Gawat, lucu bener si uplik.. idup cuma buat bantah-bantahan, tapi begitu ada yang nantang debat malah ngacir terkaing-kaing sambil kerepotan jepit buntut di selangkangan.
Khas banci blanda. Gede bacot doang. Lagipula apa pentingnya vanmuk? Trus apa hebatnya jadi front pembela vanmuk kayak gitu? Selebihnya, nggak ada yang peduli siapa itu vanmuk. Orang blanda juga banyak yang nggak kenal vanmuk. Sia-sia banget idup lu plik cuma garagara kecanduan pantat vanmuk.. Ayuh plik, jilat teruss.. jangan malu-malu. --- "Jusfiq" <kesayangan.allah@...> wrote: > Jadi Dipo yang rada sedeng dan yang otaknya sudah busuk, nista lagi > menjijikkan itu nggak bisa bantah kenyataan yang dmatanya pahit > laagi menyilaukan bahwa van Mook telah memakai kata Indonesia sejak > tahun 1917.. > > Dan dia juga menginginkan Indonesia merdeka. > > Dengan kata lain, dia adalah juga orang Indonesia, seperti juga > Alatas misalnya atau Babah Liem.. > > Dengan katala lain lagi, bukan hanya bangsat anjing fascis > nasionalis Soekarno penjual romusha kepada fascist Jepang yang > kemudian menjadi diktator Indonesia pertama beserta kawan-kawannnya > dan pendukungnya yang ingin Indonesia merdeka. ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
