Refleksi : Tidak ada yang melarang keinginan, tetapi apa funddasi kemampuan 
untuk keinginan bisa dilaksanakan dan dicapai hasilnya, jika air bersih yang 
adalah salah satu kebutuhan utama manusia (rakyat) tidak terpenuhi sekalipun 
sudah 60 tahun lebih merdeka-merdeka?

http://www.presidenri.go.id/index.php/fokus/2011/05/04/6747.html

Rabu, 4 Mei 2011, 12:33:16 WIB

SBY Ingin Wujudkan Dekade Transformasi Indonesia dalam Masa Kepemimpinannya
 
Presiden SBY saat menyampaikan sambutan pada Konferensi ke-7 OPIC di Hotel 
Shangri-La, Jakarta, Rabu (4/5) pagi. (foto: abror/presidensby.info)

Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bertekad menjadikan masa 
kepemimpinannya dikenang sebagai dekade transformasi Indonesia. Artinya, 
Indonesia harus menjadi negara demokrasi yang stabil dan pertumbuhan ekonominya 
terus membaik. Pengangguran juga semakin berkurang.

"Kami sadar akan kelemahan dan kekurangan kami, dan ada banyak pekerjaan rumah 
di masa mendatang. Oleh karena itu dalam masa kepemimpinan saya yang kedua ini, 
kami memperbesar usaha kami dan bergerak dengan level yang lebih tinggi," kata 
Presiden SBY dalam bagian lain sambutannya pada Konferensi Internasional ke-7 
Overseas Private Investment Corporation (OPIC) di Hotel Shangri-La, Jakarta, 
Rabu (4/5) pagi. 

"Di akhir masa kepemimpinan saya tahun 2014 nanti, saya bertekad masa itu akan 
diingat sebagai dekade transformasi Indonesia," SBY menegaskan. Ini artinya, 
lanjut SBY, antara lain adalah Indonesia menjadi demokrasi yang stabil dan 
ekonomi berkembang yang dicapai dengan good governance dan dasar makro ekonomi 
yang kuat dengan pertumbuhan di atas 7 persen, kemiskinan di bawah 8-10 persen 
dan pertumbuhan yang merata di seluruh provins.

Saat ini, ada banyak prediksi mengenai negara-negara yang akan membentuk 
ekonomi dunia, seperti Emerging 7, The Next 11, CIVETS, dan juga 3G (Global 
Growth Generators). Indonesia masuk ke dalam semua proyeksi itu. Walaupun 
begitu, Presiden SBY mengatakan bahwa Indonesia tidak boleh puas dan terlalu 
percaya diri karena proyeksi ini tidak akan begitu saja menjadi kenyataan. 

Kepada para investor yang hadir dalam konferensi ini, Presiden menawarkan 
banyak kesempatan untuk berinvestasi dan bermitra. Seperti, pembangunan 6 
koridor pertumbuhan yang sedang di desain saat ini, dalam pembangunan 
infrastruktur dan konektivitas, pembangun industri pertambangan, manufaktur dan 
jasa, maupun program untuk membantu masyarakat miskin. "Tentu saja tidak hanya 
di Indonesia, seluruh daerah Asia Tenggara saat ini dipenuhi kesempatan dan 
kemungkinan," Presiden menambahkan.

Pada kesempatan ini, Presiden mengingatkan beberapa hal kepada para investor. 
Pertama, untuk berinvestasi secara jangka panjang. Kedua, agar mereka memiliki 
mitra lokal. Ketiga, sabar, berhati-hati, dan tidak cepat menyerah. Keempat, 
berinvestasi untuk rakyat Indonesia. Kelima, memiliki sikap win-win bagi semua 
pihak dengan cara menerapkan program tanggung jawab sosial (Corporate Social 
Responsibility) dan bekerja sama dengan wirausaha lokal. (arc)

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke