http://www.pikiran-rakyat.com/node/144627

PBB Luncurkan Dekade Aksi Keselamatan Jalan 
Tiap Jam 3-4 Orang Meninggal karena Kecelakaan Lalu Lintas

Selasa, 10/05/2011 - 18:58 
JAKARTA, (PRLM).- Jumlah orang meninggal dunia di Indonesia akibat kecelakaan 
lalu lintas pada 2010, menurut laporan Kepolisian RI, mencapai 31.186 jiwa atau 
rata-rata 84 orang setiap hari. Dalam hitungan jam, orang meninggal mencapai 
3-4 orang.

Hal itu diungkapkan Direktur Keselamatan Transportasi Darat Ditjen Perhubungan 
Darat Kementerian Perhubungan Hotma Simanjuntak dalam acara "Press Background" 
yang diselenggarakan Forum Wartawan Perhubungan, di Jakarta, Selasa (10/5). Hal 
itu terkait dengan program Dekade Aksi Keselamatan Jalan (Decade of Action for 
Road Safety yang akan diluncurkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 11 Mei 
2011 ini.

Menurut dia, dari hasil analisis data kecelakaan tahun 2010, sebanyak 67% 
korban kecelakaan berada pada usia produktif (22-50 tahun). Dengan perhitungan 
loss productivity (produktivitas yang hilang) dari korban dan kerugian mterial 
akabat kecelakaan tersebut, kerugian negara yang disebabkan oleh kecelakaan 
lalu lintas diperkirakan mencapai 2,9-3,1% dari total Produk Domestik Bruto 
(PDB) Indonesia atau setara dengan Rp 205-220 triliun pada 2010 dengan total 
PDB sebesar Rp 7.000 triliun.

Sebelumnya, Badan Kesehatan Dunia (WHO) pada 2004 dalam laporan keprihatinan 
berjudul "World Report on Road Traffic Injury Prevention", menyebutkan bahwa 
lebih dari 1,3 juta orang menjadi korban meninggal dunia setiap tahun. Bila 
tidak dilakukan apupapun, jumlahnya diperkirakan meningkat menjadi 1,9 juta 
pada 2020 di mana 90% nya terjadi di negara berkembang. Selain itu lebih dari 
50 juta korban luka atau cacat per tahunnya akibat kecelakaan lalu lintas.

Dijelaskan, Dekade Aksi Keselamatan Jalan tersebut merupakan tindak lanjut dari 
penetapan Resolusi PBB No.64/255 sejak 2 Maret 2010. Program tersebut berlaku 
dalam rentang 10 tahun. "Ditjen Perhubungan Darat mengajak keterlibatan 
pemerintah, masyarakat dan dunia usaha," tutur Hotma. Ajakan terhadap pengusaha 
karena program Dekade Aksi Keselamatan Jalan ini memerlukan pembiayaan besar.

Kementerian Perhubungan telah menetapkan lima pilar guna mewujudkan program 
tersebut. Yaitu, manajemen keselamatan jalan, infrastruktur, kendaraan yang 
lebih menjamin keselamatan, perilaku pengguna jalan, dan penanganan pasca 
kecelakaan.

Kelimanya akan dilaksanakan masing-masing provinsi se-Indonesia. "Kemenhub 
membuat rancangannya di level pusat, lalu tiap daerah menyusun programnya 
sendiri," ujar Hotma.

Pemerintah dalam hal ini Ditjen Perhubungan Darat menginginkan agar setiap 
pemerintah kota atau kabupaten memiliki target terukur. "Dengan demikian, maka 
pelaksanaan program ini oleh daerah dapat lebih konkret," kata Hotma.

Sesungguhnya, kata Hotma, aksi keselamatan berlalu lintas sudah lama digaungkan 
pemerintah. "Namun, karena keselamatan tidak terkenal maka tidak jadi berita. 
Kalau ada kecelakaan, itu baru berita. Padahal selamat itu mahal," katanya. 
(A-78/das)***


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke