Pergolakan Rakyat Arab Dimotori Arab Palestina !!!
                                            
Pengungsi2 Arab Palestina tersebar dari Arab Saudia, Mesir, Jordania, Libanon, 
Syria, Tunisia, hingga ke Turki.  Namun disemua negara2 sesama Arab ini 
ternyata Arab Palestina selalu direndahkan dan didiskriminasi.  Mereka dilarang 
bercampur maupun menikah dengan rakyat negara ybs bahkan dilarang bekerja 
dinegara tsb, mereka tidak punya rumah dan tidak boleh beli rumah melainkan 
tinggal di kamp2 pengungsian ibaratnya orang yang dipenjarakan.

Kehidupan orang2 Arab Palestina di negara sesama Arab ini ternyata dibiayai 
oleh negara2 Barat maupun UN.  Dulunya pengungsian besar2an Arab Palestina ini 
juga dimotori semua negara2 Arab dengan tujuan menjadikan mereka martyr untuk 
memerangi dan merebut tanah Israel.

Perang yang paling akbar yang pernah dilakukan seluruh negara2 Arab Islam yang 
bersatu untuk merebut tanah Israel adalah ditahun 1967.  Meskipun dikeroyok 
oleh lebih dari dua puluh negara2 Arab, ternyata semua negara2 Arab dan Islam 
ini akhirnya takluk, menyerah kalah hanya dalam waktu 6 hari saja, persis waktu 
yang digunakan Allah di Quran untuk menciptakan alam semesta beserta isinya 
ini.  Hari ketujuh Allah beristirahat begitulah hari ketujuh bala tentara 
Israel (IDF) juga beristirahat merayakan pesta kemenangan perang Islam-Yahudi 
yang menjadi tonggak sejarah masa depan Islam selanjutnya.

Dengan bantuan senjata, dana dan politik, negara2 Arab tetap merongrong Israel, 
pengungsi2 Arab Palestina diarahkan untuk terus bergerilya menyerang Israel 
dengan bomb2 bunuh diri maupun roket2.  Namun kesemuanya itu gagal, sementara 
kehidupan para pengungsi Arab Palestina di kamp2 pengungsian juga makin 
tergencet oleh rakyat sekitarnya, konflik2 kecil hingga besar terus terjadi 
yang memupuk kebencian orang2 Arab Palestina kepada pemerintahan dimana mereka 
berlindung.

Demikianlah kebencian Arab Palestina kepada sesama Arab makin meningkat dengan 
semakin redupnya harapan mereka untuk menghabisi Yahudi.  Tekanan ini makin 
men-jadi2 setelah bantuan negara2 Arab makin diperkecil bahkan berhenti sama 
sekali akhir2 ini.  Bersamaan dengan situasi inilah akhirnya meletus demo2 
penggulingan regime pemerintahan di negara2 Arab masing2 dengan juga didukung 
orang2 Arab Palestina yang tidak menentu masa depannya ini.

http://www.jpost.com/MiddleEast/Article.aspx?id=214514

Rakyat Arab sangat berang melihat aktivitas anti-pemerintah oleh para pengungsi 
Arab Palestina yang mereka tolong, tampung, dan lindungi selama ini.

PLO dan Hamas sangat berkuatir melihat perkembangan yang makin buruk bagi 
perjuangan mereka ini.  Hamas menolak tuduhan bahwa dia terlibat dalam 
aktivitas penggulingan pemerintahan Monarkhi di negara2 Arab tsb.  Seperti 
dalam kejadian dimasa lalu, Jordania telah mendeportasi ratusan ribu orang2 
Arab Palestina keluar dari Jordania.  Setelah tuduhan terlibat penggulingan 
Monarkhi di Jordania, dipastikan akan disusul deportasi lagi para pengungsi 
Arab Palestina keluar dari Jordania.  Demikianlah situasi yang sama juga sedang 
berkembang terus di-negara2 Arab lainnya, situasi makin memburuk, pemerintah 
masing2 terancam runtuh.

Sementara itu Israel terus menggempur secara besar2an semua posisi Hamas di 
Gaza, tercatat lebih dari 300 orang2 Hamas mati oleh serangan maut terbesar 
selama 60 tahun terakhir ini.  Permintaan bantuan oleh Hamas kepada negara2 
Arab dan dunia tidak digubris semua negara2 didunia.

Inilah contoh, mempercayai ajaran yang salah membawa umat kepada perjuangan 
yang salah, dan kekalahan ini berakibat fatal, mereka akan tumpas melalui 
pembantaian sesamanya yang akan saling membantai akhirnya.

Ny. Muslim binti Muskitawati.







------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke