Tp auloh kan nyediain wong lanang di sorga. Buat disodomi dan nyodomi orang 
Islam tentunya.

Kalo kita lihat jg auloh nyediain khamar di sorga yg haram di bumi, maka 
tentunya saling sodomi di sorga itu halal biarpun diharamkan oleh orang Islam 
di 
bumi.

Ngomong2, kalo orang Islam lagi horny tp ga ada cewek, bisa jg tuh semangka di 
embat. Makanya kalo beli semangka, liat dulu apa ada lobangnya apa kagak, siapa 
tau semangkanya abis diembat orang Islam.


Third example of Sunni morality - Sunni 'Ulama have ruled on the Permissibility 
of Having Sex with WatermelonsThat was not a typographical error. Ibn Qayyim 
continues this discussion, which exemplifies the morals espoused by Sunni Islam:

"If a man makes a hole in a watermelon, or a piece of dough, or a  leather 
skin, 
or a statue, and has sex with it, then this is the same as  what we have said 
about other types of masturbation [i.e., that it is  halaal in the same 
circumstances given before, such as being on a  journey]. In fact, it is easier 
than masturbating with one's hand". 


CommentAll the Muslims should certainly be grateful that Ibn Qayyim has offered 
 
this advice on the easiest way to masturbate, and clearly Ibn Qayyim  has done 
a 
lot of personal research on this issue. This is the ruling of  the "saved 
sect": 
Contracting temporary marriage with a woman is haram,  but contracting 
temporary 
marriage with a watermelon is halaal. In his  defence, perhaps Ibn Qayyim only 
meant that it is allowed to marry a  watermelon with the intent of divorcing 
it, 
for doing Mut'ah with a  watermelon would clearly be an act of fornication.




________________________________
From: muskitawati <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Wed, April 6, 2011 5:54:56 PM
Subject: [proletar] Re: Agama Serba Salah Selalu Menyalahkan Umat !!!

   
> "Tawangalun" <tawangalun@...> wrote:
> kalau ustad kok belum ketemu yg kawin
> dg lanang,malah AA Gym dua wedok semua.
> Nek Kardinal memang senengnya bocah
> lanang.

Itulah, semua uztad hati2 sebelum nikah dicobain dulu, dizinahi dulu sebelum 
memutuskan untuk menikahinya.  Dengan cara begitula dia tidak terjebak menikahi 
lanang.

Ini buktinya bahwa ajaran Islam yang membolehkan poligamy agar tidak bersinah 
tidak benar.  Jadi poligamy bukan mencegah perzinahan tapi memang merupakan 
perzinahan.  Mendorong poligamy artinya mendorong perzinahan.

Kalo si Umar itu memang tadinya juga mau berzinah dulu sebelum menikah, tapi si 
Icha menolak, karena si Icha memahami ajaran Islam melarang berzinah sebelum 
menikah.  Maka si Umar mematuhi untuk menikah dulu baru setelah syah 
bersenggama.  Namun setelah enam bulan bersenggama dengan dubur si Icha, 
akhirnya terbongkar juga rahasianya, ternyata si Icha itu lanang.

Jadi ajaran Islam yang melarang sex sebelum menikah ternyata membuat umatnya 
terjebak, yaitu terjebak seperti si Umar.  Dengan kata lain, uztad2 yang 
berulangkali menikahi gadis2 cilik tidak pernah terjebak seperti ini karena 
memakai resep yang melanggar ajaran Islam, mereka lebih dulu berzinah dulu 
sebelum menikah...  Namun hal ini khan rahasia pribadi yang tidak perlu 
diungkapkan.  Dan memang begitulah rahasia kehidupan dalam Islam, bagian gelap 
dirahasiakan, sedangkan hanya yang kelihatan bagus saja diungkapkan.

Ny. Muslim binti Muskitawati.


 

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke