http://news.okezone.com/read/2011/05/05/337/453608/ayi-lumpuh-setelah-bekerja-di-arab-saudi

Ayi Lumpuh Setelah Bekerja di Arab Saudi
Catur Nugroho Saputra - Okezone
Kamis, 5 Mei 2011 13:02 wib
 0  1Email0 
 
ilustrasi
JAKARTA - Ayi Kurniasih (40) warga Garut, Jawa Barat ini harus menderita lumpuh 
setelah bekerja keras mencari nafkah menjadi TKI di Jeddah, Arab Saudi. Dia 
sudah bekerja di Arab sekira 5 tahun untuk menyambung hidup di perantauan.

Ayi yang pernah bekerja sebagai pengasuh di panti jompo itu baru merasa 
kesehatannya terganggu sekira satu setengah tahun lalu saat menjadi pembantu 
rumah tangga majikannya di Jeddah.

"Saya merasa sakit di pinggang, sakitnya makin parah lalu saya dipulangkan ke 
penampungan," kata Ayi saat ditemui okezone di RS Koja, Jakarta Utara, Kamis 
(5/5/2011).

Setelah dipulangkan ke penampungan, Ayi mengaku ingin kembali ke Tanah Air 
lantaran sangat rindu dengan keluarga dan kampung halamannya.

Namun, karena tidak memiliki paspor dan biaya yang cukup, maka dia akhirnya 
tertahan di negeri kaya minyak tersebut. Ayi mengisahkan dirinya pernah sempat 
menjadi gelandangan selama sebulan sebelum akhirnya bisa pulang ke Indonesia.

"Saya sempat tinggal di kolong jembatan bersama ratusan orang. Saya dirawat 
teman-teman saya di sana, mereka semua baik," imbuhnya.

Saat mendengar ada pemulangan TKI gratis di penampungan Al Madinatul Hujjah di 
Asrama Haji kota Jeddah, Arab Saudi, dirinya mengaku senang dan antusias ingin 
segera pulang kampung. "Di penampungan saya mulai belajar jalan dan 
menggerak-gerakkan badan saya yang mulai membaik. Di sana makanan kita juga 
terjamin," tandasnya.

Kini, Ayi harus dirawat intensif di lantai 6 RS Koja Jakarta Utara guna 
menjalani perawatan intensif pemulihan kakinya. Selain Ayi terdapat lima orang 
lainnya yang mendapat perhatian khusus oleh dokter. Empat orang menderita 
stroke dan seorang lainnya lumpuh seperti dirinya.

Hingga saat ini belum ada pihak keluarga yang menjenguknya. Hal itu karena Ayi 
tidak ingin keluarganya kerepotan lantaran kondisinya saat ini yang lumpuh.

Sebelumnya, KM Labobar yang membawa 2.349 WNI Overstay dan TKI dari Jeddah, 
Arab Saudi telah tiba di pelabuhan Tanjung Priok pada Rabu 4 Mei 2011 kemarin. 
Banyak TKI yang mengalami gangguan kesehatan termasuk bayi dan balita yang 
mengidap penyakit infeksi saluran pernapasan (ISPA).

Setibanya di pelabuhan Tanjung Priok, Pemerintah telah menyiapkan 20 unit 
ambulans, 5 unit di antaranya dari KKP Tanjung Priok, masing masing ambulans 
didampingi oleh seorang dokter dan seorang petugas kesehatan, menyiapkan pos 
kesehatan dengan 50 tempat tidur.

Mereka yang sakit kemudian dirujuk ke 6 rumah sakit, yakni RS Penyakit Infeksi 
Sulianti Saroso (RSPI), RSCM, RSUP Persahabatan, RS Jiwa Suharto Heerdjan 
Grogol, RS Koja, dan RS Polri Kramatjati. (put) 

Berita Terkait : Kisah TKI
  a.. Ayi Lumpuh Setelah Bekerja di Arab Saudi
  b.. Ya Ampun... 4 Tahun TKI Ini Disiksa
  c.. TKW Indramayu Diperkosa Berulang-ulang di Kuwait
  d.. Surat Berdarah dari Hong Kong untuk Presiden SBY
  e.. Majikan yang Mukul, Kok Sumiati yang Psikopat?
  f.. Setelah Paru, Sumiati Jalani Operasi di Kepala
  g.. Operasi Darah Beku, Sumiati Butuh Darah Golongan O
  h.. Soal TKI, Mental Elit Hanya Berdagang
  i.. Menengok Penampungan TKI


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke