang
> menyebabkan Crossan harus menanggalkan jubah kerahibannya di gereja Roma
> Katolik. Jadi adanya Jesus Seminar bukanlah untuk menyelidiki dan mencari
> kebenaran tetapi lebih untuk mencari legitimasi pandangan radikal mereka.
> Polemik yang `sensasional', `provokatif' dan `kontroversial' dalam alam
> Amerika Serikat memang mudah dijual. Karena itu dengan datangnya modal dari
> Westar Institute dan liputan mass media yang intensif termasuk liputan
> majalah `Time' ke seluruh dunia, seminar ini menjadi terkenal. Dalam
> seminar-seminar yang diadakan secara berpindah-pindah dari kota-ke-kota
> memang mass media sengaja diundang untuk meliput bahkan wawancara diberikan.
> > > >
> > > > Sebenarnya di Amerika Serikat ada banyak badan-badan yang
> menghibahkan dana besar bagi para teolog dan seminari teologi untuk studi
> kebenaran Alkitab, tetapi berita yang menguatkan alibi Yesus Sejarah tidak
> akan menarik mass media dan kurang laku menjadi komoditi bisnis komunikasi
> massa. Berita-berita yang bersifat skandal, sensasional, kontroversial, dan
> provokatif lebih laku di jual melalui mass media pada masakini (ingat berita
> skandal seks Clinton yang berkepanjangan). Dalam alam sekular semacam
> Amerika Serikat dimana `kotbah untuk bertobat dan hukuman kekal' sangat
> dimusuhi dapat dimengerti kalau seminar yang menyimpulkan bahwa Yesus tidak
> pernah mengatakan dan menyuruh manusia untuk bertobat tentu akan laku keras.
> > > >
> > > > Kelemahan besar dari metoda penyelidikan Jesus Seminar adalah hanya
> terkonsentrasi pada kitab-kitab Injil, inipun dengan maksud untuk
> dibandingkan dengan kitab-kitab Apokrifa yang dianggap lebih berotoritas,
> sedangkan data-data Yesus dalam kitab-kitab para Rasul dan tulisan para
> Rasul diabaikan karena dianggap rekayasa gereja. Rasul Paulus dianggap
> sebagai tidak mempunyai minat pada Yesus, gaya cerita dalam Kitab-Kitab
> Injil dan Kisah Para Rasul hanya dianggap sebagai kemasan mitos yang
> didasarkan pada iman para murid Yesus.
> > > >
> > > > Demikian semua ucapan yang dianggap sudah berkembang harus dihapus.
> Kanon yang sudah menjadi dasar ajaran iman gereja selama duapuluh abad tidak
> mendapat tempat selayaknya dalam seminar karena isinya dianggap hanya
> mengungkapkan Yesus Iman dan bukan Yesus Sejarah. Sebaliknya, Injil Thomas
> diberi tempat istimewa sebagai `Injil ke-Lima'. (di sambung pada nomor
> selanjutnya tentang Injil Thomas).
> > > > A m i n !
> > > >
> > > > http://yabina.org/RENUNGAN/97-98/R9802_2.HTM
> > > >
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > [Non-text portions of this message have been removed]
> > > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > > [Non-text portions of this message have been removed]
> > >
> >
> >
> >
> >
> >
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
>
>  
>


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke