...Dan anda takut menerima kebenaran. Takut kalau-kalau kebenaran itu membuka rahasia bahwa anda tidak lebih dari seorang inlander tolol yang tak punya harga diri.
--- Pada Sel, 19/4/11, Jusfiq <[email protected]> menulis: Dari: Jusfiq <[email protected]> Judul: Re: Bls: [proletar] PAREWA PAREWA takut berobat. Kepada: [email protected] Tanggal: Selasa, 19 April, 2011, 7:18 PM Saya tidak takut melihat kenyataan bahwa hadits itu MUSTAHIL ada yang sahih dan bahwa buku taik anjing al-Mushaf yang anda jadikan kitab suci itu tidak berisi wahyu Allah yang nota bene tidak berbukti ada. Yang takut meliahat kebenaran itu adalah anda PAREWA PAREWA. Anda itu dungu kayak babi. Makanya, tahun 2011 dan punya akses ke internet, anda masih mau saja jadi korban kibulan orang Arab primitif dan bersedia tunggang tunggik kayak onta dientotin jirapah lima kali sehari menyembah Allah yang tidak berbukti ada itu. Anda itu sungguh dungu PAREWA PAREWA. Dungu kayak babi. ... --- In [email protected], PAREWA <parewa70@...> wrote: > > ...Dan anda takut menerima kebenaran. > > --- Pada Sel, 19/4/11, Jusfiq <kesayangan.allah@...> menulis: > > Dari: Jusfiq <kesayangan.allah@...> > Judul: [proletar] PAREWA PAREWA takut berobat. > Kepada: [email protected] > Tanggal: Selasa, 19 April, 2011, 7:07 PM > > > > > > > > Â > > > > > > > > > > > > PAREWA PAREWA takut berobat. > > > > Jadi, saya ulang: otak PAREWA PAREWA itu jelas sudah rusak... > > > > Dia bukan manusia normal lagi. > > > > Dia sudah gila. > > > > Saya rentang.... > > > > PAREWA PAREWA itu adalah korban kedunguan orang tuanya yang > > dungu-dungu kayak anjing dan yang tidak memberikan pendidikan yang memadai > untuk > > dia: dia juga dungu kayak anjing seperti mereka. > > > > Dia tidak dilatih untuk memakai otaknya buat berfikir, dia tidak dilatih untuk > > berfikir kritis. > > > > Dia tidak dilatih untuk mempertanyakan apa yang dikatakan orang sekelilingnya. > > > > Dia dilatih buat biasa bersikap seperti anjing budug lapar dihadapan taik > angat: > > diajar untuk melahap apa saja yang dikatakan orang sekelilingnya. > > > > Makanya, dia sama-sama tidak punya harga diri seperti orang tuanya yang dungu > > kayak anjing itu dan sama-sama bersedia menjadi korban kibulan orang Arab > > primitif. > > > > Lalu, berkat kemajuan teknologi, dia punya akses ke internet dan sempat > melihat > > kenyataan lain yang pahit lagi menyilaukan yang ditunjukkan orang lain di > > internet: ajaran agama Islam yang dianutnya dan yang dikiranya berdasarkan > > kebenaran dan berdasarkan wahyu dari Allah itu ternyata cuman berdasarkan > omong > > kosong dan kibulan hasil khayalan orang Arab primitif. > > > > Karena dia tidak dilatih untuk memakai otaknya untuk berfikir dan untuk > > mempertanyakan apa yang dia yakini selama ini maka dia bingung dihadapan > > kenyataan itu: groggy. > > > > Dia jadi gila. > > > > Gila dan lantas kalap. > > > > Lalu dia jadi tukang fitnah dan penyebar dusta. > > > > Seperti halnya hampir semua peserta Islam yang hadir disini yang seperti dia > > juga > > tidak terlatih untuk memakai otak mereka buat berfikir, untuk berfikir secara > > kritis. > > > > Untuk kembali menemukan keseimbangan, hanya psikiater yang bisa menolongnya. > > > > Tapi PAREWA PAREWA takut berobat. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
