Piagam Adalah Penghargaan Tertulis Bukan Perjanjian !!!
                            
Wikipedia yang anda rujuk dibawah ini dengan jelas menyatakan bahwa yang kita 
sebut "Piagam Madinah" bukanlah piagam melainkan dianggap konstitusi (Undang2) 
oleh umat Islam saja sedangkan umat Yahudi dipaksa melaksanakannya (committed). 
 Tetapi karena dizaman Muhammad belum ada tulisan, belum ada kertas, dan belum 
ada ballpoint, maka konstitusi Madinah ini cuma dongeng dari mulut kemulut 
dalam membenarkan dan menghalalkan pembantaian orang2 Yahudi yang dianggap 
melanggarnya.

Kalo dulu halal membantai Yahudi karena katanya melanggar piagam Madinah, maka 
sekarang juga tetap halal membantai Yahudi karena dianggap menduduki tanah 
Palestina yang notabene adalah tanah air milik orang Yahudi sendiri.  Karena 
Arab Palestina bukan orang Palestina, sama seperti Cina Indonesia bukanlah 
orang Indonesia.

Kenapa bersimpati kepada Arab Palestina yang merampok dan menjarah tapi 
membenci Cina Indonesia yang justru jadi korban perampokan dan penjarahan ???

Ini namanya dobel standard... yang merupakan ajaran Islam yang harus disalahkan 
meskipun benar menurut kepercayaannya.

> Sukamto Sukamto <sukamto1003@...> wrote:
> From Wikipedia, the free encyclopedia
> According to Ibn Ishaq, the Muslims and
> Jews of the area signed an agreement,
> the Constitution of Medina, which
> committed Jewish tribes to mutual
> cooperation with Muslims. The nature of
> this document as recorded by Ibn Ishaq
> and transmitted by ibn Hisham is the
> subject of dispute among modern historians
> many of whom maintain that this "treaty"
> is possibly a collage of agreements, oral
> rather than written, of different dates,
> and that it is not clear exactly when they
> were made.[20]

Juga dalam rujukan diatas dinyatakan tidak ada buktinya, yang menyatakan itu 
sebagai perjanjian hanyalah dugaan ulama saja yang menganggap bukti catatan itu 
disimpan oleh ibnu Ishaq dan kemudian diserahkan kepada ibnu Hisham.

Jadi jelas:
1. Piagam Madinah tidak ada buktinya.
2. Piagam Madinah bukan perjanjian.
3. Piagam Madinah bukan tulisan dan tidak tertulis.
4. Piagam Madinah bukan kejadian sejarah.
5. Piagam Madinah tidak dikenal umat Yahudi.
6. Piagam Madinah bukan Syariah Islam, dan muslimin hanya commited Syariah 
Islam saja bukan piagam madinah.

Nama yang tepat bukanlah "Piagam Madinah" tetapi harusnya dinamakan "Kebohongan 
Madinah".

Biar lebih jelas, silahkan anda saksikan sendiri contoh2 piagam dibawah ini 
kesemuanya adalah penghargaan bukan perjanjian atau surat utang.

http://www.google.com/search?q=piagam&hl=en&prmd=ivns&tbm=isch&tbo=u&source=univ&sa=X&ei=pmGhTf6PBITjiAKUvZH0Ag&ved=0CB8QsAQ&biw=1280&bih=696

Piagam Jakarta juga merupakan surat penghargaan kepada muslimin yang 
berkewajiban menegakkan Syariah Islam dan menghargai non-muslim yang mematuhi 
syariah Islam.

Celakanya karena isi syariah Islam adalah teror jihad kepada non-muslimin, maka 
Bung Karno menolak Syariah Islam dan hingga kini bangsa Indonesia menolak 
Syariah teror ini dan hanya menegakkan Pancasila, Demokrasi dan HAM yang 
tertinggi dalam menegakkan nilai2 kemanusiaannya.

Ny. Muslim binti Muskitawati.





------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke