Mata hari bersinar terang, tidak agin ketika saya mulai jogging pagi ini.

Juga tidak ada yang istimewa betul kecuali seekor angsa putih yang berenang 
dengan tenangnya di kanal dekat Douzastraat.....

Pikiran saya masih tetap melayang ke Libya.

Apa yang akan terjadi setelah no fly zone dilaksanakan dan angkatan udara Libya 
tidak bisa lagi membom penduduk sipil negeri itu?

Libya akan terpecah dua, Libya Barat tetap dikuasai Khadafi dan Libya Timur 
dikuasai oleh penentagn Khadafy? Lantas ada pasukan PBB yang memisahkan mereka?

Hingga kapan? Hingga Khadafi meninggal? Lalu ?

Dan kalau Khadafi mati,misalnha karena kena bom atau dibunuh oleh pengawalnya 
sendiri? Jadi Libuya tidak perlu terpecah dua.

Berbeda dengan Mesir dan juga Tunisia, Lybia yang masih amat tribal itu TIDAK 
punya borjuasi kecil yang berarti dan kelas buruh juga banyak terdiri dari 
pendatang, artinya bukan kekuatan politik yang bisa banyak ikut menegakkan 
demokrasi.
 
Jelasnya: jalan menuju demokrasi di Libya, menurut hemat saya lebih panjang 
dari pada yang terbentang dihadapan Mesir dan Tunisia, yang juga masih perlu 
mendorong fundementalis seperti Ikhwanul Muslimin untuk menyesuaikan diri 
dengan dunia sekuler.





------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke