perkara duit lagi niy. :)

salam, hl
twitter: @herilatief


----- Forwarded Message ----

From: heri latief <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Wed, May 11, 2011 8:56:25 PM
Subject: Perkara Miring di Jakabaring


        * 09 Mei 2011 
Perkara Miring di Jakabaring 
TIGA pesanggrahan itu belum sempurna betul. Hingga Jumat pekan lalu,  belum 
semua dinding penyekat ditegakkan. Keramik putih juga belum  sepenuhnya 
menambal 
lantai semen. Sejumlah pekerja masih sibuk membenahi  bangunan empat lantai di 
kawasan Jakabaring Sport City, Palembang, itu. 

Inilah penginapan berdaya tampung 3.000 olahragawan, yang sedang  dikebut 
pengerjaannya. November mendatang, selama dua pekan, olahragawan  dari sebelas 
negara peserta SEA Games XXVI bakal menghuninya.  Ditargetkan, tiga blok wisma 
atlet ini selesai pada akhir Juli. 

Manajer Proyek PT Duta Graha Indah, Mumu Mulyadi, mengatakan  dugaan penyuapan 
yang melibatkan petinggi perusahaannya, Mohammad  el-Idris, tak mempengaruhi 
pengerjaan proyek senilai Rp 191,672 miliar  ini. "Sudah 50,7 persen bangunan 
kami selesaikan," katanya. 

Pengalaman Duta Graha dalam dunia konstruksi cukup panjang.  Didirikan Januari 
1982, Duta kini menjadi perusahaan terbuka. Cabangnya  merambah dari Padang 
hingga Makassar. Duta juga memiliki cabang di  Brunei Darussalam. Sekretaris 
perusahaan, Djohan Halim, mengatakan  perusahaannya mempekerjakan 1.500 orang. 
"Kalau sama mandor dan buruh,  bisa 15 ribu," ujarnya. 

Duta membangun sejumlah gedung megah, seperti Bursa Efek Jakarta,  Menara 
Rajawali, dan kantor pusat PLN. Hotel Labersa di Pekanbaru dan  Apartemen 
Dharmawangsa di Jakarta juga dikerjakan perusahaan ini.  Sentuhan Duta pun 
terlihat pada Rumah Sakit Siloam, Tangerang; Rumah  Sakit Hasan Sadikin, 
Bandung; Atrium Senen; Mal Galeria, Yogyakarta; dan  Grand Indonesia. Bandar 
Udara Hasanuddin, Makassar, merupakan karya  perusahaan yang sama. 

Meski Duta banyak menggarap proyek jumbo, kantor pusatnya di  Jalan Hasanuddin, 
Jakarta Selatan, tak bisa disebut mewah. Rumah dua  lantai itu terlihat kusam 
di 
beberapa bagian. Papan nama Duta nyaris tak  terlihat, ditempel di atas pintu, 
kecil tak terbaca dari jauh. Dua  petugas keamanan berjaga di bagian depan 
rumah. 

Sejumlah nama besar berada di dalam susunan manajemen perusahaan.  Djohan Halim 
mengatakan Subroto, Menteri Pertambangan dan Energi  1978-1988, merupakan 
presiden komisaris. Direktur utama dijabat Dudung  Purwadi. Sandiaga Salahuddin 
Uno, pendiri Saratoga Capital, tercatat  sebagai komisaris. Sandiaga tak 
membantah meski enggan memberikan  keterangan. Djohan membenarkan jabatan 
Sandiaga. "Sandiaga jadi  komisaris Duta," katanya. 

Djohan membantah para komisaris dan direktur terlibat dalam  penyuapan oleh 
Mohammad el-Idris. Ia berkukuh proyek wisma atlet  dimenangi Duta melalui 
prosedur yang benar. "Kami tak tahu soal  penyuapan itu. El-Idris itu bukan 
direktur. Dia hanya senior manager,"  ujarnya. 

Toh, perkara penyuapan yang melibatkan pejabat perusahaan membuat  batal usaha 
Duta menggaet proyek pembangunan gedung baru Dewan  Perwakilan Rakyat senilai 
Rp 
1,3 triliun. Duta awalnya satu-satunya  perusahaan swasta dari lima perusahaan 
yang mengikuti proses lelang.  Wakil Ketua Badan Urusan Rumah Tangga Dewan, 
Pius 
Lustrilanang,  mengatakan Duta mundur dari tender melalui surat yang dikirim 
dua 
pekan  lalu. "Mereka tidak mau berpolemik," katanya. 

Pramono (Jakarta), Parliza Hendrawan (Palembang) 
 
http://majalah.tempointeraktif.com/id/arsip/2011/05/09/LU/mbm.20110509.LU136643.id.html#

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke