Dasar pemikirannya harus dirubah. Kalau targetnya lagi-lagi 
cuma efek jera, rasanya sudah tercapai. Menangkap pelaku, 
menjatuhkan sanksi, dan berharap dia tidak mengulang 
perbuatannya, itu sudah tercapai. Rasanya belum pernah 
terdengar ada koruptor ditangkap karena berulangkali korupsi. 
Umumnya mereka KPK (kapok). Jera untuk korupsi lagi. 

Para koruptor boleh jera, tapi sanksi hukum bagi koruptor 
terbukti tidak membuat orang lain jeri melakukan korupsi. 

Ini artinya kita cuma mengganyang koruptor. Padahal yang 
harus diperangi adalah korupsi, perilaku korup. 

Selain efek jera perlu ada upaya pencegahan yang membuat 
orang merasa tidak perlu korupsi. Lebih bagus lagi upaya 
pencegahan yang efektif & efisien. Terpadu antara penindakan 
dan pencegahan. Misalnya dengan mentato jidat koruptor 
dengan sederet huruf: "K-O-R-U-P-T-O-R". 

Ini sekedar memindahkan tulisan di baju penjara ke jidat 
mereka saja kok. Sangat memenuhi syarat sebagai hukuman yang 
"langsung bersentuhan dengan masyarakat" seperti usulan 
pak ketua. 

Dengan begitu, setiap koruptor pasti kapok. Dan, siapa pun 
pasti berpikir berkali-kali untuk punya jidat seperti itu. 
Jidat yang setimpal dengan perbuatan menghancurkan masa depan 
orang banyak termasuk keluarganya sendiri. 

Kalau hukuman mati dirasa kejam, ya hukum seumur hidup saja 
dengan tato di jidat sekalipun hanya dibui 7 tahun. Bagaimanapun, 
korupsi adalah kekejamanan atas hak hidup orang banyak. 


--- From: 

> Wow, Ketua KPK Usul Koruptor Disuruh Bersih-Bersih Jalan
> Selasa, 29 Maret 2011 , 08:58:00 WIB
> Laporan: Kristian Ginting
> 
> RMOL. Hukuman bagi para koruptor belum maksimal. Vonis hukuman yang
> dijatuhkan bagi koruptor seringkali masih ringan sehingga tidak
> melahirkan efek jera.
> 
> Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Busyro Muqaddas gerah 
> dengan kondisi seperti itu. Karenanya ia berharap ada kesepahaman 
> bersama untuk memperberat hukuman bagi para koruptor.
> 
> "Pelaku korupsi harus diberi hukuman yang memiliki efek jera. 
> Hukuman dan tuntutannya harus lebih berat lagi," katanya di 
> Jakarta, kemarin (28/3).
> 
> Tidak hanya itu, agar jera koruptor juga harus diberi hukuman berupa
> sanksi sosial. Busyro berpandangan sebaiknya para koruptor juga 
> dihukum dengan hukuman yang langsung bersentuhan dengan masyarakat.
> 
> "Koruptor yang sudah terbukti korupsi, setiap Sabtu dan Minggu, 
> dengan menggunakan pakaian seragam bertuliskan "saya koruptor" 
> mdisuruh embersihkan jalananan umum," katanya mengusulkan. [ade]






------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke