Apa orang itu begitu tololnya shg ga bisa bedain antara kain dgn bendera? Kalo ada yg bisa anggap bhw itu adalah bendera yg diinjak, artinya itu memang bendera, bukan sekedar kain.
PKS ini emang bajingan pengkhianat bangsa, musuh negara RI. ________________________________ From: sunny <[email protected]> To: [email protected] Sent: Mon, April 25, 2011 2:56:24 PM Subject: [proletar] KS Sebut 'Merah Putih' Itu Kain, Bukan Bendera +Penjelasan Tifatul Soal Insiden Merah Putih Refleksi : Tentu hasrat PKS bendera negara harus dasarnya hijau seperti bendera Arab Sauda dengan tulisan huruf arab dan gambar pedang. Masih lumayan dibilang Merah Putih itu kain, bukan kain kafir. Tetapi bagaimana kalau Merah Putih itu dibuat dari besi, apakah juga dibilang bukan bendera tetapi sekeping besi? Taiful Sembiring dan sobat-sobat PKS cs harus berikan contoh baik nan bagus yakni bukan saja mengenai masalah bendera , tetapi juga cara berpakain, tutup aurat alias garabeya atau jubah agar cocok dengan bendera yang dikehendaki. Buanglah jauh-jauh dasi dan jas model bintang film kafir. Lihat kaum wanita, sebahagian dari mereka sudah berpakaian tutup aurat, koq yang laki-laki petinggi negara masih tertinggal dengan berpakain a la kafir. . http://www.tempointeraktif.com/hg/politik/2011/04/25/brk,20110425-329734,id.html PKS Sebut 'Merah Putih' Itu Kain, Bukan Bendera Senin, 25 April 2011 | 00:54 WIB TEMPO/Fahmi Ali TEMPO Interaktif, Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menegaskan, insiden teatrikal di peringatan ulang tahun (Milad) ke-13 partai mereka di Tasikmalaya, Jawa Barat, Ahad (24/4) berlangsung pada sehelai kain, bukan simbol negara yaitu bendera Merah Putih. "Karena spontan, maka tarian dilakukan dilakukan di luar gedung GOR. Namun, tak disangka di ujung tarian ada kain seperti bendera merah putih terinjak peserta tari." kata Wakil Sekjen PKS Mahfudz Siddiq dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Ahad (24/4). Mahfudz menegaskan, aksi teatrikal itu tak bermaksud melecehkan bendera merah putih sebagai simbol negara. Aksi itu tak lebih dari upaya sumbangan spontan para siswa SMU Muttaqien yang diundang ke acara itu. "Ini mengejutkan. Atas inisiatif panitia, Ketua Panitia saudara Tono yang juga Ketua DPD PKS Tasikmalaya akhirnya memberikan keterangan di kantor polisi," kata Mahfudz. Atas insiden tersebut, polisi setempat setidaknya telah memeriksa 10 penari. Selain memeriksa para penari, polisi juga menyita kain merah putih sepanjang 2 x 6 meter dan alat peraga lain. Polisi mendapat penjelasan, aksi itu dilakukan untuk seni dan tidak ada maksud melecehkan simbol negara. Kepolisian, kata Mahfudz lagi, sudah bisa menerima penjelasan itu. " Kapolres bisa menerima penjelasan panitia," kata Mahfudz. " Kami pun demikian dengan penyumbang tarian, juga meminta maaf." FEBRIYAN | MAHARDIKA | WDA ++++ http://www.tempointeraktif.com/hg/politik/2011/04/25/brk,20110425-329743,id.html Penjelasan Tifatul Soal Insiden Merah Putih Senin, 25 April 2011 | 05:50 WIB Tifatul Sembiring. TEMPO/Imam Sukamto TEMPO Interaktif, Jakarta - Anggota Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Tifatul Sembiring meminta maaf atas terjadinya insiden merah putih di Tasikmalaya. Lewat akun Twitter-nya @tifsembiring, PKS berjanji akan lebih ketat mengontrol acara-acara sensitif yang bisa menimbulkan kesalahpahaman masyarakat. Sebuah insiden terjadi di peringatan ulang tahun (Milad) ke-13 PKS di Tasikmalaya, Jawa Barat, pada Minggu (24/4). Sebanyak 8 siswi SMA Al Muttaqin menginjak-injak kain merah putih berukuran 2 x 6 meter ketika sedang melakukan aksi teatrikal. Polisi kemudian menghentikan Milad tersebut dan meminta keterangan para siswi, termasuk panitia penyelenggara. Setelah itu, mereka dilepas. Polisi mendapat penjelasan, aksi itu dilakukan untuk seni dan tidak ada maksud melecehkan simbol negara. "DPD PKS Tasikmalaya dan DPW PKS Jawa Barat telah menyampaikan permohonan maaf karena kekeliruan sumbangan acara tersebut," tulis Tifatul Sembiring, mantan Presiden PKS di akun Twitter-nya 9 jam lalu. Berikut 6 poin penjelasan Tifatul soal insiden kain Merah Putih tersebut lewat akun Twitter-nya. 1. Ini sedikit penjelasan panitia soal bendera: setiap tahun selalu diadakan acara Milad, termasuk di DPD PKS #Tasik. #MiladPKS 2. Pada acara Milad kali ini DPD PKS #Tasik juga melibatkan masyarakat selain kader PKS seperti pelajar SMU, anak jalanan, pengamen, dan sebagainya. 3. Salah satunya putri-putri SMU At Muttaqien menyumbang tarian teatrikal membawa kain besar, yang dibimbing para guru mereka. #MiladPKS #Tasik 4. Dalam teatrikal tersebut, bendera besar tadi terinjak-injak. Melihat kejadian tersebut, polisi menyetop acara tersebut dan memeriksa PJ-nya. #Tasik 5. DPD PKS Tasikmalaya dan DPW PKS Jawa Barat telah menyampaikan permohonan maaf karena kekeliruan sumbangan acara tersebut. #MiladPKS #Tasik 6. Pengurus PKS setempat berjanji akan lebih ketat mengontrol acara-acara sensitif yang bisa menimbulkan kesalahpahaman masyarakat. #MiladPKS #Tasik POERNOMO G. RIDHO Berita terkait a.. PKS Minta Maaf Atas Insiden Injak Merah Putih b.. PKS Bantah Penginjak Merah Putih Kader Partai c.. Polisi Periksa 10 Penginjak Merah Putih di HUT PKS d.. Insiden Injak Merah Putih di Milad PKS [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
