Harian Komentar
25 Maret 2011


Cegah Aborsi dengan Mempertebal Iman 
 


Manado, KOMENTAR
Tokoh GMIM, Pdt Johan Manampiring STh mengajak seluruh umat Tuhan untuk 
menjauhi kasus aborsi dengan cara mempertebal iman dan mendekatkan diri dengan 
Tuhan. Hal ini ditegaskan Manampiring, menyikapi ting-ginya kasus aborsi yang 
semakin hari semakin meningkat tajam.

Menurutnya, aborsi makin marak terjadi akibat pergaulan bebas. Di mana 
pergaulan be-bas dipengaruhi oleh gambar atau film porno baik melalui televisi 
dan internet, apalagi jika di dalam keluarga tidak didapatkan belaian kasih 
sa-yang yang semestinya. "Orangtua diharapkan jangan terlalu sibuk mengurus 
tugas di luar rumah sehingga tugas memberikan kasih sayang dan berkomunikasi 
dengan anak, terabaikan. Inilah yang menjadi awal penyebab sehingga anak-anak 
mencari perhatian di luar rumah," tutur Mantan Pen-deta Pelayan GMIM Kristus 
Manado ini.

Tak itu saja, Ia juga meminta pihak sekolah bersama tokoh-tokoh agama supaya 
berperan aktif bersama-sama menang-gulangi masalah aborsi melalui pendidikan 
agama dan pendi-dikan sekolah. "Guru dan to-koh agama harus mampu membimbing 
anak-anak usia sekolah untuk menjauhi per-gaulan bebas," imbuhnya.

Hal yang sama juga disampai-kan Sekretaris W/KI Sinode GMIM, Ir Miky Wenur 
bahwa aborsi merupakan masalah kesehatan reproduksi yang perlu mendapat 
perhatian, lantaran merupakan penyebab penderitaan bagi wanita.

Menurut Wenur, kesehatan reproduksi masih menjadi isu aktual dan sekitar 30 
persen aborsi dilakukan wanita usia 15-24 tahun dengan pelaku aborsi yang 
kebanyakan keha-milannya di luar pernikahan, seperti di kalangan SMA, 
ma-hasiswi dan korban perkosaan. "Hasil ini sesuai penelitian BKKBN dan 
beberapa lembaga serta universitas di Indonesia," urai Mantan Wakil Ketua DPRD 
Tomohon ini.

Untuk itu, lanjut Dirut PD Pasar Pemkot Tomohon ini, kasus aborsi harus dicegah 
dengan menjauhi perilaku seks bebas pada remaja karena da-pat mendorong dampak 
lain-nya terhadap keluarga, masya-rakat dan bangsa. Selain itu, katanya sebagai 
umat beraga-ma, perempuan harus mampu menjaga diri dan mengajak orang lain 
untuk menjauhi se-gala bentuk perbuatan dan perilaku yang menyimpang dari norma 
agama. "Kesehatan reproduksi harus diperhatikan, yaitu hubungan seksual yang 
tidak berisiko, hubungan yang setia pada pasangan suami dan istri dalam 
perkawinan sah. Intinya ketidaksetiaan pada pasangan sangat berisiko tertular 
penyakit kelamin, seperti HIV dan AIDS," pungkas Wenur.(uly)

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke