http://www.lampungpost.com/buras.php?id=2011050200002114

      Senin, 2 Mei 2011 
     
      BURAS 
     
     
     
Kendala Birokrasi Dunia Pendidikan! 

       
      H. Bambang Eka Wijaya



      "PADA Hari Pendidikan Nasional kali ini, catatan tegas layak diberikan ke 
birokrasi pendidikan di daerah yang kepedulian-apalagi komitmennya-pada dunia 
pendidikan nyaris tak terlihat!" tegas Umar. "Keterlambatan penyaluran 
BOS-biaya operasional sekolah-triwulan I 2011, yang sampai awal April 50% 
sekolah belum menerima-padahal dana itu ditransfer pusat medio Januari-hanya 
karena sedikit perubahan formulir pencairan dan salurannya jadi lewat kas 
pemkab/pemkot, menunjukkan birorasi pendidikan tak sedikit pun memiliki 
komitmen bagi kemajuan pendidikan!"

      "Padahal, jika birokrasi (Dinas Pendidikan dan jajaran di kecamatan) 
punya kepedulian dan menyosialisasikan ke sekolah-sekolah perubahan formulir 
BOS hingga bulan Januari selesai, Februari bisa diproses pencairannya!" timpal 
Amir. "Tapi karena birokrasi pendidikan belum berfungsi semestinya sebagai 
lembaga pelayanan terhadap sekolah (publik), sampai priode triwulan pertama 
habis (akhir Maret) banyak sekolah yang masih kebingungan tentang perubahan 
proses BOS!"

      "Kejadian itu sangat ironis dengan kebulatan tekad bangsa menjadikan 
pendidikan prioritas utama dalam kehidupan bernegara, hingga telah disepakati 
dan dijalankan anggaran pendidikan 20% dari APBN dan APBD I/Ii," tukas Umar. 
"Namun pada prakteknya, aparat birokrasi pendidikan sebagai tangan negara yang 
harus melaksanakan prioritas pada dunia pendidikan itu malah melempam-tak 
bekerja efektif! Akibatnya, prioritas yang disertai ekspektasi rakyat amat 
tinggi itu selalu berujung pada kekecewaan!"

      "Maka itu, pada Hari Pendidikan Nasional kali ini, para kepala daerah dan 
segenap aparat dinas pendidikan, diharapkan bisa mengubah mindset dengan 
menempatkan peran jajarannya di sentral pembangunan pendidikan, bukan malah 
menjadi kendala penghambat langkah menuju kemajuan!" timpal Amir. "Untuk itu, 
harapan pertama pada kepala daerah guna memilih pejabat di dinas pendidikan 
yang punya komitmen dan kapasitas memadai bagi dunia pendidikan!"

      "Diakui, Dinas Pendidikan kini jadi satuan kerja (satker) yang mengelola 
dana APBD terbesar, bahkan lebih besar dari Dinas PU, hingga kapasitas 
mengelola anggaran menjadi prioritas pengisian jabatan!" tegas Umar. "Namun, 
bagaimana agar kemampuan mengelola anggaran itu difokuskan orientasinya pada 
dunia pendidikan, bukan cuma bagi kepentingan kepala daerah! Dari semua itu 
tampak, pembenahan mendasar diperlukan pada birokrasi pendidikan di daerah, 
agar tak malah lebih mapan keberadaannya sebagai kendala!" **
     


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke