lha ini ke-unik-an islam kok malah mau dihilangkan?

--- In [email protected], "muskitawati" <muskitawati@...> wrote:
>
> Jangan Melestarikan Kebencian Turun Temurun !!!
>                                           
> Yang paling salah adalah melestarikan kebencian terhadap Yahudi melalui kitab 
> suci AlQuran.  Dosa orang Yahudi dulu tidak seharusnya ditagih kepada orang 
> Yahudi sekarang.
> 
> Di Indonesia karena tidak ada orang Yahudi, maka gantinya orang2 Cina, orang2 
> Kristen, orang2 Hindu Buddha, dan juga mereka yang sesama Islam yang berbeda 
> alirannya, padahal RI ini bukanlah negara Islam.
> 
> Mesjid Ahmadiah dibakar, umatnya disiksa, dijarah dan dibunuhi, sebagian lagi 
> masuk agama Islam yang ditunjuk MUI.  Katanya mereka masuk Islam bukan 
> pemaksaan tapi sukarela.  Padahal kalo tidak dibakari mesjidnya, dijarah, 
> disiksa dan dibunuhi, mana mungkin mereka suka rela pindah ke aliran agama 
> Islam yang ditunjuk MUI??? itulah semuanya merupakan pemaksaan pindah agama.
> 
> Kalo ada muslimin pindah ke agama Kristen, maka gerejanya dibakar, dituduh 
> Kristenisasi, dituduh membujuk dengan supermi, dibujuk dengan memberi 
> kerjaan.  Sebaliknya kalo ada orang Kristen pindah ke agama Islam maka 
> kejadian ini sebagai kebesaran dan kebenaran Allah.
> 
> Mereka bilang, Israel bisa menang karena dibantu Amerika, padahal Amerika 
> juga membantu Arab !!!
> 
> Amerika dibenci karena membantu Israel, tapi tetap juga Amerika dibenci 
> dengan membantu Arab dan Islam ini.  Jadi Amerika dibenci sebenarnya bukan 
> karena membantu Israel melainkan karena menolak Syariah Islam yang melanggar 
> HAM.
> 
> > "Tawangalun" <tawangalun@> wrote:
> > Dijaman Hitler Ilmu Kedokteran German
> > maju pesat soale Yahudi dijadikan
> > kelinci percobaan
> 
> Perbuatan Hitler memang melanggar HAM, tapi bukan berarti orang2 Yahudi harus 
> selamanya membenci orang German !!!
> 
> Juga orang Vietnam benci kepada Amerika gara2 negaranya pernah dibantai oleh 
> balatentara Amerika, tapi itu dulu, sejarah buruk tempat kita merenung dan 
> belajar memperbaiki kesalahan bukan untuk melestarikan dan meng-ulang2 
> kesalahan seperti halnya Islam dan muslimin yang mengulang, melestarikan, 
> bahkan mempertahankan kejahatan2 nabi Muhammad sebagai teladan agamanya, dan 
> ini harus kita akui salah, dulu salah sekarang juga salah karena memang tidak 
> boleh untuk diperbaiki.
> 
> Tugas manusia beradab untuk menghilangkan kebencian, menyebarkan perdamaian, 
> dan mengajarkan kasih sayang.  Hanya Islam dan muslimin saja sebagian besar 
> masih mempertahankan kebencian, dulu 2000 tahun yang lalu membenci Yahudi, 
> sampai sekarang juga tetap membenci yahudi, tanahnya dirampas, dagangannya 
> dirampok, pemiliknya dibunuh dan bangsanya harus dibasmi dari muka bumi ini.
> 
> Demikianlah Islam tetap sama, dulu mengajarkan kebencian, dan sekarang tetap 
> menyebarkan kebencian, permusuhan, dan fitnah2.  Dulu di Arab Yahudi 
> dibantai, dirampok dan dimusnahkan, tidak beda sekarang keturunan Cina di 
> Indonesia dibantai, dirampok, dijarah toko2nya, diperkosa massal amoy2nya, 
> gereja2 dibakar, patung buddha dihancurkan, mesjid Ahmadiah dibakari, umat 
> Ahmadiah dibunuhi, harta benda umat ahmadiah dijarah...  kesemuanya ini 
> "trademark" yaitu ciri utama ajaran Islam.  Mereka pelaku2nya adalah muslimin 
> tapi menyangkal bahwa perbuatan itu oleh muslimin dan memfitnah umat lainnya 
> yang sengaja menjelekkan Islam.  Tapi tidak satupun yang ditangkap malah 
> dilindungi.
> 
> Sebagai muslimin, kita harus berani jujur, berpihak kepada yang benar, 
> melindungi yang didholimi, jangan melindungi yang salah se-mata2 karena 
> beragama sama dengan agama yang kita anut.  Bahkan ajaran agama kita sendiri, 
> kalo salah harus diakui salah dan dilarang bukan dilestarikan.
> 
> Ny. Muslim binti Muskitawati.
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke