http://www.lampungpost.com/buras.php?id=2011041600233111
Sabtu, 16 April 2011
BURAS
Bom Bunuh Diri Serang Masjid Polresta Cirebon!
H. Bambang Eka Wijaya
"BOM bunuh diri menyerang masjid di kompleks Mapolresta Cirebon, Jawa
Barat, saat salat jumat!" ujar Umar. "Satu orang tewas, diduga pelaku bom bunuh
diri, 26 luka berat kebanyakan anggota polisi termasuk Kapolresta AKBP Herukoco
dan imam salat H. Abbas Sudinta yang bahu, lengan, dan pelipisnya tertancap
paku!"
"Aksi teroris kali ini sudah jauh lebih keterlaluan dari sebelumnya!"
entak Amir. "Kali ini yang diserang bom bunuh diri jemaah salat jumat dalam
masjid di kompleks markas polisi di kota pusat salah satu Wali Songo, Sunan
Gunung Jati, menyebarkan Islam! Karena itu, sikap tegas umat terhadap pelaku
dan jaringan teroris yang telah mencederai kesucian masjid di Negeri Wali untuk
melakukan kejahatannya itu, tak bisa ditawar-tawar! Usaha membunuh jemaah
sedang salat di masjid itu perbuatan keji, tak bisa ditoleransi!"
"Menyerang masjid dan jemaahnya saat salat jumat pula, jelas tak bisa
dimaafkan! Itu tindakan pengkhianatan dan kemungkaran pada agama!" tukas Umar.
"Itu jelas menghilangkan esensi dan makna jihad jika bom bunuh diri tersebut
dari jaringan berbendera Islam! Lantas, kalau sasaran sebenarnya serangan bom
itu institusi Polri, betapa mereka telah terlalu meremehkan Islam hingga untuk
tujuan tersebut mereka jadikan masjid dan jemaah salat jumat sekadar sebagai
sasaran antara!"
"Di sisi lain, masjid itu dalam markas Polri, betapa geramnya mereka
kepada Polri-jika itu sasaran utama mereka-hingga untuk menyerang Polri mereka
tak peduli lagi sekalipun harus dilakukan dengan mengorbankan masjid dan
jemaahnya!" timpal Amir. "Artinya, kebencian teroris pada Polri tiada tara,
sehingga penghormatan pada kesucian masjid dan kemuliaan jemaahnya tak lagi
mereka jadikan pertimbangan! Dengan kebencian setinggi itu, jajaran Polri layak
lebih waspada terhadap gaya mereka yang semakin membabi-buta itu!"
"Serangan teroris ke markas polisi itu-setelah serangan ke Mapolsek
Hamparan Perak, Sumut, usai merampok Bank CIMB Niaga Medan-kalau terus
berlanjut setelah serangan ke Mapolresta Cirebon, serangan teroris di negeri
kita akan seperti di Irak!" tegas Umar. "Tentu tak boleh terjadi, markas polisi
jadi bulan-bulanan serangan bom bunuh diri! Untuk menangkalnya, Polri harus
kerja ekstrakeras membongkar jaringan teroris, yang pada rangkaian kasus bom
buku belum berhasil menangkap pelakunya! Lewat serangan ke markas polisi itu
bisa jadi teroris ingin melontar pesan, melindungi diri sendiri saja Polri tak
becus, bagaimana bisa melindungi warga sipil?" **
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------------------
Post message: [email protected]
Subscribe : [email protected]
Unsubscribe : [email protected]
List owner : [email protected]
Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
[email protected]
[email protected]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/