sayangnya gw gk ikut nonton el clasico jilid tiga alias
final piala raja kemarin, karena lagi bulak-balik di tengah
kepulauan kecil yg tersebar di natuna perkara penyu illegal.

spesifik about mou, ni orang kudu makin diakui as a special,
as the one, the special one setidaknya bagi gw yg selama ini
skeptis terhadap doi berbanding reputasi utk bacot gedenya.
serta subjektifnya adalah puncak keberhasilan di piala raja.

pertama, mou sanggup membangkitkan "macan tidur" dari bayang2
kebesaran los galacticos namun selama ini nyaris ompong ketika
mereka dihadapkan pada superior para catalans di 5 taon akhir.
mou sbg motivator ulung mulai nampak hasilnya lewat strategi
"resek" yg menugaskan sang terminator "pepe" yg liar, bertenaga
dan "buas" (ingat waktu pepe pernah menendang bahkan menginjak2
striker lawan dgn sadis -lupa klub mana- sekitar dua musim lalu?),
lalu mengacak2 trisula xavi-iniesta-messi pada el clasico 2011
dgn hasil imbang. itulah eksperimen teranyar versi mou dan ok
secara strategi dan keputusan pelatih, bukan via kaka ato ozil.
bahkan casillas yg biasanya santun dan gak banyak bunyi, kini
berubah nyinyir dan intimidatif terutama buat melawan barca.

kedua, mou amat sadar bahwa gak ada celah sekecil apapun yg
patut membuat real madrid jadi minder apalagi kalah terutama
untuk el clasico. maka mou dianggap sosok "the only one" yg
memang punya misi khusus menghadapi lalu menundukkan catalans.
maka mou coba bereksperimen, masalahnya bukan pada barcelona
yg memang biang masalah bagi tiap klub pada lima taon terakhir
di tiap ajang, tapi gimana memadukan ego bintang los galacticos.

mungkin agak beresiko bahkan fatal, saat el clasico 2010 sbg
jilid satu yg malah "menampar" wajah (bukan lagi pipi) sang mou
dgn lima jari alias 0 - 5, yg lalu dikenal sebutan "la manita".
sbg konseptor dan pendendam ulung, mou menerima hinaan itu dgn
bibir terkatub seraya dijadikan batu loncatan utk jangka panjang.

sbg konseptor, mou menerima hinaan utk ditimpakan kepadanya tapi
ia balikkan menjadi kondisi traumatis bagi sergio ramos yg jelas
paling terpukul saat itu dgn mendorong muka puyol, casillas yg
seharusnya melupakan sentimentil "sesama anggota tim world cup"
pada rekannya yg mayoritas catalans lalu menjadi musuh terbesar,
terutama sang super ego lainnya aka mr. belagu sedunia : ronaldo.

jadi mou perlu mengadu domba sesama spanyol dulu utk bisa merusak
kemapanan tim la furia roja, kembali ke castilans vs catalans ala
jendral franco. sisanya? biarkan si ronaldo marah dan makin brutal
(termasuk pepe, dua porto yg selalu merasa portugis lebih senior
ketimbang espanol) termasuk menjadikan messi sbg target personal.

mungkin salah satu percakapan fiksi di ruang ganti setelah 45 mnt
tanpa gebrakan striker di piala raja, kira2 begini bunyinya :
"kalian udah pernah kena gampar 0 - 5, lalu kemaren pas2an bisa
draw di menit akhir tapi maknanya sama : you're nothing at all.
maka nasib dan pamor kalian, bukan lagi real madrid, ada di 45 mnt
berikutnya dan semua terserah kalian. dunia akan mencatat semua!"
(mirip sabda benitez di istambul, di film dokumenter "15 minutes
that shock the world" saat ia sbg pelatih baru buat liverpool).

sbg pendendam ulung, sudah jelas mou termasuk biang di dalamnya.
walau dari skenario lima el clasico, ia cuma cukup satu sejarah
utk membalikkan bangku kemapanan el barca dan ia pilih di ajang
spesialisasinya yakni piala lokal sekaligus meneruskan reputasi.
namun mou sudah mulai menikmati hasil racikkan racunnya, casillas
dan ramos makin lapar meladeni xavi dan puyol. sementara pepe dan
ronaldo makin beringas dan menular kepada ozil, maria, khedira
juga benzema yg notabene "kencur" dlm tradisi dunia plus kisruh
derbi maha dahsyat dalam ratusan tahun yg bernama el clasico. 

yep .. oknum itu bernama mou .. the special one


--- "ajeg" <ajegilelu@...> wrote:
>
> 
> Pertandingan yang betul-betul ketat. Mourinho menerapkan 
> strategi "tawuran" model perang jaman Romawi. Permainan jadi 
> super ketat, super rapat, sehingga bisa ada 15 pemain berkumpul 
> di lapangan tengah saling tusuk saling cegat mirip Bharata 
> Yudha. Rupanya strategi ini cukup ampuh untuk mematikan
> kecepatan tik-tak anak-anak Barca. Walhasil, mati kutulah
> "King David" & sang "Messias". 
> 
> Entah kenapa Mourinho lebih memilih mengganti Ozil ketimbang
> mengembangkan serangan lewat sayap kiri. Seolah dia mau bilang 
> ke Pep, "ini baru pake satu sayap lho," hehe.. 
> 
> Di Maria, kutunggu golmu. Sanggupkah gol-golmu mencopot 
> hatiku dari Barca..? 
> 
> Enggaklah. 
> Paling cuma bikin bergetar doang. 
> 
> Tapi tetep gua tunggu. 
> 
>
> --- "rezameutia" <rezameutia@> wrote:
> 
> > Jose Mourinho memang hebat dan layak mendapat julukan
> > 'The Special One'.  Selama karir sebagai manager sepak bola
> > dari mulai Porto sampe Real Madrid, Jose Morinho selalu
> > mendapatkan gelar juara.
> > 
> > Ditambah lagi, selama karirnya Jose Mourinho rekor 149 tidak
> > pernah kalah dikandang dan baru terkalahkan ketika dipukul
> > Sporting Gijon 0-1 kemarin. 
> > 
> > Kemarin. JM membuktikan lagi kepiawaiannya dengan menundukkan
> > 'The Mighty' Barcelona dan merebut 'Copa del Rey'.  Dalam
> > pertandingan kemarin, Jose Mourinho merubah strategi dari
> > pertandingan 'El Clasico' hari Sabtu sebelumnya.
> > 
> > Pemain kesayangan Mourinho, Mezut Ozil dipasang sejak awal
> > dengan strategi yang membingungkan, Real Madrid bermain tanpa
> > striker di depan.  Benzema dan Adebayor tidak bermain, baru
> > setelah akhir pertandingan Adebayor masuk menggantikan
> > Mezut Ozil.
> > 
> > Pujian untuk Jose Mourinho makin bertaburan,"He is
> > phenomenon" kata Casillas.  "He is captain of the ship..",
> > kata Sergio Ramos.  
> > Memang tidak ada kata lain, Jose Mourinho is the best.
>



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke