Refleksi: Program tentu saja bisa dan malah mudah dilakukan apalagi dengan 
mulut dan enak untuk didengar kuping, tetapi yang penting ialah kenyataan 
"seeing is believing". Penduduk Maluku 2,5 juta berkatagori termiskin dalam 
wilayah NKRI sesuai sensus 2010. Kalau termiskin dari mana mereka dapat uang 
untuk beli atau sewa rumah? Anggap saja bualan Abunawas pada bulan April, enak 
didengar sulit dibuktikan kebenarannya.

http://www.mediaindonesia.com/read/2011/04/04/215328/290/101/Menpera-Bangun-Sejuta-Rumah-Murah-di-Maluku



Menpera Bangun Sejuta Rumah Murah di Maluku 

Senin, 04 April 2011 20:55 WIB     


AMBON--MICOM: Menteri Perumahan Rakyat (Menpera), Suharso Monoarfa, mengatakan 
pihaknya telah memprogramkan pembangunan sejuta rumah sederhana bagi masyarakat 
miskin di Maluku. 

"Tiap Kabupaten di Maluku akan dibangun 100 unit rumah, sasaran utamanya untuk 
masyarakat nelayan pesisir dan masyarakat kumuh perkotaan," kata Menpera 
Suharso Monoarfa, di Ambon, Senin (4/4). 

Suharso mengatakan proyek pembangunan sejuta rumah murah tersebut adalah bagian 
dari klaster empat dalam program penanggulangan kemiskinan yang dicanangkan 
oleh pemerintah pusat. 

"Pemerintah Pusat menargetkan anggaran sebesar Rp 20 triliun, berasal dari 
penghematan anggaran Kementerian dan lembaga non-kementerian ," ujarnya. 

Menurut dia, rumah tersebut dapat dicicil oleh masyarakat tanpa bunga, yakni 
antara Rp.200 ribu hingga Rp250 ribu per bulan dengan lama cicilan 15 tahun. 

"Harga rumah tersebut yakni Rp20-Rp25 juta dapat dicicil selama 15 tahun tanpa 
bunga," katanya. 

Perumahannya akan dibangun di sekitar tempat hidup para nelayan yakni pesisir 
pantai yang tidak termasuk wilayah rawan bencana. 

Suharso meminta, keseriusan Pemeritah Kabupaten daerah dalam mendukung program 
tersebut dengan menyiapkan lahan hibah. 

"Tergantung kesiapan pemerintah Daerah menyediakan lahan dalam bentuk hibah. 
Kalau lahan sudah ada, maka pengembang siap membangun rumahnya," tandas 
Suharso. 

Selain pembangunan sejuta rumah sederhana Kemenpera juga memprogramkan bedah 
kampung yakni pembuatan sarana-prasarana dan utilitas (PSU), yakni penyediaan 
air bersih dan listrik murah. 

Suharso menambahkan, pembangunan rumah murah bagi nelayan ini lebih banyak 
diarahkan di kawasan Timur Indonesia dan sudah berjalan di daerah Raja Ampat, 
Papua Barat, juga di Provinsi Gorontalo. 

Kehadiran Menpera Suharso Monoarfa di Ambon bersama Menteri Agama, Surya Dharma 
Ali, di Ambon dalam rangka menghadiri Musyawarah Wilayah (Muswil) ke enam DPW 
Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Maluku. 

Selain menghadiri pembukaan Muswil PPP, Menpera bersama Menteri Agama juga 
meninjau sejumlah lokasi yang akan dijadikan tempat pelaksaan Musabaqah 
Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Nasional tahun 2012, antara lain pembangunan 
gedung Islamic Centre dan tribun lapangan Merdeka. (Ant/OL-9) 

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke