Refleksi : Beberapa bulan lalu banjir besar menimpa Pakistan untuk waktu lama, 
jadi udaranya lembab atau juga gudang (silos) gandum tergenang air, maka 
kelembaban udara tinggi akibatnya gandum bercendawan, dengan lain kata  gandum 
sudah tidak sesuai dijual ke pasar dunia, tetapi ada saja yang mau membeli 
barang negeri sahabat sekali pun kwalitas tidak lagi memenuhi standard memada. 

http://www.mediaindonesia.com/read/2011/05/03/223037/290/101/Gandum-Impor-dari-Pakistan-Bercendawan


Gandum Impor dari Pakistan Bercendawan 
Penulis : Lina Herlina


Selasa, 03 Mei 2011 19:28 WIB     MAKASSAR-MICOM: Balai karantina Pertanian 
Sulawesi Selatan, Senin (2/5), menyegel gudang dan pabrik pengolahan biji 
gandum di Kawasan Industri Makassar (Kima). 

Gudang dan pabrik tersebut adalah milik PT Letifindo yang merupakan perusahaan 
pengimpor biji gandum dari Faizalabad, Pakistan. 

Menurut Kepala Balai Karantina Pertanian Sulsel Hermansyah, berdasarkan uji 
laboratorium terhadap 120 ribu ton biji gandum yang datang dari Pakistan 
ditemukan bahwa biji-biji gandum tersebut terkontaminasi cendawan jenis 
</i>Tilletia indica 

. 

"Cendawan jenis tersebut adalah cendawan yang menyebabkan penyakit pada gandum 
sehingga mutu gandum tidak bagus dan hingga saat ini, belum ditemukan obat 
untuk menyembuhkan penyakit cendawan tersebut," jelas Hermansyah. 

Ditambahkan Hermansyah, cendawan ini merupakan organisme endemik di Pakistan 
yang mengakibatkan turunnya produksi bunga dan buah pada tanaman sehingga 
mengakibatkan gagal panen pada tanaman sereal. 

Penemuan cendawan ini, merupakan yang pertama kali di Sulsel serta Indonesia, 
karenanya, untuk mencegah penyebarannya, petugas dari Balai Karantina Pertanian 
Sulsel, menyegel gudang dan pabrik pengolahan gandum tersebut. 

"Cendawan jenis tersebut tidak hanya menyerang gandum, tapi bisa menyerang 
tanaman sereal lain seperti jagung. Karenanya, jalan terakhir yang akan 
dilakukan yaitu memusnahkan biji gandum tersebut. Meski demikian, akan 
dilakukan penelitian, apakah cendawan tersebut berbahaya bagi manusia atau 
tidak," katanya. 

Di Makassar, PT Letifindo yang terletak di Jalan Ir Sutami tersebut merupakan 
pengolah biji gandum menjadi tepung dan di kemas serta di pasarkan di Kota 
Makassar dan sekitarnya dengan merek dagang Jangkar Mas. (OL-12) 

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke