Kamu itulah raja bajingan,bangsat munyuk elek yang seneng ada kerusuhan 
Mei,soale setiap preman pasti seneng kerusuhan.Percayanya cumana hadis yang ada 
hubungan dg selangkangan.

Tawangalun.
--- In [email protected], item abu <itemabu@...> wrote:
>
> Lu udah nganjurin merkosa cewek, lu ngedukung pedophilia dan lu udah jadi 
> tukang 
> fitnah secara konsisten. Lu mau ngaku beradab, silakan aja. Buat gua, lu 
> adalah 
> bajingan keparat spt nabi lu.
> 
> 
> 
> 
> 
> ________________________________
> From: Tawangalun <tawangalun@...>
> To: [email protected]
> Sent: Tue, March 29, 2011 5:40:29 AM
> Subject: [proletar] Re: Mukjizat Nabi SAW - Semangkuk susu
> 
>    
> sampai sekarangpun pemenang perang itu bebas apa saja.Di Iraq adalah 
> contoh,tapi 
> dasar kamu bebal gak mau nglihat kenyataan.Dari istana Sadam saja ketemu emas 
> senilai 500 juta USD,lalu duwit Dollar segitu juga.Tawanan wanitanya juga 
> diperkosa.Kok kamu diem wae?Ketika RI dijajah Jepun sampai bajunya dari 
> karung 
> goni,wanitanya dijadikan jugan ianfu.Jadi bagi saya rampasan perang itu 
> rapopo.Ning ada bedanya soal jugan ianfu yang salome.Nek Islam tetep gak 
> boleh 
> salome.Tetep lebih beradab.
> 
> Tawangalun.
> 
> --- In [email protected], item abu <itemabu@> wrote:
> >
> > Hehehe.... padahal nabi Islam itu ngembat 20% hasil jerih payah ngerampok 
> > dr 
> > para pejihad rampok di jalan auloh, antara lain unt piara bini banyak2.
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > ________________________________
> > From: Tawangalun <tawangalun@>
> > To: [email protected]
> > Sent: Mon, March 28, 2011 5:29:19 PM
> > Subject: [proletar] Mukjizat Nabi SAW - Semangkuk susu
> > 
> > 
> > 
> > Mukjizat Nabi Saw - Semangkuk Susu
> > Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra. : demi Allah yang tidak ada sekutu 
> > bagi-Nya, 
> >
> > (terkadang) aku tidur di atas tanah dengan perut lapar dan (terkadang) aku 
> > ikatkan sebuah batu ke perutku untuk menahan lapar. Suatu hari aku duduk di 
> > jalan yang biasa dilalui mereka (Nabi Muhammad Saw dan para sahabatnya). 
> > Ketika 
> >
> > Abu Bakar lewat aku memintanya membacakan untukku sebuah ayat alquran dan 
> > aku 
> > memintanya hanya dengan maksud barangkali ia dapat menghilangkan rasa 
> > laparku, 
> 
> > tetapi ia lewat begitu saja.
> > Kemudian Umar lewat didepanku dan aku memintanya membacakan untukku sebuah 
> > ayat 
> >
> > dari kitab Allah dan aku memintanya hanya dengan maksud barangkali ia dapat 
> > menghilangkan rasa laparku, tetapi ia lewat begitu saja.
> > Akhirnya Abul Qasim (Nabi Muhammad Saw) lewat dan ia tersenyum ketika 
> > melihatku 
> >
> > karena ia tahu maksudku hanya dengan melihat wajahku. Nabi Muhammad Saw 
> > bersabda, "wahai Abu Hirr!" aku menjawab, "labbaik ya Rasulullah". Nabi 
> >Muhammad 
> >
> > Saw bersabda kepadaku, "ikuti aku". Nabi Muhammad Saw pergi dan aku 
> > berjalan 
> > dibelakangnya, mengikutinya.
> > Kemudian Nabi Muhammad Saw masuk kedalam rumahnya dan aku meminta izin 
> > masuk 
> > kerumahnya dan diizinkan. Nabi Muhammad Saw melihat semangkuk susu dan 
> > berkata, 
> >
> > "darimana ini?" mereka berkata, "itu hadiah dari si fulan untukmu". Nabi 
> > Muhammad Saw bersabda, "wahai Abu Hirr!" aku menjawab, "labbaik ya 
> > Rasulullah". 
> >
> > Nabi Muhammad Saw bersabda, "panggillah orang-orang shuffah"
> > Orang-orang shuffah adalah tamu-tamu islam yang tidak memiliki keluarga, 
> > uang 
> > atau seseorang yang dapat mereka mintai pertolongan dan setiap kali objek 
> > sedekah diberikan kepada Nabi Muhammad Saw, Nabi Muhammad Saw akan 
> >memberikannya 
> >
> > kepada mereka sedangkan Nabi Muhammad Saw sendiri sama sekali tidak 
> > menyentuhnya. Dan setiap kali hadiah apapun diberikan kepada Nabi Muhammad 
> > Saw 
> >, 
> >
> > Nabi Muhammad Saw akan memberikannya sebagian untuk mereka dan sebagian 
> > untuk 
> > diri Nabi Muhammad Saw.
> > Perintah Nabi Muhammad Saw itu membuatku kecewa dan aku berkata kepada 
> > diriku 
> > sendiri, "bagaimana mungkin susu semangkuk cukup untuk orang-orang 
> > shuffah?" 
> > menurutku susu itu hanya cukup untuk diriku sendiri. Nabi Muhammad Saw 
> > menyuruhku memberikan susu itu kepada mereka. Aku akan takjub seandainya 
> > masih 
> 
> > ada sisa untukku. Tetapi bagaimanapun aku harus taat kepada perintah Allah 
> > dan 
> 
> > Rasul-Nya. Maka aku pergi menermui orang-orang shuffah itu dan memanggil 
> >mereka.
> > Mereka pun berdatangan dan meminta izin masuk kedalam rumah. Nabi Muhammad 
> > Saw 
> 
> > memberi mereka izin. Mereka duduk didalam rumah itu. Nabi Muhammad Saw 
> >bersabda, 
> >
> > "wahai Abu Hirr!" aku menjawab, "labbaik ya Rasulullah". Nabi Muhammad Saw 
> > bersabda, "bawalah susu ini dan berikan kepada mereka". Maka aku membawa 
> > semangkuk susu itu kepada mereka satu persatu dan setiap mereka 
> >mengembalikannya 
> >
> > kepadaku setelah meminumnya, mangkuk susu itu tetap penuh.
> > Setelah mereka semua selesai minum dari mangkuk susu itu aku memberikannya 
> > kepada Nabi Muhammad Saw yang memegang mangkuk itu seraya tersenyum jenaka 
> > dan 
> 
> > berkata kepadaku, "wahai Abu Hirr!" aku menjawab, "labbaik ya Rasulullah". 
> > Nabi 
> >
> > Muhammad Saw bersabda, "masih cukup untuk engkau dan aku", aku berkata, 
> > "engkau 
> >
> > berkata benar ya Rasulullah!" Nabi Muhammad Saw bersabda, "duduklah dan 
> > minumlah" aku duduk dan meminumnya. Nabi Muhammad Saw berkali-kali 
> > memintaku 
> > untuk meminumnya hingga aku berkata, "tidak, demi Zat yang mengurusmu 
> > sebagai 
> > pembawa kebenaran, perutku sudah sangat kenyang". Nabi Muhammad Saw 
> > bersabda, 
> > "berikan kepadaku". Ketika kuberikan mangkuk itu kepadanya, Nabi Muhammad 
> > Saw 
> > memuji dan menyebut nama Allah dan meminum sisa susu itu.
> > 
> > Label: mukjizat
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
> 
> 
>  
> 
> 
>       
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke