Saya termasuk yang menunggu-nunggu dan tulisan anda saya gunakan sebagai joke 
untuk temen akrab saya dan pandangan mereka mulai juga sedikit berubah. Contoh 
aku sering bikin joke "Anak kita ini pintar sekali soal-soal agama bahkan surga 
pun mereka tahu persis, tapi sayang mereka gak bisa buang sampah. Gimana kalau 
kita ajarin mereka buang sampah dulu baru belajar agama, shg kelak mereka nggak 
lagi njelek-njelekin Allah SWT spt orang tua kita ada banjir cobaan dari Allah, 
Situgintung jebol cobaan dari Allah masak sich Allah suka sekali memberi 
cobaan??" Memang ongkosnya murah sich kalo cobaan dari Allah cukup istiqosah di 
lapangan agar cobaan segera berakhir tetapi tahun depan datang lagi, beda kalau 
yang muncul di benak  "Why?" Ongkosnya mahal, bangunan di gusur, sampah harus 
dikelola, sungai harus dibersihkan, drainage harus di perbesar dst. Ongkosnya 
buuuessaarr sekaliiii. Cara Islami lebih murah cobaan dari Allah SWT.

--- Pada Ming, 17/4/11, muskitawati <[email protected]> menulis:

Dari: muskitawati <[email protected]>
Judul: [proletar] Re: terbangnya si lebah kikuk
Kepada: [email protected]
Tanggal: Minggu, 17 April, 2011, 10:12 AM















 
 



  


    
      
      
      



> "Abbas" <abas_amin08@...> wrote:

> Dulu semasa tahun 2000; jarang

> ada maki2 kasar di proletar;

> paling sindiran2 tajam disana

> sini; atau saling ngeledek; tapi

> kini......



Sejak pertama kali berdirinya proletar, saya sudah anggauta, dan saya dicaci 
maki lebih hebat dari masa kini.  Sekarang umat Islam sudah lebih menyadari 
akan agamanya yang salah karena dulu mereka menganggap sebagai agama yang benar 
dan diakui dunia.



Barulah sekarang mereka menyaksikan anti-Syariah Islam muncul di-mana2 
diseluruh dunia termasuk di negara2 Islam sendiri.  Islam sunni sangat anti 
Syariah Islam Syiah dan juga sebaliknya.



Sekarang seluruh dunia dan juga negara2 Islam bergabung dalam satu kubu yaitu 
kubu "war on teror" yaitu kubu yang memerangi teror jihad dimanapun berada.  
Sama seperti halnya Islam Ahmadiah pun menjadi korban ajaran teror agama Islam 
lawannya.  Mereka semua saling menuduh satu sama lainnya sebagai bukan Islam.  
Dan sekarang dunia makin panas perang sesama Islam di-negara2 Islam, sementara 
di-negara2 yang bukan Islam ribuan bahkan jutaan mujahidin2 yang sudah 
dideportasi maupun dieksekusi mati karena perbuatannya.



Sama dengan di Proletar disini, dulu begitu hebatnya diri saya dicaci maki 
karena dianggap tulisan saya tentang Islam sebagai agama teroris sebagai fitnah.



Barulah sekarang semua muslimin di Proletar menyadari bahwa hal itu bukanlah 
pendapat saya melainkan kenyataan yang dihadapi dunia yang dibanjiri terorist 
keji seperti di India, di Bali, di New York, di Inggris, di Pakistant, 
Afghanistant, Irak dan diseluruh dunia.



Akibatnya sekarang malah banyak sekali yang bersimpati kepada tulisan2 saya.  
Tulisan saya di-tunggu2, di-arsipkan, bahkan disebarkan ke berbagai websit2 
lain diseluruh dunia termasuk juga banyak yang menterjemahkannya kedalam bahasa 
Inggris untuk bisa dibaca bukan cuma oleh orang2 Indonesia.



Jadi tulisan saya sekarang sudah mendunia, dibaca gedung putih, dibaca presiden 
RI, dijadikan pertimbangan oleh DPR, bahkan Densus 88 juga idenya dari dorongan 
tulisan saya.



Mereka yang tadinya rajin mencaci maki isi tulisan saya, sekarang sudah 
berganti haluan, bukan tulisannya yang dicuci maki tapi pribadinya yang sama 
sekali tidak ada hubungannya.



Coba deh bayangin, mana ada orang Indonesia yang tahu bahwa Yahudi itu penduduk 
aseli dan Arab Palestina bukan orang Palestina, dan negara atau kerajaan 
Palestina belum pernah ada, Palestina itu bukan nama pulo, bukan nama wilayah 
tetapi nama dewa-dewi Filistine yang menguasai lautan bukan daratan.



Coba deh bayangin, mana ada orang Indonesia yang tahu bahwa orang Arab 
Palestina itu sama seperti Cina Indonesia, yaitu sama2 non-pribumi, sama2 
pendatang, bedanya, kalo Cina Indonesia datang untuk berdagang, maka Arab 
Palestina justru untuk memaksakan agama Islam dan menghancurkan patung2 
dewa-dewi Filistine yang merupakan kepercayaan penduduk pribuminya.  Musnahnya 
pribumi Palestina gara2 mereka berganti agama menjadi umat Yahudi karena 
menolak Islam.  Dan Yahudi inilah pribumi yang berhasil mempertahankan tanah 
airnya dari penjajah2 Arab Islam yang mencatut nama Palestina.



Begitulah sejarah saya di proletar ini menjadi tonggak anti-syariah Islam, 
menjadi tonggak tegaknya HAM dan Demokrasi menentang teroris jihad Islam.



Ny. Muslim binti Muskitawati.





    
     

    
    


 



  










[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke